INVERSI.ID – Korps Marinir TNI Angkatan Laut terus mempersiapkan diri menjelang keikutsertaan dalam Rim of the Pacific (RIMPAC) 2026, latihan maritim multilateral terbesar di dunia yang akan berlangsung di Hawaii, Amerika Serikat.
Sebagai bagian dari persiapan tersebut, para prajurit Marinir menjalani latihan menembak guna meningkatkan akurasi dan konsistensi kemampuan tempur. Kegiatan itu dilaksanakan di Lapangan Tembak Jusman Puger, Cilandak, Jakarta Selatan, pada Senin (8/6).
Berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa, materi latihan yang diberikan mencakup zeroing dan marksmanship sebagai bekal penting sebelum mengikuti rangkaian latihan internasional tersebut.
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana menjelaskan bahwa kemampuan menembak dengan tingkat ketepatan tinggi merupakan salah satu keunggulan utama yang dimiliki Korps Marinir.
Karena itu, kemampuan tersebut harus terus dipelihara dan ditingkatkan agar seluruh personel memiliki standar keterampilan yang merata serta mampu menjalankan tugas secara optimal.
Menurut Rana, latihan ini juga menjadi bagian dari upaya mematangkan kesiapan prajurit sehingga dapat menampilkan performa terbaik saat mengikuti RIMPAC 2026 bersama pasukan dari berbagai negara.
“Keikutsertaan dalam Latma RIMPAC 2026 bukan hanya membawa nama pribadi dan satuan, tetapi juga kehormatan Korps Marinir, TNI Angkatan Laut, dan bangsa Indonesia,” kata dia.
Ia menegaskan bahwa setiap prajurit memiliki tanggung jawab besar untuk menunjukkan profesionalisme dan kemampuan terbaik selama tahapan persiapan hingga pelaksanaan latihan di Amerika Serikat.
Rana berharap seluruh personel yang terlibat dapat memanfaatkan setiap sesi latihan untuk meningkatkan kemampuan individu maupun kerja sama tim sehingga mampu tampil kompetitif dalam ajang internasional tersebut.
Melalui latihan yang dilakukan secara intensif, Korps Marinir TNI AL optimistis para prajurit dapat memberikan penampilan maksimal sekaligus mengharumkan nama Indonesia dalam Latihan Multilateral RIMPAC 2026.