By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Gak Bisa Baca? Tenang, Pemerintah Udah Turun Tangan!
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Gak Bisa Baca? Tenang, Pemerintah Udah Turun Tangan!

Pendidikan

Gak Bisa Baca? Tenang, Pemerintah Udah Turun Tangan!

Adrian
By
Adrian
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Kabar terbaru datang dari Buleleng, Bali dengan ratusan siswa SMP di sana ternyata belum lancar baca, bro! Tapi tenang, pemerintah gak tinggal diam.

Contents
Dikasih Kelas Tambahan & Remedial Biar Ngegas LagiTernyata Bukan Malas, Tapi Banyak yang Punya Tantangan KhususData Terbaru: Hampir 400 Anak Butuh Perhatian Serius

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, langsung gercep ambil langkah buat bantu mereka. Edukasi bukan soal bisa atau gak, tapi soal dikasih kesempatan buat berkembang.

Dikasih Kelas Tambahan & Remedial Biar Ngegas Lagi

Pak Menteri bilang bakal ada layanan pendidikan khusus, kayak remedial dan tambahan belajar, buat mereka yang kesulitan baca.

Jadi, anak-anak ini tetap bisa kejar ketertinggalan dengan cara yang lebih personal dan gak bikin stres. Karena tiap anak punya jalannya masing-masing buat bersinar

Gak cuma soal pelajaran, anak-anak yang kesulitan ini juga bakal dapet layanan bimbingan konseling. Tujuannya? Biar mereka bisa semangat lagi dan punya motivasi buat terus belajar.

Karena terkadang, masalah belajar bukan cuma soal otak nih brother and sister, tapi juga hati dan lingkungan sekitar.

Ternyata Bukan Malas, Tapi Banyak yang Punya Tantangan Khusus

Dari laporan yang masuk, banyak dari siswa ini ternyata ngalamin disleksia ataupun gangguan belajar yang bikin mereka kesulitan baca dan nulis.

Ada juga yang termasuk anak berkebutuhan khusus. Jadi, ini bukan karena mereka “gak bisa”, tapi karena mereka butuh pendekatan belajar yang beda.

Beberapa dari mereka datang dari keluarga yang lagi kesulitan baik secara ekonomi, sosial, ataupun secara psikologis.

Baca Juga :

Profil dan Biodata Suvia Gassanie, Selebgram yang Bongkar Perselingkuhan Suami
Anak Muda Tuban Tunjukin Taring! Ini Dia Aksi Serius Seleksi Paskibraka 2025

Hal-hal kayak gini pastinya ngaruh ke semangat dan perkembangan anak. Makanya, pendekatannya gak bisa satu arah. Harus holistik dan penuh empati.

Pak Mu’ti juga ngingetin, banyak siswa siswi yang terdampak pandemi COVID-19 dulu gak dapet pendidikan maksimal.

Belajar online gak semuanya efektif, apalagi buat yang aksesnya terbatas. Nah, sekarang saatnya kita bantu mereka bangkit lagi!

Data Terbaru: Hampir 400 Anak Butuh Perhatian Serius

Dewan Pendidikan Buleleng dapet data dari 9 kecamatan yang bilang ada sekitar 400 siswa yang masih kesulitan membaca.

Dan itu belum termasuk dari madrasah atau sekolah lainnya lho jadi bisa aja jumlahnya lebih banyak. Tapi jangan panik, yang penting sekarang semua pihak lagi kerja bareng buat cari solusi.

Ini bukan cuma tugas guru atau pemerintah, tapi tugas kita semua. Anak-anak yang belum bisa baca itu bukan gagal, mereka cuma butuh cara yang beda buat belajar.

Kalau lo punya waktu, tenaga, atau bahkan sekadar semangat—dukung mereka yuk! Karena masa depan Indonesia ada di tangan mereka juga

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:Gak Bisa BacaPemerintahTurun Tangan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article PRISMA di MTsN Sabang: Siswa Unjuk Gigi & Gali Potensi Lewat Presentasi Kreatif!
Next Article Makan Bergizi Gratis Bikin Anak Sekolah Happy, Perut Kenyang Otak Cemerlang
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

7 days ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index