By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pemerintah Dorong Digitalisasi Pembelajaran
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemerintah Dorong Digitalisasi Pembelajaran

Pendidikan

Pemerintah Dorong Digitalisasi Pembelajaran

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

Eh, denger-denger nih, ada kabar baru banget dari pemerintah pusat! Katanya, pendidikan di Indonesia mau dibikin makin keren dan setara gitu. Caranya? Ya lewat yang namanya digitalisasi pembelajaran. Biar apa? Biar kita-kita sebagai pelajar, dari Sabang sampai Merauke, bisa dapat kualitas pendidikan yang nggak jauh beda. Mantap, kan?

Nah, digitalisasi pembelajaran ini tuh salah satu jurus andalan dari Program Hasi Terbaik Cepat (PHTC) di bidang pendidikan, yang baru aja diluncurin sama Bapak Presiden Prabowo. Kebayang dong, ini bukan kaleng-kaleng!

Terus, bentuk nyatanya kayak gimana nih digitalisasi itu? Jadi gini, kata Bapak Inspektur Jenderal Kemendikdasmen, Faisal Syahrul, nanti di sekolah-sekolah bakal ada papan pintar! Beh, kayak di film-film futuristik gitu nggak sih? Nah, harapan dari papan pintar ini tuh biar nggak ada lagi tuh yang namanya sekolah yang kualitasnya jomplang banget.

Bayangin aja, nanti semua sekolah punya fasilitas belajar yang sama, materi pelajarannya juga sama. Jadi, nggak ada lagi deh cerita anak Jakarta belajarnya pakai teknologi canggih, sementara temen-temen di Papua masih serba terbatas. Kata beliau ke wartawan, “Kita berharap juga nanti dengan sistem ini, standar layanan pendidikan di masing-masing sekolah itu bisa sama. Ya baik kita nanti di Papua atau di Jakarta kita harapkan sama.” Gokil!

Tapi, terus gimana dong nasib sekolah-sekolah yang listriknya aja nggak ada, apalagi internet? Tenang, bro! Pemerintah juga udah mikirin itu kok. Mereka udah nyiapin infrastruktur pendukung, mulai dari listrik sampai internet, buat sekolah-sekolah yang masih minim fasilitas. Jadi, nggak cuma sekolah yang udah maju aja yang bisa ngerasain kecanggihan ini.

Kata beliau lagi, “Kita sudah memiliki skema-skemanya, untuk sekolah yang infrastrukturnya lengkap bagaimana dan yang tidak bagaimana. Jadi untuk sekolah tidak ada listrik misalnya ya akan ada bantuan listrik.” Salut deh sama gercepnya pemerintah!

Eits, tapi PHTC bidang pendidikan ini nggak cuma soal papan pintar doang lho. Pemerintah juga punya rencana buat benerin atau bangun ulang sekolah-sekolah yang udah rusak. Jadi, nggak cuma otaknya aja yang dicerdasin, tapi juga tempat belajarnya dibikin nyaman dan aman.

Fokusnya ke sekolah-sekolah yang kondisinya udah parah banget, alias rusak berat dan rusak sedang. Total anggaran buat program keren ini juga nggak main-main, mencapai kurang lebih 17 triliun rupiah! Dan ini dilakuin serentak di ribuan titik sekolah yang rusak. Wah, semoga beneran bisa bikin perubahan positif ya!

Gimana menurutmu? Makin semangat kan buat sekolah kalau fasilitasnya makin canggih dan setara gini? Semoga program ini bener-bener bisa terealisasi dan bikin pendidikan di Indonesia makin maju!

Baca Juga :

Wapres Ma’ruf Amin Dijadwalkan Salat Idul Adha 2024 di Masjid Istiqlal
Prabowo-Gibran Berkomitmen Bangun Sekolah Unggulan di Setiap Daerah Provinsi NTT

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:DigitalisasiPendidikan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Goks! Film Thunderbolts Langsung Pecah Telur di Minggu Pertama
Next Article Ada Pameran Kecantikan Kece di Bali! Generasi Muda Auto Kepo nih
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

1 week ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index