By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pentingnya PAUD untuk Mencetak Indonesia Generasi Emas
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pentingnya PAUD untuk Mencetak Indonesia Generasi Emas

Pendidikan

Pentingnya PAUD untuk Mencetak Indonesia Generasi Emas

Syahrul Munir
By
Syahrul Munir
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
1 year ago
Share
3 Min Read
SHARE

inversi.id – Eh, pernah nggak sih lo mikir, Indonesia 2045 nanti bakal kayak gimana? Katanya sih bakal jadi ‘Indonesia Emas’. Nah, tapi lo tahu nggak sih, buat nyampe ke sana tuh nggak cuma urusan bangun gedung-gedung tinggi atau teknologi canggih doang? Ada satu hal penting banget yang sering kita skip: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)!

Nih, kata Pak Amich Alhumami dari Bappenas (kayak badan perencana pembangunan negara gitu), PAUD itu super krusial buat nyiapin generasi kita jadi generasi emas beneran. Beliau ngomong pas peluncuran Indeks Perkembangan Anak Usia Dini 2030 (ECDI 2030) kemarin. Intinya sih gini: anak-anak kecil yang sekarang lagi lucu-lucunya itu adalah target ‘periode emas’ kita. Mereka ini yang harus kita jaga dan siapin dari tiga hal mendasar: diurusin (pengasuhan), dikasih pendidikan, dan dijaga kesehatannya.

Beliau juga emphasize banget nih, pemerintah tuh harus aware sama pembangunan SDM dari usia dini. Kenapa? Karena pendidikan di masa-masa golden age (usia emas) anak-anak itu ngebentuk karakter mereka di masa depan. Ibaratnya kayak fondasi bangunan, kalau fondasinya kuat, bangunannya juga bakal kokoh.

Secara psikologis nih, anak yang diasuh dengan baik karakternya juga bakal terbentuk dengan baik. Mereka jadi lebih percaya diri, mandiri, bertanggung jawab, dan nggak gampang kebawa arus negatif. Nah, kalau generasi kita punya karakter kayak gini, otomatis SDM kita jadi unggul, dan ini bakal ngebantu banget buat pembangunan bangsa dan negara biar bisa nyongsong Indonesia Emas 2045! Keren kan logikanya?

Salah satu hal yang didorong banget sama Bappenas adalah komitmen buat bangun PAUD dan meratakan layanan pendidikan di seluruh Indonesia. Ini tuh udah masuk rencana jangka menengah negara (RPJMN), dan PR berikutnya adalah gimana caranya biar bener-bener jalan di lapangan.

Pak Amich juga bilang, investasi di PAUD itu nggak cuma bagus buat perkembangan anak secara individu, tapi juga buat masyarakat dan ekonomi secara keseluruhan. Jangan salah lho, negara-negara maju tuh dari dulu udah sadar banget sama pentingnya PAUD ini.

Bahkan, ada penelitian dari Bappenas bareng OECD (organisasi kerjasama ekonomi dunia) yang bilang, pengembangan anak usia dini itu punya pengaruh positif banget sama kemampuan literasi (baca-tulis) dan numerasi (angka) suatu negara. Jadi, kalau anak-anak kita dari kecil udah pinter, otomatis SDM Indonesia bisa bersaing sama negara lain di dunia!

Makanya nih, pengembangan PAUD yang holistik (menyeluruh) dan integratif (terpadu) itu harus dikerjain bareng-bareng, nggak cuma pemerintah doang, tapi juga masyarakat sipil. Soalnya, bangun manusia itu nggak kayak bangun shortcut di game, butuh waktu yang panjang buat ngelihat hasilnya.

Intinya, ini tuh kerjaan lintas sektor. Kita butuh kerjasama antara pemerintah, akademisi (orang-orang pintar di kampus), dan mitra pembangunan lainnya buat mewujudkan Indonesia Emas 2045. Jadi, jangan anggap remeh ya sama yang namanya PAUD! Ini tuh investasi jangka panjang buat masa depan bangsa kita

Baca Juga :

Fakta-fakta Akun YouTube DPR RI Diretas, Tampilkan Live Judi Online Gunakan Bahasa Turki
5 Zodiak yang Cocok Jadi Pasangan Perempuan Virgo

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:PaudPendidikan
Share This Article
Facebook Email Print
Share
BySyahrul Munir
Jurnalist
"Setiap kesalahan adalah pelajaran berharga, bukan alasan untuk menyerah. Bangkitlah dengan kebijaksanaan yang baru"
Previous Article Mulai 2026, Semua Kosmetik Harus Bersertifikat Halal, Biar Aman
Next Article Snoop Dogg Comeback, Rilis Album ke-21 “Iz It a Crime?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

7 days ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index