Bro & sis, bayangin deh… lo udah kerja keras, latihan tiap hari, keringet udah ngucur kayak air hujan, dan akhirnya lo berhasil jadi Juara 1 cabang karate tingkat Kabupaten Purbalingga.
Tapi pas mau lanjut ke tingkat provinsi, lo malah gagal berangkat cuma karena masalah administratif. Sedih banget, kan?
Hal itulah yang dialami FRL, atlet karate putri SD yang harus menerima kenyataan pahit. Padahal dia udah buktiin kualitasnya dengan jadi yang terbaik, tapi malah enggak bisa lanjut berjuang di tingkat provinsi.
Cerita dari Sang Ibu, Harapan yang Pupus
Kejadian ini mencuat ke publik setelah ibu FRL, yaitu EL, curhat di layanan publik Pemkab Purbalingga, Minggu (08/06/2025).
Dalam laporannya yang ditujukan ke Bupati Purbalingga, EL bilang kalau anaknya nggak bisa lanjut O2SN tingkat provinsi karena masalah administrasi dari panitia penyelenggara tingkat kabupaten.
EL mengaku udah coba komunikasi sama Dinas Pendidikan Purbalingga, tapi hasilnya nihil. “Saya sudah berusaha berkoordinasi, tapi tetap tidak dapat bantuan,” tulisnya dengan nada kecewa.
Diganti Juara Dua, Mental Sang Juara Terpukul
Yang bikin makin nyesek, posisi FRL digantikan oleh Juara II—yang ternyata masih satu kelas sama dia. Coba bayangin, bro & sis, lo udah berjuang, menang, tapi yang dikirim justru teman sebangku. Gimana nggak bikin down?
“Hal ini berdampak ke mental anak saya,” kata EL. Ia pun berharap banget supaya kejadian ini enggak terulang dan sistem seleksi bisa lebih fair ke depannya.
Ada Harapan, Tapi Masih Menunggu Aksi Nyata
FYI, aduan ini udah diterima dan didisposisikan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Purbalingga untuk ditindaklanjuti.
Tapi sampai berita ini ditulis, belum ada jawaban resmi dari pihak terkait. Masyarakat pun nunggu-nunggu, bro & sis, langkah konkret yang bakal diambil pemerintah daerah.
Kisah FRL ini emang bikin geram dan sedih, tapi juga jadi pengingat buat kita semua, terutama lo para atlet muda. Kadang jalan menuju sukses itu enggak cuma penuh keringat, tapi juga cobaan di luar lapangan. Jangan sampai bikin lo patah semangat, ya!
Buat bro & sis yang lagi berjuang di dunia olahraga atau bidang apa pun, ingat satu hal: Prestasi sejati enggak ditentukan sama birokrasi. Lo tetap juara karena dedikasi dan kerja keras lo.
Tetap semangat, tetap berprestasi, dan jangan biarin sistem yang nggak adil ngebunuh impian lo!