By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

EkonomiTerkini

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan potensi PHK massal tersebut dalam laporannya kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad di Jakarta, Selasa (23/6/2026). (Foto, dok/KSPSI)
SHARE

JAKARTA – Di tengah berbagai upaya menjaga pertumbuhan ekonomi nasional, pemerintah kini dihadapkan pada tantangan baru yang langsung menyentuh kelompok pekerja berpenghasilan rendah. Ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 55 ribu buruh di sektor industri dinilai menjadi sinyal yang tidak bisa diabaikan.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan potensi PHK massal tersebut dalam laporannya kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Andi Gani menyebut nasib buruh ini terancam karena kenaikan harga gas.

“Bang Dasco yang saya hormati. Bang, sekarang, hari ini, kita mengalami kesulitan sangat luar biasa. Dua pabrik anggota saya yang terbesar di Bekasi tutup, Bang. Itu Granito, sebentar lagi menyusul Milenium Keramik dan Mulia Keramik karena gas industri. Ini bahaya sekali,” ujar Andi Gani saat memberi sambutan dalam acara Rakernas 2026 KSPI di Hotel Acacia, Jakarta Pusat, Selasa (22/6/2026).

Situasi tersebut menunjukkan bahwa tekanan ekonomi kini tidak lagi hanya terlihat pada indikator makro, tetapi mulai dirasakan langsung oleh kalangan pekerja manufaktur. Jika tidak segera ditangani, dampaknya berpotensi meluas ke daya beli masyarakat, konsumsi rumah tangga, hingga stabilitas sosial di daerah-daerah industri.

Merespons laporan tersebut, Dasco disebut langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi pihak-pihak terkait guna mencari solusi atas persoalan yang dihadapi sektor industri keramik. Langkah itu dilakukan untuk mencegah gelombang PHK yang lebih besar dalam waktu dekat.

Kondisi ini menjadi peringatan bahwa persoalan biaya energi, khususnya gas industri, kini telah berkembang menjadi isu ketenagakerjaan. Ketika pabrik menghadapi kenaikan biaya produksi dan kesulitan menjaga daya saing, kelompok pekerja menjadi pihak pertama yang merasakan dampaknya.

Karena itu, pemerintah dinilai perlu menyiapkan langkah antisipasi yang lebih komprehensif, mulai dari menjaga keberlanjutan pasokan dan harga energi industri, membuka ruang dialog dengan pelaku usaha, hingga memperkuat perlindungan bagi pekerja yang berpotensi terdampak.

Ancaman PHK terhadap 55 ribu buruh bukan sekadar persoalan perusahaan atau sektor tertentu. Ini adalah sinyal bahwa tekanan ekonomi mulai menyentuh lapisan pekerja bawah yang selama ini menjadi tulang punggung industri nasional. Apabila tidak segera direspons dengan kebijakan yang tepat, persoalan tersebut berisiko berkembang menjadi tantangan sosial-ekonomi yang lebih luas.

You Might Also Like

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo
Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!
Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat
Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya
Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
TAGGED:Andi Gani NenaKSPSIPHKSufmi Dasco Ahmad
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
Next Article Foto : Dewan Ekonomi nasional memberikan kajian dan Rekomendasi terkait Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) (Sumber : bgn.go.id) Bedah Strategi Integrasi Program MBG Pada Ekosistem Nasional
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal

1 day ago
Internasional

Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia

3 days ago
Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index