INVERSI.ID – PGN Muda Maju resmi digelar untuk mendukung pengembangan kepemimpinan generasi muda Indonesia. Program ini merupakan inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, yang berkolaborasi dengan komunitas pemuda nasional Young On Top (YOT).
Sebanyak 500 peserta yang terdiri dari penerima beasiswa PGN dan mahasiswa umum terlibat dalam program pengembangan diri bertajuk PGN Muda Maju: Accelerating Progress Through Young Leadership. Lewat serangkaian seminar daring, mereka mendapatkan bekal keterampilan, mindset, dan motivasi untuk sukses di dunia akademik, profesional, maupun kehidupan pribadi.
Program ini lahir dari komitmen Perusahaan Gas Negara untuk mendukung pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul. Dengan menggandeng YOT, PGN ingin memastikan generasi muda Indonesia tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kepemimpinan yang mumpuni.
Dari Wifi Corner hingga PGN Muda Maju
Sekretaris PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa ide program ini berangkat dari keberhasilan CSR sebelumnya, yakni menyediakan Wifi Corner gratis di kampus-kampus untuk mahasiswa. Namun pihaknya menilai kemudahan akses teknologi saja tidak cukup jika tidak diiringi dengan soft skills yang relevan dengan tantangan masa depan.
“PGN Muda Maju lahir untuk memperkuat kapabilitas mahasiswa melalui pelatihan kepemimpinan, pengembangan keterampilan, hingga mindset positif untuk sukses di usia muda,” kata Fajriyah, Jumat (11/7).
Lebih dari sekadar seminar, program tersebut juga menjembatani dunia industri dengan komunitas pemuda Indonesia. Peserta dibekali pemahaman soal transformasi digital, peluang karier di era kecerdasan buatan (AI), hingga strategi membangun jejaring profesional.
Topik Inspiratif untuk Masa Depan
Rangkaian program berlangsung sejak 11 Juni hingga 19 Juli 2025. Materi-materi yang diberikan dirancang relevan dengan kebutuhan mahasiswa, antara lain:
- Pengembangan kepemimpinan dan soft skills
- Membangun jaringan profesional (networking)
- Perencanaan karier dan keuangan
- Strategi pemasaran
- Pemanfaatan teknologi digital
Fajriyah menambahkan, program ini juga memberi kesempatan bagi peserta terpilih untuk hadir di Young On Top National Conference (YOTNC) ke-15 pada 19 Juli 2025 di Balai Kartini, Jakarta. Dalam konferensi tersebut, peserta berkesempatan mendengarkan langsung kisah inspiratif dari praktisi energi nasional dan meraih beasiswa pendidikan lanjutan.
Salah satu pembicara yang akan hadir di YOTNC 15 adalah Direktur Manajemen Risiko PGN, Arief Kurnia Risdianto, serta Tenaga Ahli Menteri ESDM Bidang Komersialisasi & Transportasi Migas, Satya Hangga Yudha Widya Putra. Keduanya akan berbagi wawasan tentang kepemimpinan, inovasi, dan tantangan industri energi di Indonesia.
Sinergi Industri dan Pemuda
Program ini adalah bentuk nyata sinergi antara industri dan pemuda untuk menciptakan SDM yang tangguh.
“Melalui PGN Muda Maju, kami ingin membekali generasi muda Indonesia dengan kompetensi untuk menghadapi masa depan. Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepemimpinan yang kuat,” jelas Fajriyah.
Menurutnya, generasi muda Indonesia perlu memahami bahwa dunia kerja dan industri saat ini sangat kompetitif. Oleh karena itu, soft skills seperti komunikasi, kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, hingga adaptasi terhadap teknologi menjadi kunci utama untuk sukses.
Lebih jauh, program ini juga diharapkan meningkatkan literasi digital di kalangan mahasiswa serta memperluas jejaring mereka dengan profesional dari berbagai sektor.
Komitmen Berkelanjutan
Sejak awal, PGN berkomitmen untuk menghadirkan program CSR yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Program PGN Muda Maju menjadi salah satu tonggak penting perusahaan dalam memperkuat kontribusi positif di bidang pendidikan dan pengembangan SDM bangsa.
“Program ini sejalan dengan misi PGN untuk memberi dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan bangsa. Kami ingin memastikan bahwa generasi muda siap menghadapi tantangan era baru dan mampu menjadi pemimpin masa depan,” pungkas Fajriyah.
Melalui sinergi dengan Young On Top, PGN berharap bisa terus memperluas manfaat program ini di tahun-tahun mendatang dengan menjangkau lebih banyak mahasiswa di berbagai daerah Indonesia.
PGN Muda Maju bukan hanya sebuah pelatihan, tetapi sebuah gerakan untuk memperkuat generasi muda Indonesia agar siap menjadi pemimpin di masa depan. Dengan mengusung tema kepemimpinan, pengembangan soft skills, dan literasi digital, program ini memberi bekal penting bagi mahasiswa untuk meraih kesuksesan secara akademik, profesional, dan pribadi.
Lewat kolaborasi antara industri dan komunitas, PGN menunjukkan bahwa dunia usaha memiliki peran besar dalam mencetak SDM unggul untuk Indonesia yang lebih maju.