Halo, Brother and Sister di seluruh pelosok Kota Sukabumi! Gimana nih vibe kamu di hari Rabu yang cerah ini, 23 Juli 2025? Ada kabar super duper keren dari dunia olahraga kita!
Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, secara resmi udah melepas keberangkatan kontingen Kota Sukabumi yang akan mengikuti Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) ke-7 tahun 2025! Vibes-nya pasti udah panas dan penuh semangat kompetisi!
Kegiatan pelepasan dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi. Para atlet, pelatih, dan pengurus cabang olahraga tampak antusias banget mengikuti acara ini. Mereka semua siap nge-gas buat mengharumkan nama Kota Sukabumi di kancah nasional!
Kontingen Kota Sukabumi ini bakal berangkat menuju Nusa Tenggara Barat (NTB) dan dijadwalkan tiba pada 27 Juli 2025 buat mengikuti rangkaian technical meeting.
Pertandingan sendiri bakal dimulai pada 28 Juli dan berakhir pada 1 Agustus 2025, dengan pembukaan FORNAS dijadwalkan malam hari tanggal 26 Juli 2025. Jadi, siap-siap mantengin kabar baik dari NTB ya, Brother and Sister!
Komitmen Full Support dari Pemkot Sukabumi!
Kepala Disporapar, Tejo Chondro Nugroho, dalam laporannya nyampaiin kalau kontingen diberangkatkan dalam satu gelombang dan bakal ngejalanin rangkaian kegiatan selama 20 hari.
Ini nunjukkin kalau persiapan udah matang! Wakil Wali Kota Bobby Maulana ngasih apresiasi tinggi kepada seluruh atlet dan pelatih yang udah mempersiapkan diri dengan baik.
Beliau berharap para atlet dapat menjaga kekompakan, menjunjung sportivitas, dan menunjukkan performa terbaik selama mengikuti ajang nasional ini. Ini dia nih mindset juara, Brother and Sister!
Anggaran Naik, Pembinaan Maksimal!
Lebih lanjut, Bobby negasin kalau Pemerintah Kota Sukabumi punya komitmen kuat untuk terus mendukung dunia olahraga. Caranya? Melalui peningkatan anggaran, pembinaan berkelanjutan, dan pembentukan sistem pendukung yang lebih terstruktur di tingkat cabang olahraga. Ini artinya, masa depan olahraga Sukabumi bakal cerah banget, Brother and Sister!
Olahraga = Strategi Pembangunan Daerah!
Bobby juga nyampaiin kalau prestasi olahraga harus jadi bagian dari strategi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ini bukan cuma soal medali, tapi juga soal gimana olahraga bisa ngasih dampak positif buat kemajuan kota. Vibes-nya visioner banget!
Olahraga, Pemuda, & Ekonomi Kreatif: Kolaborasi Yang Sempurna!
Yang menarik lagi, Bobby Maulana juga nyampaiin keterkaitan erat antara dunia olahraga, pemuda, dan ekonomi kreatif.
Menurutnya, ketiganya saling mendukung dan bisa mendorong tumbuhnya potensi lokal yang bakal ngasih dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Wih, ini baru namanya pemikiran out of the box!
Dinas Khusus Ekonomi Kreatif Bakal Hadir!
Beliau ngungkapin kalau Pemkot Sukabumi lagi ngerancang pembentukan dinas khusus ekonomi kreatif! Ini tujuannya buat memperkuat sektor UMKM dan komunitas kreatif sebagai bagian dari penggerak ekonomi daerah.
Bayangin deh, Brother and Sister, kalau olahraga dan kreativitas bisa nyatu, pasti banyak banget potensi baru yang bisa digali! Dari merchandise atlet, event olahraga yang dikemas kreatif, sampai sport tourism!
Inovasi Pembiayaan Sosial: Wakaf Uang (WAQAFUWA) yang Bermanfaat!
Nggak cuma soal olahraga dan ekonomi kreatif, Wakil Wali Kota juga nyinggung pentingnya inovasi pembiayaan sosial sebagai bagian dari strategi pembangunan inklusif.
Beliau mengenalkan program Wakaf Uang (WAQAFUWA) yang dikelola secara profesional oleh Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf (LKS PW).
Dana Wakaf Rp291 Juta Lebih & Segudang Manfaat!
Dana wakaf yang udah terkumpul dari masyarakat Kota Sukabumi hingga saat ini udah mencapai lebih dari Rp291 juta! Alhamdulillah, banyak banget ya, Brother and Sister! Dana ini udah disalurin buat berbagai macam kebaikan, seperti:
- Bantuan pendidikan anak yatim
- Subsidi BPJS bagi warga tidak mampu
- Permodalan usaha ultra mikro (buat bantuin pengusaha kecil nge-gas usahanya!)
Sistem Wakaf yang Aman & Berkelanjutan!
Bobby negasin kalau sistem wakaf ini berbasis pada prinsip keberlanjutan. Pokok dana tidak digunakan, melainkan diinvestasikan dalam instrumen sukuk syariah pemerintah.
Hasil keuntungannya disalurkan secara rutin, sementara pokoknya terus diputar setelah jatuh tempo. “Ini aman, legal, tidak melanggar aturan, dan sangat bermanfaat untuk masyarakat.
Wakaf bisa dimulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000, bahkan bisa dilakukan lewat QRIS dan website,” ujarnya. Wih, keren banget! Jadi, kita bisa beramal sambil ngasih dampak jangka panjang!
Di akhir sambutannya, Bobby Maulana nyampaiin terima kasih kepada seluruh pihak yang udah mempersiapkan kontingen FORNAS Kota Sukabumi, termasuk jajaran Disporapar, KORMI, PERWATUSI, komunitas olahraga, pelatih, dan para pendamping atlet.
Beliau berharap kontingen ini mampu mengharumkan nama Kota Sukabumi dan kembali membawa hasil terbaik. Pelepasan kontingen FORNAS ini juga jadi simbol semangat kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Kota Sukabumi menatap optimis prestasi olahraga dan pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di masa depan. Vibes-nya positif dan penuh harapan!