INVERSI.ID – Film Sore: Istri dari Masa Depan resmi diumumkan sebagai wakil Indonesia untuk bersaing di ajang Academy Awards 2026 dalam kategori Best International Feature Film. Keputusan ini menandai langkah penting bagi industri perfilman nasional yang terus berupaya memperkuat eksistensi di kancah internasional.
Pengumuman mengenai Film Sore: Istri dari Masa Depan disampaikan langsung oleh pihak rumah produksi Cerita Films. Mereka menyatakan rasa syukur sekaligus harapan agar film ini dapat membawa kebanggaan bagi bangsa.
“Film Sore: Istri dari Masa Depan terpilih menjadi perwakilan film Indonesia untuk Best International Feature Film Oscar 2026,” tulis pihak Cerita Films dalam pernyataan resminya.
Perjalanan Menuju Oscar
Keputusan untuk menjadikan Film Sore: Istri dari Masa Depan sebagai wakil Indonesia merupakan hasil pleno Komite Seleksi Oscar Indonesia pada Senin (8/9). Komite ini dibentuk setiap tahun oleh Persatuan Perusahaan Film Indonesia (PPFI) dengan pengakuan resmi dari pihak Academy Awards.
Tugas utama komite adalah memilih satu film terbaik dari Indonesia yang dinilai layak bersaing di kategori internasional. Tahun ini, pilihan jatuh pada film yang dibintangi oleh Sheila Dara Aisha dan Dion Wiyoko.
Bagi industri film Indonesia, langkah ini memiliki arti besar. Sejak 1987, Indonesia telah rutin mengirimkan karya ke kategori yang dulu dikenal dengan nama Best Foreign Language Film. Meski hingga kini sudah ada 27 film yang diajukan tanpa satu pun berhasil menembus nominasi resmi, konsistensi pengiriman karya menunjukkan semangat sineas tanah air untuk terus mendunia.
Tradisi Panjang Film Indonesia di Oscar
Dalam lima tahun terakhir, beberapa film Indonesia yang dikirim ke Oscar termasuk Perempuan Tanah Jahanam karya Joko Anwar (2020), Yuni garapan Kamila Andini (2021), Ngeri-Ngeri Sedap besutan Bene Dion (2022), Autobiography arahan Makbul Mubarak (2023), dan Women from Rote Island (2024).
Meski belum berhasil masuk ke daftar nominasi, perjalanan tersebut memperlihatkan optimisme perfilman nasional. Dengan adanya Film Sore: Istri dari Masa Depan, publik berharap peluang Indonesia semakin terbuka.
Sinopsis Film Sore: Istri dari Masa Depan
Film Sore: Istri dari Masa Depan menghadirkan kisah unik dengan sentuhan romansa dan fantasi. Ceritanya berpusat pada tokoh Sore (Sheila Dara Aisha), perempuan dari masa depan yang melakukan perjalanan waktu untuk menemui Jonathan (Dion Wiyoko), pria yang kelak akan menjadi suaminya.
Jonathan digambarkan masih lajang dan tinggal di Kroasia saat Sore muncul dalam hidupnya. Misi utama Sore adalah menyelamatkan masa depan Jonathan yang diprediksi berumur pendek karena kondisi kesehatan. Namun, perjalanan itu tidak berjalan mulus. Kehadiran Sore justru memicu konflik antara masa lalu, masa kini, dan masa depan.
Konflik semakin intens ketika setiap keputusan yang mereka buat menimbulkan konsekuensi besar terhadap kehidupan keduanya. Kisah ini tidak hanya mengulik romansa, tetapi juga menghadirkan pertanyaan filosofis tentang cinta, takdir, dan pengorbanan.
Kekuatan Cerita dan Sinematografi
Salah satu alasan utama mengapa Film Sore: Istri dari Masa Depan dianggap pantas mewakili Indonesia adalah kekuatan ceritanya yang universal. Dengan tema cinta, kehilangan, dan harapan, film ini diyakini bisa menyentuh penonton lintas budaya.
Selain itu, sinematografi yang memadukan lanskap indah Kroasia dengan nuansa emosional cerita memberikan daya tarik visual tersendiri. Hal ini membuat film tidak hanya menarik secara naratif, tetapi juga memanjakan mata penonton.
Harapan di Ajang Internasional
Ajang Academy Awards ke-98 atau Oscar 2026 akan digelar di Dolby Theatre, Los Angeles, Amerika Serikat, pada awal Maret 2026. Ajang ini menjadi panggung bagi sineas dunia untuk bersaing memperebutkan penghargaan bergengsi dalam berbagai kategori.
Untuk kategori Best International Feature Film, setiap negara hanya boleh mengajukan satu film terbaik. Dengan terpilihnya Film Sore: Istri dari Masa Depan, harapan masyarakat Indonesia semakin besar agar film ini mampu menorehkan sejarah baru.
Cerita Films pun mengajak publik untuk terus mendukung perjalanan mereka.
“Kami terharu dan bersyukur. Terima kasih Komite Seleksi Oscar Indonesia yang sudah memilih film Sore sebagai wakil Indonesia di Academy Awards. Kami berharap doa dan dukungan masyarakat Indonesia bisa mengiringi perjalanan ini,” tulis mereka.
Tantangan Menuju Nominasi
Meski peluang terbuka lebar, jalan menuju nominasi Oscar bukanlah hal mudah. Kompetisi di kategori Best International Feature Film selalu ketat, dengan ratusan negara mengirimkan karya terbaiknya.
Namun, Film Sore: Istri dari Masa Depan memiliki keunggulan dalam hal tema universal, kualitas produksi, serta popularitas para aktornya. Sheila Dara Aisha dan Dion Wiyoko dikenal mampu membawakan karakter dengan penuh emosi, sehingga diyakini dapat memberikan kesan mendalam pada juri internasional.
Optimisme Perfilman Indonesia
Keikutsertaan Film Sore: Istri dari Masa Depan di Oscar 2026 menjadi bukti nyata bahwa perfilman Indonesia tidak kalah dengan negara lain. Konsistensi pengiriman film menunjukkan adanya tekad kuat untuk memperkenalkan karya-karya lokal ke dunia.
Bagi penonton muda, film ini bisa menjadi motivasi bahwa karya anak bangsa mampu bersaing di level global. Kehadiran film-film berkualitas internasional dari Indonesia juga membuka peluang lebih besar bagi generasi berikutnya untuk berkontribusi di industri kreatif.
Dengan cerita yang emosional, sinematografi yang kuat, dan pesan universal, Film Sore: Istri dari Masa Depan diharapkan dapat membawa harum nama Indonesia di panggung Oscar 2026. Meski tantangannya berat, dukungan publik tanah air bisa menjadi energi positif yang mengiringi perjalanan film ini.
Film ini tidak hanya membawa kisah cinta lintas waktu, tetapi juga harapan besar bagi masa depan perfilman Indonesia. Kini, semua mata tertuju pada langkah berikutnya: apakah Film Sore: Istri dari Masa Depan akan berhasil menorehkan sejarah sebagai film Indonesia pertama yang menembus nominasi Oscar?