inversi.id – 7 kini bersiap mengukir sejarah di Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar mulai 3 hingga 27 November 2025. Tim asuhan Nova Arianto tergabung di Grup H, bersama tim-tim kuat seperti Brasil U-17, Honduras U-17, dan Zambia U-17.
Timnas Indonesia U-17 menjadi satu-satunya wakil Asia Tenggara di turnamen edisi ke-20 ini. Sementara itu, negara-negara Asia lainnya yang juga lolos adalah Uzbekistan, Arab Saudi, Jepang, Uni Emirat Arab, Korea Selatan, Tajikistan, dan Korea Utara.
Tahun ini, FIFA menghadirkan format baru dengan 48 peserta, naik dua kali lipat dari edisi-edisi sebelumnya yang hanya diikuti 24 negara.
Format baru ini membagi peserta ke dalam 12 grup (A–L) yang masing-masing berisi empat tim. Dua tim terbaik dari setiap grup dan delapan peringkat ketiga terbaik akan melaju ke babak gugur yang dimulai dari 32 besar hingga final.
Selain itu, Piala Dunia U-17 kini digelar setiap tahun, dan Qatar akan menjadi tuan rumah tetap untuk lima edisi beruntun. Semua laga akan berlangsung di Aspire Zone, Al Rayyan, dengan partai final dihelat di Stadion Internasional Khalifa.
FIFA juga mengonfirmasi setiap tim hanya boleh mendaftarkan 21 pemain, dengan syarat kelahiran antara 1 Januari 2008 hingga 31 Desember 2010. Daftar skuad resmi dari seluruh 48 peserta pun telah dirilis secara global.
Beberapa negara akan mencatatkan debut di ajang ini, seperti Republik Irlandia, Fiji, El Salvador, Uganda, dan Zambia.
Sementara itu, Jerman datang ke Qatar berstatus juara bertahan, setelah menjuarai Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.
Bagi Indonesia, ini adalah partisipasi kedua di Piala Dunia U-17, setelah menjadi tuan rumah dua tahun lalu.
Sebelum berangkat ke Qatar, Zahaby Gholy cs menjalani tiga uji coba internasional di Uni Emirat Arab, menghadapi Panama (1-1), Pantai Gading (0-0), dan kalah 1-2 dari Paraguay. Hasil tersebut menjadi modal berharga Timnas U-17 menuju panggung dunia.
Dengan semangat dan pengalaman berharga dari laga uji coba itu, pasukan Nova Arianto kini menatap Qatar dengan satu tekad, membuktikan Timnas Indonesia bisa bersaing di level dunia.