Aktor Deddy Mahendra Desta (Desta) mengaku memikul tanggung jawab besar saat diminta memerankan sosok (alm.) Dono dalam proyek film “Warkop DKI Reborn” garapan Falcon Pictures.
“Kalau dibilang beban, nanti terjebak harus mirip seratus persen dengan almarhum—luwes, gestur, semua. Buat saya ini tantangan, bukan dari kacamata penonton, tapi untuk menguji diri sendiri,” ujar Desta dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.
Dari Ragu Kembali ke Layar Lebar
Desta mengakui sempat tak berniat kembali ke film layar lebar. Ia khawatir tak mampu menghidupkan ikon Dono atau justru dianggap tak mirip. Setelah berpikir sejenak dan berdiskusi, ia menerima tawaran Indro Warkop—lebih karena kecintaannya pada Warkop DKI sejak kecil.
“‘Om Indro, aku boleh mikir sehari enggak?’ Beliau bilang, ‘silakan, take your time.’ Akhirnya saya jawab, ‘Oke, Mas, aku berani.’”
Gestur, Riset, dan Komunikasi Keluarga
Presenter tiga anak itu merasa ada beberapa gestur dirinya yang “nyambung” dengan karakter Dono, sementara selera humornya memang tumbuh bersama tontonan film-film Warkop. Setelah resmi masuk jajaran pemain, Desta aktif berkomunikasi dengan keluarga besar Warkop DKI dan melakukan riset keseharian Dono semasa hidup—bagian dari persiapan menuju syuting yang dijadwalkan mulai pekan depan.
Jangan Dijadikan Beban
“Tanggung jawabnya besar, tapi saya memilih menganggapnya tantangan supaya bisa berkarya lebih baik,” kata Desta. Ia menambahkan, proses syuting akan dijalankan dengan gembira.
“Pekerjaan jangan jadi beban—itu motto saya. Kalau terasa berat, ya kita saling berbagi karena proses ini memang butuh kolaborasi.”
Deretan Pemain
Selain Desta, Falcon mengumumkan sejumlah nama yang terlibat di “Warkop DKI Reborn”: Vino G. Bastian, Tora Sudiro, Marsha Timothy, Asri Welas, Indie Barends, serta komika Dicky Difie dan Dany Beler.