Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam rangka memperkuat ekosistem dan industri olahraga Indonesia. Hal tersebut ia sampaikan saat menjadi salah satu pembicara utama dalam Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 yang berlangsung pada Sabtu sore di Indonesia Arena, Jakarta.
Dalam forum yang dihadiri Menpora Erick Thohir dan Wakil Menpora Taufik Basari tersebut, Pramono menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan ISS 2025 yang dianggap menjadi ruang penting bagi konsolidasi dan penguatan lintas sektor dalam industri olahraga nasional.
Ia menegaskan bahwa Jakarta siap menjadi mitra strategis bagi Kemenpora dalam mendorong pertumbuhan sektor olahraga yang lebih progresif.
“Saya apresiasi ISS 2025 ini. Jakarta siap berkolaborasi dengan Kemenpora untuk mendukung kemajuan industri olahraga di Indonesia,” ujar Pramono di hadapan para peserta forum.
Gubernur Pramono menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini tengah menjalankan sejumlah program pengembangan fasilitas olahraga sebagai bagian dari strategi besar meningkatkan sport tourism dan sport industry.
Sejumlah infrastruktur seperti GOR Bulungan, Lapangan Sepak Bola Blok S, serta kawasan olahraga di Sunter tengah melalui proses pembaruan sebagai upaya menyediakan ruang-ruang olahraga yang modern, inklusif, dan berkualitas.
Selain pengembangan fasilitas, Pramono juga menyoroti pentingnya memperbesar skala gelaran olahraga internasional yang berlangsung di Jakarta. Ia mencontohkan dua event besar yang kini menjadi agenda tahunan, yaitu Jakarta International Marathon dan Jakarta Running Festival. Menurutnya, kedua ajang tersebut telah menunjukkan pertumbuhan signifikan dari sisi peserta maupun eksposur publik.
“Dua event besar yakni Jakarta International Marathon dan Jakarta Running Festival sekarang pesertanya sudah naik dan sangat besar. Bahkan tahun depan saya merencanakan kedua event tersebut bisa diikuti kurang lebih 40 ribu orang dengan catatan hadiahnya harus dinaikkan. Dengan begitu dunia akan melihat kita,” ungkapnya.
Pramono menilai bahwa Jakarta memiliki kapasitas yang besar untuk menjadi pusat aktivitas olahraga unggulan, baik dari segi kompetisi, rekreasi, maupun industri kreatif pendukungnya. Oleh karena itu, ia menyatakan kesiapannya membuka peluang kolaborasi lebih luas dengan Kemenpora untuk menciptakan ekosistem olahraga yang terintegrasi.
Ke depan, ia ingin agar berbagai fasilitas publik milik Pemprov DKI dapat dimaksimalkan, terutama untuk cabang-cabang olahraga yang diminati generasi muda seperti skateboard, sepatu roda, hingga olahraga urban lainnya. Menurutnya, pemanfaatan fasilitas secara optimal dapat memberikan wadah bagi pembinaan atlet sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam aktivitas olahraga.
“Saya meyakini bahwa kerja sama seperti ini yang akan mengubah wajah Jakarta. Saya mengajak agar fasilitas-fasilitas di Jakarta bisa dimanfaatkan juga untuk olahraga seperti skateboard, sepatu roda, dan yang lainnya,” tambah Pramono.
Usai menyampaikan keynote speech, Gubernur Pramono bersama Menpora Erick meninjau area pameran industri olahraga yang menjadi salah satu agenda utama ISS 2025. Mereka melihat langsung inovasi serta berbagai produk yang dipamerkan oleh pelaku industri olahraga nasional.
Indonesia Sport Summit 2025 merupakan forum kolaboratif yang diinisiasi Kemenpora untuk memperkuat arah pembangunan industri olahraga, memperluas jejaring kerja sama, dan meningkatkan kontribusi sektor olahraga terhadap ekonomi nasional.
Melalui kehadiran berbagai lembaga pemerintah, pelaku industri, komunitas olahraga, serta generasi muda, ISS diharapkan menjadi momentum strategis untuk membawa industri olahraga Indonesia menuju level yang lebih kompetitif dan berdaya saing global.