JAKARTA, INVERSI – Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, mencatatkan pencapaian bersejarah di Australian Open 2026 dengan melaju ke babak kedua setelah menumbangkan petenis unggulan ke 22, Leylah Fernandez.
Kemenangan tersebut diraih Janice melalui dua set langsung pada pertandingan babak pertama yang berlangsung di ANZ Arena, Melbourne Park, Selasa waktu setempat, dan langsung menyedot perhatian dunia tenis internasional.
Dalam laga berdurasi satu jam 43 menit itu, Janice tampil impresif sejak awal pertandingan. Ia berhasil menundukkan petenis asal Kanada yang juga merupakan finalis US Open 2021 tersebut dengan skor 6 2 dan 7 6 melalui tiebreak. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Janice, mengingat Australian Open 2026 merupakan debutnya di undian utama turnamen Grand Slam.
Secara statistik, Janice menunjukkan performa yang solid dan efisien. Berdasarkan data resmi turnamen, ia mencatatkan empat ace dan menghasilkan 17 winner sepanjang pertandingan. Selain itu, Janice mampu memanfaatkan peluang dengan baik dengan mengonversi empat dari tujuh break point yang didapatkannya.
Catatan tersebut menunjukkan ketenangan dan kedewasaan permainan Janice saat menghadapi lawan berperingkat lebih tinggi.
Set pertama dimulai dengan pertarungan ketat. Leylah sempat unggul lebih dahulu setelah merebut gim pembuka yang berlangsung alot. Namun, Janice dengan cepat menyesuaikan ritme permainan dan berhasil menyamakan kedudukan. Petenis Kanada itu kembali memimpin pada gim ketiga, tetapi setelah itu Janice mengambil alih kontrol pertandingan.
Petenis kelahiran Jakarta tersebut memenangi lima gim beruntun untuk menutup set pertama dengan skor meyakinkan 6 2.
Memasuki set kedua, intensitas pertandingan meningkat. Kedua petenis saling berbalas poin dan mempertahankan servis masing masing. Janice sempat unggul 3 1, namun Leylah menunjukkan kualitasnya sebagai petenis unggulan dengan membalikkan keadaan dan memimpin 4 3. Pertandingan kemudian berlangsung semakin ketat hingga skor imbang 6 6, memaksa set kedua ditentukan melalui tiebreak.
Pada fase tiebreak, Janice tampil luar biasa. Ia hanya kehilangan satu poin saat kedudukan 3 1 dan terus menekan hingga akhirnya mengunci kemenangan. Mental bertanding yang kuat menjadi kunci keberhasilan Janice menuntaskan laga tanpa harus bermain di set ketiga, sekaligus memastikan tempat di babak kedua.
Australian Open 2026 menjadi Grand Slam kedua dalam karier profesional Janice Tjen. Sebelumnya, ia tampil di US Open tahun lalu setelah melalui babak kualifikasi untuk mencapai undian utama.
Pada turnamen major perdananya tersebut, Janice juga berhasil melaju ke babak kedua setelah menyingkirkan petenis unggulan ke 24 saat itu, Veronika Kudermetova. Perjalanan Janice kala itu terhenti di babak kedua setelah kalah dari Emma Raducanu.
Kemenangan atas Leylah Fernandez di Australian Open 2026 semakin menegaskan konsistensi Janice saat tampil di turnamen besar. Keberhasilannya menundukkan petenis unggulan dalam dua Grand Slam berbeda menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di level tertinggi dan tidak sekadar menjadi penggembira di undian utama.
Selain berlaga di sektor tunggal, Janice juga dijadwalkan tampil di nomor ganda putri Australian Open 2026. Ia akan berpasangan dengan petenis asal Polandia, Katarzyna Piter. Duet ini tengah berada dalam tren positif setelah meraih gelar WTA 250 Hobart pekan lalu, sebuah hasil yang menambah kepercayaan diri mereka jelang pertandingan di Melbourne.
Prestasi Janice di sektor ganda juga patut diperhitungkan. Pada Oktober tahun lalu, ia bersama Katarzyna Piter sukses menjuarai WTA 250 Guangzhou, yang menjadi gelar ganda WTA pertama dalam kariernya. Tidak lama berselang, Janice kembali naik podium tertinggi pada WTA 250 Chennai ketika berpasangan dengan kompatriotnya, Aldila Sutjiadi.
Dengan pencapaian tersebut, Janice Tjen semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petenis putri Indonesia yang tengah bersinar di level internasional. Kemenangannya atas Leylah Fernandez di Australian Open 2026 bukan hanya menjadi tonggak pribadi, tetapi juga membawa harapan besar bagi perkembangan tenis Indonesia di kancah global.