INVERSI.ID – Kontingen Indonesia tampil impresif pada hari kedua ASEAN Para Games 2025 di Thailand dengan memanen 27 medali emas dari berbagai cabang olahraga. Hasil tersebut mengantarkan Tim Merah Putih menempati posisi kedua klasemen sementara hingga Kamis.
Berdasarkan data perolehan medali di laman resmi ASEAN Para Games 2025 yang dipantau di Jakarta, Indonesia kini mengoleksi total 41 medali emas, 39 perak, dan 28 perunggu. Jumlah emas tersebut melonjak signifikan dibandingkan hari pertama yang mencatatkan 14 emas.
Dominasi Para Atletik dan Para Renang
Cabang para atletik menjadi penyumbang emas terbanyak dengan raihan 16 emas pada hari kedua. Tambahan tersebut melengkapi tiga emas yang diraih pada hari pertama, sehingga total perolehan dari cabang ini mencapai 19 emas.
Penampilan menonjol juga datang dari atlet para atletik Nur Ferry Pradana yang tampil di final nomor 100 meter putra klasifikasi T47. Ia mencatatkan waktu tercepat 11,30 detik meski berlaga dalam kondisi belum sepenuhnya pulih dari cedera bahu.
Sementara itu, cabang para renang kembali menambah pundi-pundi emas. Setelah mengoleksi tujuh emas pada hari pertama, para perenang Indonesia menyumbang tambahan empat emas pada hari kedua sehingga total menjadi 11 emas.
Tambahan Emas dari Balap Sepeda hingga Judo
Cabang para balap sepeda melanjutkan tren positif dengan menambah dua emas, sehingga total raihan menjadi lima emas. Hal serupa dicatatkan cabang power lifting yang menambah dua emas dan kini mengoleksi tiga emas. Salah satu emas diraih oleh Hilman yang tampil sebagai debutan dengan catatan angkatan terbaik 167 kilogram pada percobaan pertama.
Selain itu, cabang para judo dan para fencing mulai menunjukkan daya saing dengan menyumbangkan emas. Para judo meraih dua emas, sementara para fencing menambah satu emas bagi Indonesia.
Klasemen Sementara dan Peluang Emas
Dengan raihan tersebut, Indonesia kokoh di peringkat kedua klasemen sementara, berada di bawah tuan rumah Thailand yang telah mengumpulkan 69 emas, 59 perak, dan 52 perunggu. Indonesia unggul cukup jauh dari Malaysia di posisi ketiga yang mengoleksi 17 emas, 21 perak, dan 31 perunggu.
Peluang Tim Merah Putih untuk mendekati puncak klasemen masih terbuka. Sejumlah cabang olahraga masih berpeluang menyumbangkan emas, termasuk dari para tenis meja, di mana enam atlet Indonesia telah memastikan tiket ke babak final yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (23/1).