JAKARTA, INVERSI – Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC memberikan apresiasi tinggi terhadap kesuksesan penyelenggaraan AFC Futsal Asian Cup 2026 yang digelar di Indonesia. Puncaknya terjadi pada laga final antara Indonesia melawan Iran yang disebut sebagai salah satu final terbaik dalam sejarah futsal Asia, baik dari sisi kualitas pertandingan maupun penyelenggaraan secara keseluruhan.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, mengungkapkan bahwa AFC menilai turnamen ini sukses sejak hari pertama hingga partai puncak. Penilaian tersebut mencakup kesiapan infrastruktur, manajemen pertandingan, serta tingginya antusiasme penonton yang memadati arena sepanjang kompetisi berlangsung.
“AFC mengapresiasi, mereka sampaikan ini final terbaik yang mereka lihat, tidak hanya secara kompetisi, tetapi juga dari awal kejuaraan ini berjalan. Penonton ramai, atmosfernya hidup, dan penyelenggaraannya dinilai sangat baik,” ujar Erick Thohir di Jakarta, Sabtu 7 Februari 2026.
Menurut Erick, pujian tersebut menjadi pengakuan penting bagi Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir konsisten membangun kepercayaan dunia internasional sebagai tuan rumah ajang olahraga berskala besar. Keberhasilan Piala Asia Futsal 2026 dinilai melanjutkan catatan positif Indonesia setelah sukses menggelar berbagai event internasional dengan standar tinggi.
Ia menambahkan bahwa kesuksesan ini tidak hanya berdampak pada citra Indonesia di mata federasi Asia, tetapi juga membuka peluang lebih besar untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah kejuaraan dunia. Salah satu agenda yang mulai dipertimbangkan adalah Piala Dunia Futsal yang direncanakan berlangsung pada 2028.
“Kami dari pemerintah dan dari futsal melihat peluang itu. Siapa tahu Indonesia bisa mencoba mengajukan diri sebagai tuan rumah kejuaraan dunia futsal. Ini menjadi kesempatan yang patut dipertimbangkan,” kata Erick.
Meski demikian, Erick mengakui bahwa peluang tersebut tetap membutuhkan komunikasi intensif dengan FIFA sebagai induk organisasi sepak bola dunia yang juga membawahi futsal. Ia menyebut adanya pertimbangan rotasi kawasan, mengingat Asia baru saja menjadi tuan rumah Piala Dunia Futsal pada edisi sebelumnya.
“Memang ada isu rotasi, karena jika Indonesia mendapatkan 2028 berarti Asia dua kali. Namun, ini masih terbuka untuk dibicarakan dan kita tunggu sikap FIFA ke depan,” lanjutnya.
Pada partai final Piala Asia Futsal 2026, Iran keluar sebagai juara setelah menaklukkan Indonesia melalui adu penalti dengan skor 5–4. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 5–5 hingga babak perpanjangan waktu dalam laga yang berlangsung ketat dan penuh drama. Kemenangan tersebut kembali menegaskan dominasi Iran sebagai salah satu kekuatan utama futsal Asia.
Sementara itu, capaian Indonesia sebagai runner up menjadi prestasi terbaik sepanjang sejarah keikutsertaan tim nasional futsal di ajang Piala Asia. Hasil tersebut dinilai sebagai bukti nyata perkembangan futsal nasional, baik dari sisi kualitas pemain, daya saing tim, maupun dukungan publik yang semakin besar.
Dengan apresiasi dari AFC dan pencapaian tim nasional, Piala Asia Futsal 2026 tidak hanya meninggalkan catatan prestasi, tetapi juga membuka lembaran baru bagi ambisi Indonesia untuk melangkah lebih jauh di panggung futsal dunia.