By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Indonesia Takluk Lewat Adu Penalti, Timnas Futsal Raih Runner Up Piala Asia 2026
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Indonesia Takluk Lewat Adu Penalti, Timnas Futsal Raih Runner Up Piala Asia 2026

Olahraga

Indonesia Takluk Lewat Adu Penalti, Timnas Futsal Raih Runner Up Piala Asia 2026

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
3 Min Read
Timnas Futsal Indonesia Runner-Up AFC Piala Asia 2026. (Foto : Inversi/IP)
Timnas Futsal Indonesia Runner-Up AFC Piala Asia 2026. (Foto : Inversi/IP)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Tim nasional futsal putra Indonesia harus mengakhiri perjuangannya sebagai runner up pada AFC Futsal Asian Cup 2026 setelah kalah dramatis dari Iran melalui adu penalti.

Laga final yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu malam 7 Februari 2026, menyuguhkan pertandingan ketat dan penuh tensi hingga detik terakhir.

Indonesia memulai pertandingan dengan intensitas tinggi, meski sempat tertinggal lebih dulu. Iran membuka keunggulan pada menit keempat melalui Hosein Tayebi yang memaksimalkan umpan Mehdi Karimi.

Namun, respons Indonesia berlangsung cepat. Reza Gunawan menyamakan kedudukan pada menit ketujuh lewat bola rebound setelah kiper Iran, Bagher Mohammadi, gagal menguasai sepakan Dewa Rizki. Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan skuad Merah Putih.

Tidak lama berselang, Indonesia berbalik unggul. Lemparan ke dalam Ahmad Habiebie berhasil dimanfaatkan Israr Megantara yang melewati penjagaan lawan sebelum melepaskan tembakan akurat ke gawang Iran. Israr kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit kesembilan, sekaligus membawa Indonesia unggul 3–1. Gol ini kembali berawal dari skema lemparan Habiebie yang dieksekusi dengan efektif.

Iran sempat mencetak gol pada menit ke-15 melalui Saeid Ahmad, namun dianulir wasit setelah tinjauan video menunjukkan bola telah keluar lapangan sebelum proses serangan. Tekanan Iran berlanjut dan menghasilkan penalti titik kedua pada menit ke-16, tetapi eksekutor Salar Aghapour gagal menaklukkan Habiebie yang tampil gemilang di bawah mistar. Menjelang akhir babak pertama, Iran memperkecil ketertinggalan menjadi 3–2 lewat gol Mehdi Karimi.

Memasuki babak kedua, Iran tampil agresif dan berhasil menyamakan skor 3–3 melalui Saeid Ahmad pada menit ke-23. Indonesia kembali unggul cepat setelah Samuel Eko memanfaatkan kesalahan build up lawan untuk membawa skor menjadi 4–3. Meski demikian, Iran terus menekan dan memaksimalkan skema powerplay. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-37 saat Mehdi Karimi mencetak gol penyeimbang 4–4.

Pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Setelah tanpa gol pada extra time pertama, Israr Megantara kembali mencetak gol pada menit ke-38 melalui situasi tendangan sudut, membawa Indonesia unggul 5–4. Namun, Iran kembali menyamakan skor lewat gol jarak jauh Aghapour dalam situasi powerplay. Skor 5–5 bertahan hingga waktu habis dan laga harus ditentukan melalui adu penalti.

Dalam adu penalti, Indonesia sempat unggul, namun kegagalan Israr Megantara pada penendang keenam menjadi penentu. Hossein Sabzi memastikan kemenangan Iran setelah menaklukkan gawang Indonesia. Hasil ini membuat Indonesia harus puas sebagai runner up, meski penampilan sepanjang turnamen menuai apresiasi.

Baca Juga :

Mahasiswa Internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Bersinar di Festival Handai Indonesia 2025 Jakarta
Ramalan Zodiak Hari Ini (14 Juli 2025): Siap-siap Hadapi Kejutan, Cinta Bersemi, Karier Nanjak, dan Cuan Mengalir Deras!

Pelatih timnas futsal Indonesia menyebut pencapaian ini sebagai bukti perkembangan signifikan futsal nasional.

“Para pemain menunjukkan mental dan kualitas permainan yang luar biasa. Kami kalah lewat detail kecil, tetapi ini menjadi modal penting untuk masa depan,” ujarnya seusai laga.

Meski gagal meraih gelar juara, perjuangan Indonesia di Piala Asia 2026 menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan baru futsal Asia.

You Might Also Like

Klasemen MotoGP 2026 Usai GP Ceko: Bezzecchi Masih Memimpin, Marc Marquez Kian Mengancam
Marc Marquez Tak Terbendung di Brno, Kemenangan Kedua Beruntun Bikin Rival Waspada
Miguel Almiron Jadi Pemain Pertama Kena Aturan Prestianni di Piala Dunia 2026
Langkah Aldila Sutjiadi/Janice Tjen Terhenti di Semifinal Nottingham Open 2026
Alex Marquez Prioritaskan Pemulihan, Absen di Sprint dan Race GP Ceko
TAGGED:AFCFutsalPiala Asia 2026Timnas Futsal Indonesia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ragam Hidangan Imlek Sarat Makna dan Sejarah Budaya
Next Article Deretan pejabat dan pengurus olahraga nasional tampak hadir langsung di tribun, menyaksikan laga krusial FInal Piala Asia 2026. (Foto : NOC Indonesia) AFC Apresiasi Final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia, Pemerintah Bidik Peluang Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Olahraga

Cetak Brace Perdana di Piala Dunia, Cunha Bawa Brasil Makin Percaya Diri

4 days ago
Olahraga

Ronaldinho Dikabarkan Gabung Ravenna FC, Siap Kembali ke Dunia Sepak Bola di Usia 46 Tahun

4 days ago
Olahraga

Siapkan Generasi Emas, Pemerintah Dorong Pembinaan Atlet Sejak Usia 8 Tahun

5 days ago
Olahraga

Herdman Bidik Gelar FIFA ASEAN, Timnas Indonesia Harus Jadi Raja Asia Tenggara

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index