INVERSI.ID – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama sukses mencatatkan hasil membanggakan pada seri keempat Moto3 Spanish Grand Prix 2026 setelah finis di posisi keenam di Circuito de Jerez, Minggu.
Pebalap yang membela Honda Team Asia itu menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 33 menit 29,064 detik. Hasil tersebut terasa spesial karena Veda memulai balapan dari posisi ke-17 sebelum akhirnya mampu merangsek ke barisan depan.
Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu langsung tampil agresif sejak awal lomba. Begitu lampu start padam, Veda berhasil naik tiga posisi dan menutup lap pertama di urutan ke-14.
Memasuki lap kedua, performanya semakin menjanjikan. Veda sukses menembus posisi 10 besar usai melewati tiga pembalap sekaligus. Ia bahkan sempat memberikan tekanan kepada pembalap Malaysia, Hakim Danish, dalam perebutan posisi depan.
Persaingan ketat sempat membuat Veda turun ke posisi ke-11 setelah disalip Mateo Morelli menjelang lap keempat. Namun, pembalap muda Indonesia itu mampu bangkit cepat dan memanfaatkan kemunduran Hakim Danish untuk kembali masuk 10 besar.
Sepanjang balapan, Veda menunjukkan konsistensi luar biasa dengan ritme kompetitif dan manuver agresif yang tetap terukur. Perlahan namun pasti, ia terus memperbaiki posisi hingga akhirnya terlibat dalam perebutan enam besar pada fase akhir balapan.
Finis di posisi keenam menjadi salah satu pencapaian terbaik Veda musim ini. Apalagi, ia mampu bangkit dari posisi старт belakang di salah satu sirkuit paling teknis dan menantang dalam kalender Moto3.
Hasil positif di Jerez juga memperlihatkan perkembangan signifikan Veda Ega dalam musim debutnya di ajang Moto3. Performa tersebut sekaligus menjadi modal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri menghadapi seri-seri berikutnya.
Sementara itu, kemenangan pada Moto3 Spanyol 2026 berhasil diraih pembalap tuan rumah Maximo Quiles yang tampil dominan sejak awal balapan. Posisi kedua ditempati Adrian Fernandez, sedangkan David Munoz melengkapi podium di urutan ketiga.