INVERSI.ID – Pelatih Tim Nasional Indonesia John Herdman mulai memusatkan perhatian pada dua agenda penting yang akan dihadapi skuad Garuda dalam waktu dekat, yakni Piala AFF dan Piala FIFA ASEAN. Kedua turnamen tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam proses membangun kekuatan tim menuju target yang lebih besar di masa depan.
Pernyataan itu disampaikan Herdman setelah menghadiri pertemuan bersama Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat.
“Kita menghadapi turnamen AFF yang akan datang segera. Dan kemudian, seperti yang dijelaskan Pak Thohir, kita menghadapi FIFA ASEAN yang akan datang, yang menurut saya kedua turnamen tersebut sangat menarik bagi kita,” kata Herdman setelah menghadap Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jumat.
Menurut Herdman, dukungan penuh dari pemerintah, federasi, dan masyarakat Indonesia menjadi modal penting untuk membantu Timnas meraih hasil maksimal di berbagai ajang internasional.
Pelatih asal Kanada tersebut menilai Piala AFF akan menjadi kesempatan berharga untuk menguji kemampuan para pemain lokal Indonesia di level kompetisi internasional. Turnamen itu juga akan dimanfaatkan sebagai ajang evaluasi bagi tim pelatih dalam menentukan komposisi skuad terbaik.
Selain itu, Herdman melihat Piala FIFA ASEAN sebagai momentum strategis untuk mengumpulkan kekuatan terbaik yang dimiliki Indonesia demi meraih prestasi tertinggi.
Baginya, turnamen tersebut bukan sekadar kompetisi regional biasa, melainkan kesempatan untuk membuktikan bahwa Timnas Indonesia layak diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Asia Tenggara.
“FIFA ASEAN adalah turnamen yang harus kita menangkan untuk menunjukkan bahwa kita berada di puncak di Asia Tenggara. Dan ini adalah langkah penting yang perlu kita ambil, dan untuk membawa pulang trofi sekarang,” ucapnya.
Di sisi lain, Herdman juga kembali menegaskan target jangka panjang Timnas Indonesia, yakni lolos ke Piala Dunia 2030. Ia mengungkapkan Presiden Prabowo memiliki semangat yang sama dengan jutaan masyarakat Indonesia yang mendambakan skuad Garuda tampil di panggung sepak bola terbesar dunia.
Menurut Herdman, impian tersebut menjadi motivasi utama yang terus mendorong seluruh elemen tim untuk bekerja lebih keras setiap hari.
“Beliau adalah salah satu dari 280 juta orang yang ingin kita lolos ke Piala Dunia tahun 2030. Semua yang kita lakukan, setiap hari kita bangun, kita terobsesi dengan kualifikasi itu, karena itu akan mengubah segalanya di negara kita selamanya,” tutur Herdman.
Pertemuan di Hambalang menjadi momen pertama Herdman bertatap muka langsung dengan Presiden Prabowo sejak menangani Timnas Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Dengan agenda padat yang sudah menanti, Timnas Indonesia kini mulai mematangkan persiapan menghadapi Piala AFF dan Piala FIFA ASEAN. Kedua turnamen tersebut diharapkan menjadi batu loncatan penting untuk meningkatkan kualitas permainan Garuda sekaligus membangun mental juara sebelum memasuki Kualifikasi Piala Dunia 2030.