By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

EkonomiTerkini

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 weeks ago
Share
4 Min Read
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin tidak akan ada lagi pemadaman meski PLN masih membutuhkan 20 juta ton batubara untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.(Foto, Antara/Galih Pradipta)
SHARE

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu pasokan energi yang belakangan ramai diperbincangkan. Meski PT PLN (Persero) masih mengejar pemenuhan sekitar 18 juta hingga 20 juta ton batu bara untuk kebutuhan pembangkit sepanjang 2026, pemerintah menjamin sistem kelistrikan nasional tetap aman dan bebas dari ancaman pemadaman.

Bahlil menegaskan kebutuhan batu bara PLN tahun ini mencapai 154 juta ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 134 juta ton telah diamankan melalui kontrak pasokan yang sudah berjalan.

“Batu bara pun dari total kebutuhan 154 juta ton PLN pada tahun 2026, PLN sudah melakukan kontrak 134 juta ton. Jadi tinggal kurang lebih sekitar 18 juta sampai 20 juta ton yang belum. Jadi overall enggak ada masalah,” kata Bahlil usai rapat bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (18/6).

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab berbagai kekhawatiran publik terkait potensi gangguan pasokan listrik nasional. Saat ditanya mengenai kemungkinan terjadinya pemadaman akibat kebutuhan batu bara yang belum terpenuhi seluruhnya, Bahlil menjawab singkat namun tegas. “Insyaallah enggak,” ujarnya.

Sebagai langkah percepatan dan penguatan pengawasan, pemerintah membentuk tim lintas lembaga yang bertugas memastikan pasokan batu bara untuk PLN berjalan lancar hingga ke pembangkit listrik. Pembentukan tim ini bukan karena adanya kondisi darurat, melainkan strategi taktis untuk mengamankan sisa kebutuhan batu bara dengan spesifikasi yang sesuai kebutuhan pembangkit.

Tim tersebut terdiri dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM, Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta PLN. Pembentukannya juga telah mendapatkan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Dalam rangka memastikan koordinasi, kerja sama, dan kepastian PLN untuk mendapatkan batu bara, kami meminta izin kepada Bapak Presiden dan arahan Bapak Presiden adalah membentuk tim,” ujar Bahlil.

Menurutnya, tim ini akan memastikan batu bara yang telah mendapat penugasan benar-benar sampai ke pembangkit dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan operasional.

“Kita ingin agar tidak ada masalah di teknis. Jangan barang sudah ada, ESDM sudah memberikan penugasan kepada PLN, tapi kalau tidak dieksekusi kan enggak nyampe di power plant,” katanya.

Baca Juga :

Sosok Pegi, Andi hingga Dani: Sang Buronan Pembunuh Vina Cirebon
BI Pangkas Batas Beli Dolar Tanpa Dokumen Jadi 25 Ribu Dolar AS

Selain menjamin kelancaran distribusi, tim juga akan mengawasi transparansi harga batu bara guna menjaga efisiensi biaya operasional PLN. Langkah tersebut dinilai penting agar pasokan energi tetap terjaga tanpa membebani keuangan negara.

Meski secara umum kondisi pasokan dinilai aman, Bahlil mengakui masih ada tantangan pada ketersediaan batu bara kalori menengah sekitar 5.200 kcal/kg yang banyak digunakan pembangkit listrik.

“Memang ada kendala sedikit terhadap batu bara yang medium, kalori yang 5.200. Kita tahu sekarang kalori batu bara kita semakin hari semakin rendah. Nah ini yang lagi kita cari solusinya. Tapi secara yang lainnya enggak ada masalah,” katanya.

Dengan fondasi kontrak pasokan yang telah mencapai 134 juta ton dan penguatan koordinasi melalui tim khusus, pemerintah memastikan ketahanan energi hulu sektor kelistrikan nasional tetap kokoh. Karena itu, masyarakat diminta tidak terpancing kekhawatiran berlebihan terkait isu pasokan batu bara maupun kemungkinan terjadinya pemadaman listrik dalam waktu dekat.

You Might Also Like

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:Bahlil LahadaliaListrik padamMenteri ESDMPLN
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Prilly Latuconsina Siapkan Program Baru FFI 2026 untuk Cetak Sineas Masa Depan
Next Article Dibantai 0-6 dan Kena Dua Kartu Merah, Qatar Ungkap Perbedaan Level Piala Dunia 2026
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

2 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Sempat Tertinggal Dua Gol, Argentina Bangkit! Singkirkan Mesir Menuju Perempat Final Piala Dunia 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index