By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

Kesehatan

Dokter Ungkap Gejala Stroke yang Sering Tak Disadari, Salah Satunya Vertigo Mendadak

Jack
By
Jack
16 hours ago
Share
4 Min Read
Ilustrasi - Seseorang mengalami sakit kepala. (Foto: Pexels)
SHARE

INVERSI.ID – Stroke masih menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat terjadi secara mendadak dan berpotensi menimbulkan dampak serius jika tidak segera ditangani. Menariknya, sejumlah gejala stroke kerap tidak disadari oleh penderitanya sehingga penanganan medis sering kali terlambat dilakukan.

Dokter spesialis saraf subspesialis neurokritikal dan intensif Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. Ramdinal Aviesena Zairinal, Sp.N(K), mengungkapkan bahwa salah satu gejala stroke yang sering tidak dikenali masyarakat adalah vertigo atau sensasi pusing berputar yang muncul secara tiba-tiba.

Menurut dokter yang akrab disapa Sena tersebut, vertigo memang tidak selalu menandakan stroke. Namun, kondisi itu perlu mendapat perhatian khusus, terutama pada seseorang yang memiliki faktor risiko penyakit pembuluh darah.

“Tapi kadang ada gejala yang kadang sulit atau tidak disadari, salah satu yang sering itu vertigo. Bukan berarti setiap yang vertigo itu stroke, tapi salah satu yang kita pikirkan kalau seseorang itu mempunyai faktor risiko lalu mengalami tiba-tiba pusing berputar, bisa saja mengarah ke suatu gejala stroke,” kata dokter yang akrab disapa Sena itu, di Jakarta, Jumat.

Sena menjelaskan bahwa stroke terjadi akibat gangguan pada pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah menuju otak terganggu. Jika seseorang memiliki masalah pada sistem pembuluh darah, risiko mengalami stroke dapat meningkat.

Selain vertigo, gangguan penglihatan juga menjadi salah satu tanda stroke yang sering diabaikan. Kondisi tersebut dapat berupa pandangan kabur, area pandang yang berkurang, hingga kesulitan melihat secara mendadak.

Sayangnya, gejala seperti itu kerap dianggap sebagai kelelahan biasa atau gangguan kesehatan ringan sehingga penderita tidak segera mencari pertolongan medis.

“Itu kadang mungkin orang menganggapnya ‘oh ini pusing biasa, oh ini mungkin kelelahan’, sehingga telat mendapatkan penanganan. Itu salah satu contohnya,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Sena menjelaskan bahwa stroke termasuk penyakit vaskular atau penyakit yang menyerang pembuluh darah. Karakteristik utama penyakit ini adalah muncul secara mendadak tanpa tanda yang jelas sebelumnya.

Baca Juga :

Jokowi Bakal Umumkan Penyelesaian Kasus HAM Berat di Aceh, Tak Akan Ditutup-tutupi
Fakta-fakta Timnas Indonesia dalam FIFA Matchday Lawan Argentina, Mengalami Kekalahan hingga Debut Apik Shayne Pattynama

Karena itu, masyarakat perlu memahami bahwa gejala yang muncul secara tiba-tiba harus menjadi perhatian serius, terutama jika berkaitan dengan fungsi saraf dan anggota tubuh.

Secara internasional, tanda-tanda stroke dikenal melalui metode F-A-S-T (Face, Arm, Speech, Time). Metode ini membantu masyarakat mengenali gejala utama stroke melalui perubahan pada wajah, kelemahan pada lengan, gangguan bicara, serta pentingnya penanganan cepat.

Sementara di Indonesia, kampanye pengenalan stroke dikenal dengan istilah “SeGeRa Ke RS”. Metode ini mencakup beberapa gejala penting, yaitu senyum yang tidak simetris, gerakan anggota tubuh yang mendadak melemah, bicara pelo atau tidak jelas, kebas pada salah satu sisi tubuh, gangguan penglihatan, hingga sakit kepala hebat yang muncul secara tiba-tiba.

Menurut Sena, salah satu gejala yang paling mudah dikenali adalah perubahan pada ekspresi wajah yang terjadi secara mendadak.

“Kalau tiba-tiba satu sisi wajah tidak aktif, kurang begitu terlihat ekspresinya, maka itu menunjukkan juga gejala stroke. Kalau memang itu kejadian terjadi secara mendadak, maka harus segera ke rumah sakit. Jadi itu gejala yang paling sering bisa ditemukan,” ujar dia.

Para ahli mengingatkan bahwa penanganan stroke memiliki prinsip “time is brain” atau setiap menit sangat berharga untuk menyelamatkan fungsi otak. Karena itu, semakin cepat pasien mendapatkan pertolongan medis, semakin besar peluang untuk mengurangi risiko kecacatan maupun komplikasi yang lebih berat.

You Might Also Like

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
IDAI: Polusi Udara Sebabkan 7 Juta Kematian Dini, Anak Jadi Kelompok Paling Rentan
Rupiah Melemah, Harga Obat Bakal Melambung: Ketahanan Kesehatan RI Diuji
Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting
Waspada! Diare Tak Kunjung Sembuh Bisa Jadi Gejala Radang Usus Kronis
TAGGED:Gejala StrokeStroke
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Erick Thohir: Presiden Prabowo Dukung Penuh Naturalisasi untuk Timnas Indonesia
Next Article Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

PLN Masih Cari 20 Juta Ton Batu Bara, Bahlil Jamin Indonesia Tak Akan Mati Lampu

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Kesehatan

Ahli Sebut COVID-19 Masih Ada, Tapi Dampaknya Tak Separah Masa Pandemi

1 month ago
Kesehatan

Warga Mulai Khawatir Hantavirus, DPRD DKI Desak Pemerintah Perkuat Edukasi

1 month ago
Kesehatan

Kemenhut: Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan Terdampak Krisis Iklim

1 month ago
KesehatanTerkini

“Aku Enggak Kuat…”: WA Terakhir dr Myta Bongkar Dugaan Pembiaran Jam Kerja Ekstrem Dokter Magang

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index