By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

EkonomiPildun 2026Terkini

Piala Dunia 2026 Diserbu Judol, Polisi Putar Otak Kejar Bandar

Nicholas
By
Nicholas
23 seconds ago
Share
3 Min Read
(Ilustrasi) Meningkatnya aktivitas taruhan sepak bola selama Piala Dunia 2026 membuat Satgas Anti-Mafia Bola Polri kembali bergerak. Satgas kini fokus membongkar jaringan judi online yang memanfaatkan tingginya animo masyarakat terhadap pertandingan-pertandingan Piala Dunia. (Foto, generateAI/Dede)
SHARE

JAKARTA — Euforia Piala Dunia 2026 tak hanya menghadirkan pesta sepak bola bagi para penggemar. Di balik gegap gempita turnamen empat tahunan itu, aparat penegak hukum kini menghadapi tantangan yang semakin berat akibat maraknya praktik judi online (judol) yang memanfaatkan momentum kompetisi sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Meningkatnya aktivitas taruhan sepak bola selama Piala Dunia membuat Satgas Anti-Mafia Bola Polri kembali bergerak. Tak hanya memburu pelaku di lapangan hijau, satgas kini juga fokus membongkar jaringan judi online yang memanfaatkan tingginya animo masyarakat terhadap pertandingan-pertandingan Piala Dunia.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Satgas Anti-Mafia Bola telah melakukan patroli siber untuk mendeteksi situs-situs judi yang bermunculan selama turnamen berlangsung.

“Satgas Anti-Mafia Bola sudah melakukan kegiatan penyelidikan berupa patroli siber, dan berkoordinasi dengan kewilayahan untuk melakukan penyelidikan terhadap adanya dugaan tindak pidana perjudian bola,” ujar Irjen Isir kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).

Menurut Isir, upaya pemberantasan tidak dilakukan sendirian. Polri menggandeng Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) guna mempercepat pemblokiran situs-situs judi yang terdeteksi beroperasi selama Piala Dunia 2026.

“(Kerja sama) dengan Komdigi untuk memblokir situs-situs judi yang ditemukan,” jelasnya.

Perburuan terhadap jaringan judi online juga diperluas hingga ke aliran transaksi keuangan. Untuk itu, Satgas Anti-Mafia Bola bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna melacak perputaran dana yang diduga terkait aktivitas perjudian.

“Pengembangan juga dilakukan lewat kerja sama dengan PPATK untuk menelusuri aliran dana terkait judi Piala Dunia 2026,” imbuh Isir.

Satgas Anti-Mafia Bola sendiri dibentuk mulai dari tingkat Mabes Polri, polda hingga polres di seluruh Indonesia. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memutuskan mengaktifkan kembali satgas khusus tersebut menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.

Baca Juga :

Taruhan Presiden Prabowo: Program MBG Jadi Penentu Masa Depan Generasi Indonesia
Tips Menjaga Kebersihan saat Menstruasi, Jaga Pola Makan dan Olahraga Teratur

“Terkait dengan masalah judi, beberapa waktu yang lalu kita kan pernah membentuk Satgas Anti-Mafia Bola. Jadi tentunya satgas ini akan kita hidupkan kembali,” kata Sigit di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (10/6).

Kapolri menegaskan pihaknya tidak ingin momentum hiburan masyarakat berubah menjadi ajang pelanggaran hukum. Menurutnya, Piala Dunia seharusnya menjadi sarana mempererat kebersamaan dan semangat sportivitas.

“Jangan sampai nanti terkait dengan masalah hiburan Piala Dunia ini kemudian dimanfaatkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang kemudian untuk melakukan pelanggaran,” tutur Sigit.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menikmati pertandingan secara sehat dan tidak terjebak praktik perjudian.

“Jangan sampai nanti dikotori oleh hal-hal yang kemudian justru malah merusak dari semangat sportivitas itu, antara lain dengan adanya penyelenggaraan masalah judi,” lanjutnya.

Di tengah semakin canggihnya modus judi online, aparat kini dituntut bekerja lebih keras. Perang melawan bandar tak lagi hanya dilakukan di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital yang terus berkembang seiring besarnya antusiasme publik terhadap Piala Dunia 2026.

You Might Also Like

Uzbekistan Bikin Geger, Tapi Kolombia dan Luis Diaz Pamer Kelas Dunia
Gol Menit 95, Ghana Hancurkan Mimpi Panama di Piala Dunia 2026
Drama 35 Tahun Tuntas! Hotel Sultan, Warisan Bisnis Ibnu Sutowo Resmi Dikuasai Negara
Gol Kane Sah, Dunia Heboh! Trik Penalti Kapten Inggris Picu Tuntutan Larangan
CR 7 Mandul Didepan Debutan Afrika! Kongo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
TAGGED:Judi OnlineKapolriKomdigiSatgas Anti-Mafia Bola
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Uzbekistan Bikin Geger, Tapi Kolombia dan Luis Diaz Pamer Kelas Dunia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Perang Reda, BBM Tetap Aman! Jurus Bahlil Ini Tuai Pujian

Harga Minyak Turun, Pertamax Belum? Ekonom Bongkar Alasannya!

SpaceX Melantai di Bursa, Harta Elon Musk Tembus Rp23.120 Triliun

Pertalite Terancam Diserbu Orang Kaya? Ekonom Minta Keran Subsidi Diperketat!

Mitos Boros Tumbang! Kompor Listrik Ternyata Lebih Hemat 75%

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Level Dewa! Hanya Segelintir Pencetak Hattrick di Piala Dunia

24 hours ago
Pildun 2026Terkini

Arnautovic Jadi Pembeda, Austria Selamat dari Kejutan Yordania!

1 day ago
Terkini

Demo di DPR, Monas hingga Kemenkeu, Ribuan Aparat Disiagakan

1 day ago
Terkini

Jakarta Peringkat Kedua Kota dengan Udara Paling Kotor di Dunia, Ini Langkah Pemprov DKI

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index