By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Afrika Selatan Tumbangkan Korea Selatan dan Cetak Sejarah ke Babak Knock Out
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Afrika Selatan Tumbangkan Korea Selatan dan Cetak Sejarah ke Babak Knock Out

Pildun 2026Terkini

Afrika Selatan Tumbangkan Korea Selatan dan Cetak Sejarah ke Babak Knock Out

Nicholas
By
Nicholas
2 hours ago
Share
3 Min Read
Pencetak gol tunggal Afrika Selatan, Thapelo Maseko ke gawang Korsel dalam kemenangan tipis, 1-0 di laga terakhir Grup A, Rabu (24/6/2026) di Stadion BBVA, Guadalupe, Meksiko, disambut rekan-rekan satu tim karena menciptakan sejarah perdana tim Bafana Bafana lolos ke babak knock out. (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

GUADALUPE – Afrika Selatan menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Korea Selatan 1-0 dan memastikan tiket bersejarah ke babak 32 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.

Bermain pada laga terakhir Grup A, Rabu (24/6/2026) di Stadion BBVA, Guadalupe, Meksiko, gol tunggal Thapelo Maseko pada menit ke-63 menjadi pembeda sekaligus mengirim Bafana Bafana finis di posisi kedua grup di belakang juara grup Meksiko. Pada babak 32 besar, Afrika Selatan akan menghadapi tuan rumah bersama Kanada di Los Angeles pada 28 Juni mendatang.

Kemenangan ini terasa istimewa karena Afrika Selatan selalu gagal melewati fase grup dalam tiga penampilan sebelumnya di Piala Dunia, yakni pada 1998, 2002, dan 2010.

Pelatih Afrika Selatan Hugo Broos tak mampu menyembunyikan kebahagiaannya setelah timnya menorehkan sejarah baru. “Ini pengalaman yang luar biasa. Hari ini sangat sulit, tetapi kami memainkan pertandingan yang bagus. Secara taktik kami sangat baik dan membuat Korea Selatan kesulitan menemukan ruang,”* kata Broos.

“Kami mencetak gol, lalu ada 20 menit yang membuat jantung hampir berhenti berdetak. Ini momen bersejarah dan saya sangat bahagia untuk para pemain. Saya sudah bekerja bersama mereka selama lima tahun,” tambah pelatih asal Belgia tersebut.

Korea Selatan sebenarnya tampil dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan peluang lebih dulu. Pada menit kedua, sundulan Kim Min-jae nyaris membawa timnya unggul sebelum disapu dari garis gawang oleh Aubrey Modiba. Tak lama kemudian, Lee Kang-in juga memperoleh peluang, tetapi gagal memanfaatkannya.

Namun, seiring berjalannya pertandingan, Afrika Selatan mulai menemukan ritme permainan. Thalente Mbatha dan Sphephelo Sithole tampil impresif di lini tengah, memenangkan banyak duel dan memutus aliran serangan Korea Selatan.

Momen penentu hadir pada menit ke-63. Tshepang Moremi mengirim umpan terukur kepada Maseko di dalam kotak penalti. Penyerang berusia 22 tahun itu dengan tenang menggeser bola ke kaki kirinya sebelum melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dihentikan kiper Kim Seung-gyu. Gol tersebut menjadi salah satu gol terpenting dalam sejarah sepak bola Afrika Selatan.

Korea Selatan semakin menjadi sorotan karena keputusan mengejutkan pelatih Hong Myung-bo yang mencadangkan kapten sekaligus ikon tim, Son Heung-min, sejak menit awal. Son baru dimainkan pada babak kedua, tetapi gagal mengubah jalannya pertandingan.

Baca Juga :

Anak Muda Kurang Nasionalis, Mendikdasmen Wajibkan Pramuka untuk Tingkatkan Rasa Cinta Tanah Air
Prabowo Tunjuk Nanik S. Deyang Pimpin BGN Untuk Program MBG

Meski masih memiliki peluang lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik dengan koleksi tiga poin, nasib Korea Selatan kini bergantung pada hasil pertandingan grup lain.

Sebaliknya, Afrika Selatan sedang menikmati pesta besar. Setelah kalah pada laga pembuka, mereka bangkit secara perlahan dan konsisten hingga akhirnya menorehkan sejarah. Dari tim yang semula dianggap tidak memiliki peluang, Bafana Bafana kini menjadi salah satu kisah paling mengejutkan di Piala Dunia 2026.

You Might Also Like

Sapu Bersih Grup A! Meksiko Melaju Sempurna untuk Jadi Tuan Rumah di Babak 32 Besar
Bosnia Jaga Asa Tipis Usai Singkirkan Qatar di Seattle
Neymar Kembali! Ancelotti Pastikan Sang Bintang Siap Hadapi Skotlandia
Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global
Kekacauan di Tim Senegal! Bonus Belum Cair, Kontrak Pelatih Bermasalah & Terancam Tersingkir
TAGGED:Afrika SelatanKorselpiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Sapu Bersih Grup A! Meksiko Melaju Sempurna untuk Jadi Tuan Rumah di Babak 32 Besar
Next Article Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Gol Telat Tangiskan Kongo! Kolombia Melaju ke 32 Besar Piala Dunia 2026

1 day ago
Terkini

Swasembada Pangan Tercapai, Prabowo Sebut Produksi Beras dan Jagung Pecahkan Rekor

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Haru Modric di Laga ke-200 Saat Kroasia Beri Kemenangan Spesial

1 day ago
Terkini

Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index