By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

EkonomiTerkini

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Yayat Cipasang
By
Yayat Cipasang
22 seconds ago
Share
3 Min Read
(Ilustrasi) Timah hasil produksi nasional. Keputusan Menteri ESDM Nomor 157.K/KU.01/MEM.S/2026 telah memberikan royalti minerba sebesar Rp457,1 miliar kepada Kabupaten Bangka. Nilai tersebut menjadikan kabupaten tersebut sebagai daerah dengan penerimaan royalti tertinggi di provinsi tersebut. (Foto, dok/PN Timah)
SHARE

BANGKA — Kebijakan pemerintah melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 157.K/KU.01/MEM.S/2026 membawa kabar positif bagi daerah-daerah penghasil tambang mineral dan batu bara. Melalui regulasi yang ditandatangani Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tersebut, porsi penerimaan dari iuran produksi atau royalti minerba pada 2026 lebih banyak dinikmati oleh wilayah yang menjadi sentra aktivitas pertambangan.

Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), manfaat kebijakan itu paling terasa di Kabupaten Bangka. Daerah yang menjadi salah satu pusat produksi timah nasional tersebut ditetapkan sebagai penerima alokasi royalti terbesar di Babel.

Berdasarkan lampiran Keputusan Menteri ESDM Nomor 157.K/KU.01/MEM.S/2026, Kabupaten Bangka memperoleh alokasi iuran produksi atau royalti minerba sebesar Rp457,1 miliar. Nilai tersebut menjadikan Kabupaten Bangka sebagai daerah dengan penerimaan royalti tertinggi di provinsi tersebut.

Setelah Kabupaten Bangka, penerima royalti terbesar berikutnya adalah Kabupaten Bangka Selatan yang mendapatkan alokasi Rp362 miliar. Sementara Kabupaten Bangka Barat memperoleh Rp137 miliar dan Kabupaten Bangka Tengah menerima Rp80,8 miliar.

Sebaliknya, daerah yang aktivitas pertambangannya relatif kecil mendapatkan alokasi yang jauh lebih rendah. Kabupaten Belitung, misalnya, hanya menerima royalti sekitar Rp5,3 juta. Bahkan Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Belitung Timur tidak memperoleh alokasi royalti produksi pada 2026 dan hanya menerima iuran tetap sebagai daerah penghasil minerba.

Secara keseluruhan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperoleh alokasi iuran produksi atau royalti minerba sebesar Rp1,28 triliun. Selain itu, terdapat alokasi iuran tetap sebesar Rp19,3 miliar yang juga akan dibagikan kepada pemerintah daerah sesuai ketentuan yang berlaku.

Provinsi Babel sendiri memperoleh alokasi royalti sebesar Rp243,8 miliar. Namun jika dibandingkan dengan daerah penghasil utama, porsi terbesar tetap mengalir ke kabupaten-kabupaten yang menjadi lokasi produksi timah, terutama Kabupaten Bangka.

Keputusan Menteri ESDM tersebut menjadi dasar perhitungan Dana Bagi Hasil (DBH) minerba tahun 2026 yang akan disalurkan oleh Kementerian Keuangan kepada daerah-daerah penghasil. Kebijakan ini sekaligus menunjukkan bahwa kontribusi daerah terhadap produksi sumber daya alam mendapatkan imbal balik yang lebih besar melalui mekanisme pembagian penerimaan negara dari sektor pertambangan.

Bagi Kabupaten Bangka, alokasi royalti yang mencapai ratusan miliar rupiah menjadi peluang untuk memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah penghasil timah terbesar di Indonesia tersebut.

Baca Juga :

Gubernur Lampung Lepas Kontingen POPNAS/PEPARPENAS!
Kemendikbud Minta Penerima KIP Kuliah yang Ekonomi Mampu Mundur

You Might Also Like

Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh
Inggris Mandek! Tembok Ghana Bongkar PR Besar Three Lions di Piala Dunia 2026
Ronaldo Bangkit! Portugal Dapat Sinyal Kuat Menuju Gelar Dunia
Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat
Bola “Meriam” dan Rahasia Banjir Gol di Piala Dunia 2026
TAGGED:Kabupaten BangkaMenteri ESDMPN TimahTimah
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Mati Lampu Terulang Lagi? Bahlil Semprot PLN: Penyakit Lama Sejak 2019 Belum Sembuh
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index