ATLANTA – Maroko memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebagai runner-up Grup C setelah menundukkan Haiti dengan skor 4-2 dalam laga yang berlangsung di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat, Rabu (24/6/2026). Kemenangan ini membuat Singa Atlas melangkahi Skotlandia dalam perebutan tiket fase gugur dan menemani Brasil yang keluar sebagai juara grup.
Perjuangan Maroko untuk lolos cukup dramatis. Sempat dibuat kesulitan oleh perlawanan Haiti. Bahkan, juara Afrika itu harus dua kali tertinggal sebelum akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjelang turun minum.
Namun kedalaman skuad Maroko menjadi pembeda. Dua pemain pengganti, Soufiane Rahimi dan Gessime Yassine, tampil sebagai pahlawan kemenangan setelah mencetak gol penting pada babak kedua. Tambahan gol tersebut memastikan kemenangan 4-2 sekaligus mengamankan posisi kedua Grup C.
Di pertandingan lain, Brasil menegaskan dominasinya dengan mengalahkan Skotlandia 3-0. Hasil itu membuat Brasil finis sebagai juara grup, sementara Maroko berhak menyegel posisi runner-up. Nasib Skotlandia kini bergantung pada perhitungan klasemen peringkat ketiga terbaik untuk menjaga harapan lolos ke fase gugur.
Kemenangan atas Haiti juga mencatatkan sejarah baru bagi Maroko. Menurut data Opta yang dikutip The Athletic, Maroko kini menjadi negara Afrika dengan jumlah gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia. Singa Atlas telah mengoleksi 26 gol, melampaui rekor sebelumnya milik Nigeria yang mencetak 23 gol.
Selain itu, laga di Atlanta menjadi bukti ketangguhan mental pasukan Maroko. Mereka berhasil meraih kemenangan pertama dalam sejarah Piala Dunia setelah sempat tertinggal lebih dahulu. Fakta tersebut menunjukkan karakter kuat skuad yang terus berkembang sejak keberhasilan mereka menjadi kekuatan utama sepak bola Afrika.
Salah satu pemain yang paling menonjol adalah Achraf Hakimi, yang mencatatkan satu gol dan satu assist. Penampilan impresif bek kanan tersebut membantu Maroko membalikkan keadaan saat pertandingan berjalan sengit.
Sementara itu, Haiti harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Meski tersingkir, tim Karibia itu tetap meninggalkan catatan positif. Dua gol yang mereka cetak pada pertandingan ini menyamai total gol Haiti sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia sebelum turnamen kali ini. Haiti juga mencatat gol babak pertama pertama mereka dalam sejarah Piala Dunia.
Bagi Maroko, kemenangan di Atlanta menjadi tiket emas menuju fase gugur. Dengan performa yang terus meningkat sepanjang fase grup, Singa Atlas kini menjadi salah satu wakil Afrika yang patut diperhitungkan di babak 32 besar, sementara Skotlandia harus menunggu nasib dengan harap-harap cemas.