By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Swiss Paksa Kanada Terusir dari Rumah Sendiri di 32 Besar
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Swiss Paksa Kanada Terusir dari Rumah Sendiri di 32 Besar

Pildun 2026Terkini

Swiss Paksa Kanada Terusir dari Rumah Sendiri di 32 Besar

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
13 seconds ago
Share
Pemain Swiss, Johan Manzambi menjadi salah satu aktor saat mengalahkan Kanada, 2-1 dalam laga penentuan Grup B di BC Place, Vancouver, Rabu (24/6/2026) yang membuat Kanada angkat kaki sebagai tuan rumah di babak knock out. (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

VANCOUVER – Impian Kanada untuk terus bermain di kandang sendiri pada fase gugur Piala Dunia 2026 harus pupus setelah dikalahkan Swiss 1-2 dalam laga penentuan Grup B di BC Place, Vancouver, Rabu (24/6/2026). Kekalahan tersebut membuat Swiss merebut posisi puncak klasemen sekaligus memaksa Kanada meninggalkan keuntungan sebagai tuan rumah pada babak 32 besar.

Laga penutup grup yang berlangsung sengit dimenangkan tim asuhan Murat Yakin berkat dua gol cepat pada awal babak kedua. Padahal sebelum laga, pelatih Kanada Jesse Marsch sengaja menggunakan kapten tim Alphonso Davies sebagai “umpan” psikologis untuk membingungkan lawan. Sehari sebelum pertandingan, Marsch memastikan bintang Bayern Munich itu akan tampil untuk pertama kalinya di turnamen ini. Namun kenyataannya Davies tidak dimainkan sama sekali.

“Alphonso belum siap, jadi saya sedikit menggunakannya sebagai umpan. Saya ingin Swiss memikirkan hal itu,” kata Marsch seusai pertandingan dikutip dari The Guardian.

Strategi tersebut ternyata tidak memengaruhi Swiss. Murat Yakin menegaskan timnya hanya fokus pada apa yang terjadi di lapangan. “Saat ini kami hanya bereaksi terhadap apa yang terjadi di lapangan. Kami bermain sebagai tim dan pantas berada di posisi sekarang,” ujar Yakin.

Setelah babak pertama berlangsung ketat, Swiss langsung menghukum Kanada hanya 40 detik setelah jeda. Kombinasi dua pemain yang dipercaya Yakin sejak awal pertandingan menghasilkan gol pembuka. Johan Manzambi mengirim umpan silang dari sisi kiri yang disambut Ruben Vargas di tiang jauh untuk membawa Swiss unggul 1-0.

Petaka Kanada berlanjut pada menit ke-57. Kesalahan beruntun lini belakang membuat bola jatuh ke kaki Breel Embolo, yang kemudian memberikan umpan kepada Manzambi untuk mencetak gol kedua Swiss.

Tertinggal dua gol membuat Kanada meningkatkan tekanan. Harapan kembali muncul ketika supersub Promise David mencetak gol pada menit ke-76. Pemain yang sebelumnya berjanji akan mencetak gol Piala Dunia di Vancouver itu sukses menepati ucapannya dengan menyambar umpan matang Nathan Saliba.

Gol tersebut sempat membangkitkan atmosfer BC Place, bahkan Perdana Menteri Kanada Mark Carney yang hadir di stadion ikut merayakannya. Namun waktu yang tersisa tidak cukup bagi Les Rouges untuk menyamakan kedudukan.

Kekalahan ini membuat Swiss finis sebagai juara Grup B dengan tujuh poin. Kanada tetap lolos sebagai runner-up dengan empat poin, tetapi harus meninggalkan Vancouver dan terbang ke Los Angeles untuk menghadapi Afrika Selatan pada babak 32 besar.

Baca Juga :

Prestasi Gila! Siswa SMAN 1 & 2 Manokwari Jebol Kampus Keren Lewat SNBP
Dari POPKOT 2025, Lahir Generasi Atlet Muda Bermental Baja

“Kami ingin tetap berada di Vancouver, tetapi kami masih memiliki peluang besar untuk terus menggetarkan negara ini, meskipun dari Los Angeles,” kata Marsch.

You Might Also Like

Bangkit Dua Kali, Maroko Nyaman ke 32 Besar
Polisi Bongkar Fakta Penangkapan Tersangka Penyekapan YTR yang Sempat Viral
Persaingan Makin Panas, Vinicius, Mbappe dan Haaland Kejar Messi
Neymar Menangis Haru Saat Kembali Bela Brasil di Piala Dunia 2026
Afsel Tumbangkan Korsel untuk Cetak Sejarah ke Babak Knock Out
TAGGED:Kanadapiala dunia 2026Swiss
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Bangkit Dua Kali, Maroko Nyaman ke 32 Besar
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Dulu Numpang Listrik Saudara, Kini Rumah Markamah Terang Berkat Bantuan Gratis Bahlil

Hadapi Ancaman El Nino, Pemerintah Klaim Cadangan Beras Indonesia Aman Hingga Tahun Depan

Royalti Jumbo dari Timah, Bangka Belitung Kebagian Rp 425 Miliar Atas Kontribusi Untuk Negara

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Sapu Bersih Grup A! Meksiko Melaju Sempurna untuk Jadi Tuan Rumah di 32 Besar

10 hours ago
Pildun 2026Terkini

Bosnia Jaga Asa Tipis Usai Singkirkan Qatar di Seattle

10 hours ago
Pildun 2026

Neymar Kembali! Ancelotti Pastikan Sang Bintang Siap Hadapi Skotlandia

22 hours ago
Internasional

Dmitry Peskov Sebut Nuklir Satu-satunya Faktor yang Menahan Perang Global

22 hours ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index