VANCOUVER – Belgia akhirnya menunjukkan kelasnya di Piala Dunia 2026. Setelah tampil kurang meyakinkan pada dua laga pertama, Setan Merah bangkit dengan kemenangan telak 5-1 atas Selandia Baru pada laga terakhir Grup G di Stadion BC Place, Vancouver, Jumat (26/6/2026), sekaligus memastikan tiket ke babak 32 besar sebagai juara grup.
Bintang kemenangan Belgia adalah Leandro Trossard yang mencetak dua gol. Tiga gol lainnya disumbangkan Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, dan Alexis Saelemaekers. Sementara satu-satunya gol Selandia Baru dicetak Elijah Just.
Hasil ini mengangkat Belgia ke puncak Grup G setelah sebelumnya hanya bermain imbang 1-1 melawan Mesir dan 0-0 kontra Iran. Pada pertandingan lain yang berlangsung bersamaan di Seattle, Mesir bermain imbang 1-1 melawan Iran sehingga Belgia finis sebagai pemuncak klasemen.
Trossard membuka keunggulan Belgia pada menit ke-28 melalui kemelut di depan gawang setelah sepak pojok. Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada awal babak kedua ketika memanfaatkan bola pantul yang melewati kiper Max Crocombe.
Keunggulan Belgia semakin kokoh pada menit ke-67. Kevin De Bruyne melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di sudut bawah gawang. Sang kapten merayakan gol spektakuler itu dengan membentuk simbol hati menggunakan kedua tangannya untuk para pendukung yang memenuhi stadion.
Selandia Baru sempat memperkecil ketertinggalan melalui tendangan voli Elijah Just pada menit ke-84 setelah memanfaatkan bola muntah dari kiper Thibaut Courtois. Namun harapan mereka langsung sirna dua menit kemudian ketika Romelu Lukaku, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol lewat sundulan pada sentuhan pertamanya di laga tersebut.
Belgia menutup pesta gol pada masa injury time melalui Alexis Saelemaekers, memastikan kemenangan telak 5-1.
Pelatih Selandia Baru Darren Bazeley tetap memberikan apresiasi kepada anak asuhnya meski gagal lolos. “Hasil ini memang menyakitkan. Saya bangga dengan performa dan kerja keras para pemain. Kami menghadapi tim yang sangat bagus sepanjang pertandingan,” ujar Bazeley.
Ia menambahkan pengalaman di Piala Dunia kali ini akan menjadi bekal berharga bagi timnya. “Pengalaman ini akan membuat kami menjadi lebih baik. Turnamen berikutnya kami akan jauh lebih matang. Saat ini memang terasa menyakitkan karena kami datang dengan target lolos dari fase grup, tetapi kami gagal mewujudkannya.”
Kemenangan besar ini sekaligus menghapus keraguan terhadap Belgia setelah dua laga awal yang mengecewakan. Pada babak 32 besar, Belgia dijadwalkan menghadapi salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Jika kembali menang, mereka berpeluang bertemu pemenang laga Amerika Serikat melawan Bosnia-Herzegovina di babak 16 besar.