By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH

EkonomiTerkini

Kontrak Batu Bara 134 Juta Ton Sudah Aman, Kok PLN Malah Kekurangan? Bahlil Gandeng APH

Nicholas
By
Nicholas
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di depan Rapat Kerja Bersama Komisi XII DPR mengungkapkan kejanggalan pengelolaan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) yang dilaporkan menipis lebih cepat dari jadwal. (Foto, dok/Kementerian ESDM)
SHARE

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mempertanyakan kejanggalan pengelolaan pasokan batu bara untuk PT PLN (Persero) setelah stok pembangkit dilaporkan menipis bahkan sebelum memasuki semester II 2026.

Keheranan itu muncul lantaran pemerintah mengklaim telah mengamankan sebagian besar kebutuhan batu bara PLN melalui skema penugasan dan kontrak jangka panjang.

Dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Bahlil menjelaskan kebutuhan batu bara PLN sepanjang 2026 mencapai 154 juta metrik ton. Dari jumlah tersebut, pemerintah telah memberikan penugasan kepada perusahaan tambang hingga sekitar 190 juta ton, sementara kontrak yang sudah diteken mencapai 134 juta ton. Artinya, kebutuhan yang belum terkontrak tinggal sekitar 20 juta ton.

“Artinya, dari total kebutuhan PLN 154 juta ton, yang sudah dikontrak 134 juta ton. Berarti tinggal kurang sekitar 20 juta ton yang belum dikontrakkan,” ujar Bahlil.

Dengan kondisi tersebut, Bahlil mengaku heran mengapa pasokan batu bara di sejumlah pembangkit justru dilaporkan mengalami tekanan lebih cepat dari perkiraan.

Ia menegaskan persoalan ini bukan semata-mata menyangkut ketersediaan batu bara nasional, melainkan perlu ditelusuri hingga ke tata kelola pengadaan dan distribusi di internal PLN.

“Batu bara tidak langka. Yang harus kita lihat adalah bagaimana manajemen logistiknya,” tegasnya.

Sebagai langkah perbaikan, Kementerian ESDM membentuk tim pengawasan pengadaan batu bara yang melibatkan PLN, Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba), serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Menurut Bahlil, pembentukan tim tersebut bertujuan memastikan seluruh proses pengadaan berjalan transparan sekaligus menutup celah penyimpangan dalam rantai pasok energi primer.

Baca Juga :

Fenomena Hipdut di Indonesia, Musik Jalanan yang Mendunia
Ratusan Pelajar Ramaikan Kejurkot Pencak Silat Kota Yogyakarta 2026

“Ini agar tidak ada dusta di antara kita. Sudah capek ngomong sana lain, ngomong sini lain, tulis lain, baca lain, bikin lain,” kata Bahlil.

Ia juga menyampaikan akan menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) apabila dalam proses evaluasi ditemukan indikasi pelanggaran atau penyimpangan dalam tata kelola pengadaan batu bara.

Di sisi lain, Bahlil mengakui PLN menghadapi tantangan memperoleh batu bara berkalori menengah karena harga jual kepada PLN masih mengacu pada skema Domestic Market Obligation (DMO) yang lebih rendah dibanding harga pasar. Kondisi tersebut membuat pasokan batu bara dengan spesifikasi yang dibutuhkan pembangkit menjadi lebih terbatas.

Langkah audit menyeluruh ini diharapkan mampu mengurai persoalan dari hulu hingga hilir sehingga pasokan energi primer bagi pembangkit listrik tetap terjaga dan pelayanan listrik kepada masyarakat tidak kembali terganggu.

You Might Also Like

Usai Mitchel Baker, Kini Luke Vickery Resmi Gabung Timnas Indonesia
ASN Disorot DPR! PR Besar Kementerian PANRB Tingkatkan Kinerja Birokrasi
Listrik Warga Jadi Prioritas! Revisi RKAB Batu Bara Utamakan Pasokan PLN
Urusan Batu Bara Murni Bisnis PLN, Kenapa Oposisi Sibuk Serang Menteri ESDM?
Pecah Telur! Blok Masela Resmi Dimulai, Proyek Raksasa Gas Akhirnya Bergerak
TAGGED:Bahlil LahadaliaBatu baraMenteri ESDMPLN
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Indonesia Kejar Posisi Teratas GMTI 2026, Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Halal
Next Article Duel Tim Medioker Berakhir Tragis! Pantai Gading Pulangkan Curacao
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bahlil Selamatkan Harga Sawit, Petani Bisa Lega!

Gaikindo Ketok Palu! B50 Dipastikan Aman, Mesin Diesel Tak Perlu Khawatir

BBM Nelayan Rp15 Ribu Disahkan! Jurus Bahlil Lindungi Dompet Tanpa Sentuh APBN

Jakarta Darurat Judol. Ribuan Warga Pilih Jalan Spekulasi demi Bertahan Hidup

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Hendri Satrio Buka Suara soal Teddy Nyetir Mobil Golf saat Dampingi Prabowo dan Modi

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Selangkah Lagi ke Final, Inggris Hancur di Menit Akhir! Argentina Bangkit Lewat Messi

7 hours ago
Pildun 2026Terkini

Kecerdikan Spanyol Bungkam Mbappe dkk, Tiket Final Piala Dunia di Tangan

1 day ago
TerkiniTravel

LRT Velodrome–Manggarai Segera Beroperasi, Siapkah Manggarai Tampung Lonjakan Komuter ?

2 days ago
Dukungan terhadap dunia pendidikan tidak hanya diwujudkan melaluiPT Timah penyediaan sarana belajar, tetapi juga dengan membantu memenuhi kebutuhan dasar yang menunjang aktivitas sekolah. Salah satunya melalui bantuan pembangunan sumur bor bagi SMP Negeri 3 Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, yang diberikan PT TIMAH (Persero) Tbk. (Foto: Ilustrasi/Generated AI)
Terkini

PT Timah Bantu Bangun Sumur Bor, SMPN 3 Simpang Katis Segera Nikmati Akses Air Bersih

2 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index