By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Dari Cibaliung ke Harvard: Kisah Menginspirasi Muhamad Yani, Anak Penjual Nasi Goreng yang Tembus Kampus Dunia
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dari Cibaliung ke Harvard: Kisah Menginspirasi Muhamad Yani, Anak Penjual Nasi Goreng yang Tembus Kampus Dunia

Terkini

Dari Cibaliung ke Harvard: Kisah Menginspirasi Muhamad Yani, Anak Penjual Nasi Goreng yang Tembus Kampus Dunia

Jack
By
Jack
1 year ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Siapa sangka, dari warung nasi goreng pinggir jalan di Alun-Alun Sukajadi, Cibaliung, lahir seorang pemuda yang kini resmi diterima di salah satu kampus terbaik dunia Harvard University.

Contents
Awal Mula Perjuangan: Dari Agribisnis ke Dunia PendidikanInovasi dan Prestasi Internasional: Teh Lokal yang MenduniaBersiap ke Harvard dan Program Pertukaran Asia TenggaraMembawa Mimpi Ribuan Anak Desa ke Panggung Dunia

Ia adalah Muhamad Yani, pemuda asal Pandeglang, Banten, yang berhasil lolos ke Harvard Graduate School of Education untuk program Human Development and Education, sebagaimana diumumkan pada 7 Maret 2025 lalu.

Perjalanan Yani bukanlah cerita instan. Ia lahir dari keluarga yang hidup sederhana. Sang ibu hanya lulusan sekolah dasar, sementara ayahnya bahkan tak pernah mencicipi bangku sekolah. Kakaknya harus rela berhenti kuliah di semester empat demi membantu Yani agar tetap bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas.

Kondisi ekonomi yang serba terbatas tak menyurutkan semangatnya. Bahkan, Yani pernah tidur di jalan selama 10 hari karena tidak mampu membayar biaya kontrakan semasa kuliah di Bali. Namun dari keterbatasan itu, tekad Yani justru semakin menguat, pendidikan bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi untuk membuka jalan bagi ribuan anak muda dari desa-desa terpencil di Indonesia.

Awal Mula Perjuangan: Dari Agribisnis ke Dunia Pendidikan

Yani mengawali kuliahnya di Universitas Udayana, Bali, jurusan Agribisnis. Namun di semester empat, ia menemukan panggilan hati di bidang pendidikan dan pengembangan pemuda. Pada 2022, Yani mendirikan Leuweung Hub Foundation, sebuah gerakan pendidikan non-formal yang telah membantu lebih dari 287 pelajar desa mendapatkan beasiswa kuliah, baik di dalam maupun luar negeri.

Melalui program Duta Inisiatif Indonesia, Yani menggerakkan lebih dari 41.000 anak muda di 34 provinsi untuk terlibat dalam isu pendidikan, pembangunan desa, dan keberlanjutan. Gerakan ini menjadi bukti bahwa perubahan bisa dimulai dari desa asal ada yang mau memulai.

Inovasi dan Prestasi Internasional: Teh Lokal yang Mendunia

Tak hanya bergerak di bidang pendidikan, Yani juga mengukir prestasi internasional. Lewat inovasi produk herbal Ecobestea, ia meraih medali perak dalam ajang inovasi internasional di Kroasia pada 2022. Produk teh berbahan tanaman lokal itu dikembangkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan fungsi kognitif secara alami.

Karya ini bukan hanya mengangkat potensi lokal, tapi juga membawa nama Indonesia ke pentas global sebagai negara kaya inovasi berbasis alam.

Bersiap ke Harvard dan Program Pertukaran Asia Tenggara

Sebelum memulai studi di Harvard pada Juni 2025, Yani akan mengikuti program prestisius YSEALI Academic Fellowship Program yang diselenggarakan oleh Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Program ini berlangsung di Northern Arizona University dari 17 April hingga 22 Mei 2025 dan mempertemukannya dengan pemuda terpilih se-Asia Tenggara.

Baca Juga :

Wajib Dihindari! Ini 8 Cara Mengurangi Hasrat Makan Gula Berlebihan
Distribusi MBG Lima Hari, Siswa Terima Menu Segar dan Bergizi Setiap Pekan

Lewat program ini, Yani akan memperdalam isu-isu sosial dan mengembangkan proyek berbasis komunitas yang dapat diimplementasikan saat kembali ke Indonesia.

Membawa Mimpi Ribuan Anak Desa ke Panggung Dunia

Muhamad Yani kini menjadi putra pertama dari Kabupaten Pandeglang yang diterima di Harvard. Misinya jelas, membangun ekosistem pendidikan yang adil dan inklusif, agar anak-anak dari desa-desa pelosok tak lagi merasa mimpi mereka terlalu tinggi.

“Setiap anak di Cibaliung harus bisa bermimpi tanpa batas. Saya ingin membuktikan bahwa garis takdir bisa diubah, bahwa anak desa pun bisa berdiri di panggung dunia,” ujar Yani dengan penuh haru.

Kisah Yani menjadi pengingat bahwa pendidikan bukan sekadar soal kecerdasan, tapi juga keberanian untuk bertahan, bermimpi, dan berbagi.***

You Might Also Like

Indonesia Makin Terang! Program Listrik Desa Tembus 92,5 Persen
Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus
Harga BBM Subsidi Tetap. Pemerintah Tahan Pertalite dan Solar Meski Gejolak Energi Global Berlanjut
Jutaan Jemaah Padati Masjidil Haram untuk Tawaf Wada Sebelum Tinggalkan Makkah
Negosiasi Memanas, Trump Ajukan Draf Perdamaian Baru untuk Iran
TAGGED:Harvard University
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Lulus Tanpa Ujian, Tantangan Baru Menanti! Ini Tips Buat Lulusan SPAN-PTKIN 2025
Next Article 110 Siswa Lolos SNBP, SMA Negeri 1 Singaraja Catat Tahun Emas
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

16 QR Code dalam 1 Truk! Modus Helikopter Pencurian BBM Subsidi Jepara Bikin Geram

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Foto : Bahlil Lahadalia (Sumber : https://esdm.go.id/id)
Terkini

Bahlil Lahadalia Bangga Terhadap Lagu Satir Netizen Medsos

5 days ago
Terkini

Disambut Upacara Militer, Prabowo Pulang ke Jakarta Usai Lawatan di Prancis

5 days ago
EkonomiTerkini

Buru Penjarah Alam! ESDM Kejar 7 Tambang Ilegal Rp857 Miliar

5 days ago
Terkini

Arus Kendaraan di Tol MBZ Tembus 48 Ribu Saat Long Weekend Idul Adha

7 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index