INVERSI.ID – Sebanyak 261 pebasket pelajar dari berbagai wilayah Indonesia mengikuti gelaran Developmental Basketball League (DBL) Camp 2025 yang berlangsung di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, mulai Senin (29/4/2025).
Chief Executive Officer (CEO) DBL Indonesia, Azrul Ananda, menyampaikan bahwa program ini telah berlangsung sejak 2008 dan menjadi bagian penting dari proses pengembangan talenta muda dalam dunia bola basket Tanah Air.
“DBL Camp sudah berjalan selama 17 tahun. Ini merupakan ajang pelatihan intensif bagi para pemain muda terbaik dari berbagai daerah,” ujar Azrul dalam sambutan pembukaan acara.
Jumlah peserta tahun ini terdiri dari 131 atlet putra dan 130 atlet putri tingkat SMA atau sederajat. Mereka terpilih melalui jalur kompetisi yang tersebar di 31 kota dari 23 provinsi, termasuk Jawa Timur, Jawa Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, hingga Bengkulu.
Selama enam hari pelatihan, mulai 29 April hingga 4 Mei 2025, para peserta akan ditempa oleh 54 pelatih berpengalaman untuk meningkatkan kemampuan fisik, teknik individu, serta strategi permainan.
Azrul menegaskan bahwa DBL terus berinovasi dalam memberikan akses lebih luas kepada calon peserta, bahkan dari kota-kota yang belum memiliki liga DBL. Hal ini dilakukan dengan memanfaatkan sistem pendaftaran alternatif agar semua talenta muda di Indonesia memiliki kesempatan yang setara.
“Kalau ada kota atau sekolah yang belum ikut liga DBL, kami tetap cari cara agar mereka bisa tetap ikut camp. Kami ingin sebanyak mungkin anak Indonesia punya akses,” kata Azrul yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Perbasi Bidang Kompetisi dan Pembinaan.
Sebagai puncak dari proses seleksi, pihak penyelenggara akan memilih masing-masing 12 pemain terbaik dari kategori putra dan putri, serta empat pelatih terbaik. Mereka akan tergabung dalam tim DBL Indonesia All-Star yang dijadwalkan bertanding ke Amerika Serikat sebagai bagian dari pengalaman dan pengembangan level internasional.
Pada hari pertama, seluruh peserta langsung menjalani sesi pelatihan dasar seperti variasi dribble dan shooting. Pelatihan dilangsungkan di dua lokasi, yakni GOR GMSB dan Grand Atrium Kota Kasablanka, mulai pagi hingga sore hari.***