INVERSI.ID – Ajang Kopi Good Day DBL Festival 2025 dan DBL Camp 2025 sukses mencuri perhatian warganet. Tagar #DBLFest menjadi trending topic di platform X (sebelumnya Twitter) pada Minggu (4/5). Dua acara ini digelar paralel sejak 29 April hingga 4 Mei 2025 di GOR Soemantri Brodjonegoro dan Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta.
Acara ini menjadi sorotan karena bukan hanya menyajikan pertandingan basket pelajar, tapi juga festival musik, hiburan, dan penguatan ekosistem anak muda.
DBL Camp: Tiket Menuju Amerika untuk Student Athlete Terbaik
Kopi Good Day DBL Camp 2025 menjadi pusat pelatihan basket pelajar terbesar di Indonesia. Diikuti oleh student athlete pilihan dari 31 kota dan 22 provinsi, ajang ini menjadi pintu bagi mereka yang ingin melanjutkan pelatihan ke Amerika Serikat.
Selain itu, DBL Festival 2025 menjadi ruang berkumpul para pencinta basket dari berbagai latar belakang. Acara ini juga membuka peluang kolaborasi antarsektor, dari hiburan, pendidikan, hingga UMKM.
Celebrity Games dan Penampilan Spesial Yura Yunita
Salah satu sorotan utama DBL Festival adalah Celebrity Games, yang menghadirkan sejumlah figur publik untuk bermain basket bersama. Beberapa nama yang tampil antara lain Fattah Syach, Owen, Rachel Basana, Ardit Erwanda, Irfan Ghafur, Pasming Based, hingga impersonator Stepping Curry dan Lebwrong James yang sukses menghibur penonton.
Tak hanya itu, musisi Yura Yunita juga tampil spesial dan bahkan mengumumkan perilisan video musik terbarunya berjudul “Tanda” yang akan rilis pada 9 Mei mendatang.
Pemprov DKI Dukung Anak Muda Lewat DBL
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut hadir dan menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan bakat anak muda lewat kerja sama DBL Indonesia x Pemprov DKI Jakarta.
Program kolaboratif yang diluncurkan meliputi:
Pelatihan digital untuk guru (My Super Teacher)
Pendampingan UMKM pelajar dan sekolah melalui Jakpreneur
Seleksi siswa-siswi Jakarta untuk mengikuti pelatihan basket bersama pelajar dari berbagai daerah
“Program-program ini penting untuk menciptakan ruang bagi anak muda Jakarta agar bisa berkembang tak hanya dalam bidang akademik, tapi juga olahraga dan kewirausahaan,” ujar Pramono.
17 Tahun DBL Camp, 3 Tahun Festival yang Terus Bertumbuh
Tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga untuk DBL Festival dan ke-17 untuk DBL Camp. Semangat menyatukan anak muda lewat basket, musik, dan pendidikan masih menjadi DNA utama dari DBL.
Dengan berbagai inovasi dan dukungan dari banyak pihak, DBL Festival bukan hanya jadi ajang hiburan, tapi juga wadah pembentukan karakter, kolaborasi, dan pengembangan potensi generasi muda Indonesia.***