Halo brother and sister, ada kisah inspiratif nih yang datang dari Artita Lindu Rilawati (19), siswi tangguh dari Yogyakarta yang baru aja ngebuktiin kalau mimpi besar bisa dicapai meski hidup dalam keterbatasan.
Anak semata wayang dari Teluning (41), seorang penjual cireng, ini berhasil masuk Universitas Gadjah Mada (UGM) tanpa tes dan dapet beasiswa penuh. Keren banget, kan?
Perjuangan Ibu, Semangat Anak
Teluning, sang ibu, jadi tulang punggung keluarga sejak suaminya wafat lima tahun lalu. Untuk menyambung hidup, beliau jualan cireng—jajanan khas Sunda dari tepung tapioka dan cuma dapat sekitar Rp900 ribu per bulan.
Tiap hari, ibu tangguh ini bolak-balik Yogyakarta-Purwokerto demi bertahan hidup. Bro dan sis, bayangin perjuangannya! “Almarhum suami pernah pesan supaya saya jaga dan besarkan Artita sepenuh hati. Itu yang saya pegang terus,” cerita Teluning sambil berkaca-kaca.
Artita tumbuh di keluarga besar yang hangat. Sejak kecil udah mandiri, bahkan ibunya baru tahu anaknya daftar UGM pas pengumuman diterima. Wah, kejutan level dewa nih!
Dia diterima di Program Studi Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIPOL) UGM lewat jalur SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi).
Nggak cuma itu, sis ini juga dapet beasiswa UKT 100% dari program Pendidikan Unggul Bersubsidi. Jadi kuliah GRATIS bro!
Prestasi dan Passion Jalan Bareng
Di SMAN 2 Yogyakarta, Artita langganan juara kelas. Mata pelajaran favoritnya? Sejarah Indonesia! Katanya sih belajar sejarah bikin dia lebih ngerti masyarakat dan bangsa ini. Salut!
Untuk belajar, Artita rajin banget. Tiap malam belajar mandiri di ruang tamu, ditemani buku catatan dan soal-soal. Nggak cuma itu, dia juga jago gambar dan lukis, serta aktif nari tradisional. Salah satu momen tak terlupakan? Saat tampil bawain tari Blantek khas Betawi di Museum Benteng Vredeburg.
“Kalau tampil di sekolah kan biasa, tapi ini penontonnya banyak banget. Sempat grogi juga sih,” ceritanya. Masuk UGM nggak bikin Artita berhenti bermimpi. Dia pengen gabung UKM seni di kampus buat terus menyalurkan minatnya di dunia tari. Mantap jiwa!
Buat bro dan sis di luar sana, Artita punya pesan penting: “Jangan takut bermimpi. Meski hidup susah, asal usaha dan doa terus, pasti ada jalan.” So, bro and sis, yuk belajar dari semangat Artita. Nggak ada yang mustahil kalau kita terus berjuang!