By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Bukan Sekadar Film, ‘Seribu Bayang Purnama’ Ajak Gen Z Cinta Pertanian
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bukan Sekadar Film, ‘Seribu Bayang Purnama’ Ajak Gen Z Cinta Pertanian

Film

Bukan Sekadar Film, ‘Seribu Bayang Purnama’ Ajak Gen Z Cinta Pertanian

Jack
By
Jack
12 months ago
Share
4 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Rumah produksi Baraka Films kembali menghadirkan karya sinema yang menggugah kesadaran sosial lewat film berjudul “Seribu Bayang Purnama”. Film ini menjadi salah satu yang pertama di Indonesia yang secara langsung mengangkat realitas kehidupan petani pedesaan masa kini, yang selama ini kurang mendapatkan perhatian publik—terutama dari generasi muda dan masyarakat perkotaan.

Contents
Kisah Perjuangan Petani Melawan Jerat RentenirAlternatif Pertanian Alami dan Harapan BaruDrama Sosial, Cinta, dan PerjuanganFilm untuk Gerakan Sosial

Disutradarai oleh Yahdi Jamhur, film ini tayang perdana pada 3 Juli 2025 di seluruh jaringan bioskop nasional dan mengangkat konflik sosial-ekonomi yang dihadapi petani kecil dalam mengelola lahan mereka.

Kisah Perjuangan Petani Melawan Jerat Rentenir

Dalam film ini, penonton diajak menyelami kisah para petani yang kesulitan mendapatkan modal pertanian akibat mahalnya pupuk dan pestisida kimia. Keterbatasan ini memaksa mereka berutang pada rentenir dengan bunga tinggi, yang berujung pada lingkaran kemiskinan tanpa akhir.

“Nasib para petani inilah yang menginspirasi saya untuk membuat film ini. Mereka adalah tulang punggung pangan negeri, namun kerap dilupakan,” ujar Yahdi Jamhur dalam konferensi pers gala premiere di Jakarta, Kamis (26/6).

Alternatif Pertanian Alami dan Harapan Baru

Film ini juga menampilkan kisah inspiratif Putro Hari Purnomo, tokoh utama yang memilih meninggalkan kehidupan kota demi kembali ke desa untuk memperjuangkan metode pertanian alami. Metode ini diangkat dari kisah nyata seorang petani muda di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memelopori sistem “Tani Nusantara” cara bertani tanpa pupuk kimia dan pestisida pabrikan, namun tetap produktif dan ramah lingkungan.

Joao Mota, produser eksekutif sekaligus pegiat pertanian alami, menjadi sosok penting di balik penggarapan film ini. Menurutnya, dengan metode alami ini, biaya pertanian bisa ditekan hingga 80 persen dan petani tak perlu lagi bergantung pada utang atau bahan kimia berbahaya.

Drama Sosial, Cinta, dan Perjuangan

Tak hanya menyoroti isu pertanian, “Seribu Bayang Purnama” juga memadukan unsur drama sosial dan kisah cinta yang kompleks, menggambarkan konflik antara pejuang tani alami dan para juragan pupuk kimia. Konflik ini menjadikan film ini tak sekadar dokumentatif, tetapi juga memiliki nilai sinematik yang kuat.

Skenario ditulis oleh Swastika Nohara, penulis yang pernah menyabet dua Piala Maya dan nominasi Penulis Skenario Terbaik FFI 2014. Lokasi syuting film dilakukan di sebuah desa di Yogyakarta, menampilkan lanskap pedesaan yang autentik dan menyentuh secara visual.

Film untuk Gerakan Sosial

Lebih dari sekadar hiburan, film ini juga menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan petani Indonesia. Seluruh keuntungan dari penjualan tiket akan didedikasikan untuk program sosial bagi petani.

Baca Juga :

Belum Pulih dar Bencana, Aksi Desak Status Darurat Aceh Utara Berakhir Ketegangan
Diduga Ada Orang Ketiga, Ari Wibowo Gugat Cerai Inge Anugrah Karena Instruktur Senam?

“Bertani bukan keterpaksaan, tapi bisa menjadi pilihan hidup yang bermartabat,” tegas Yahdi.

Ia berharap film ini bisa membuka mata generasi muda tentang pentingnya ketahanan pangan dan menginspirasi lebih banyak anak muda untuk terjun ke dunia pertanian.

“Seribu Bayang Purnama” bukan hanya film, tapi juga suara dari desa untuk kota. Lewat narasi yang kuat dan visual yang menyentuh, film ini menyampaikan pesan penting, ketahanan pangan adalah kunci kedaulatan bangsa.

Film ini layak menjadi tontonan wajib, bukan hanya bagi pencinta film, tapi juga bagi siapa pun yang peduli dengan masa depan pertanian Indonesia.***

You Might Also Like

Prilly Latuconsina Siapkan Program Baru FFI 2026 untuk Cetak Sineas Masa Depan
Film Tanah Runtuh Siap Tayang, Sajikan Perjuangan Bertahan Hidup di Tengah Konflik Poso
Ario Bayu Ungkap Alasan Morgan Oey dan Nirina Zubir Dipilih Jadi Duta FFI 2026
Jakarta Gandeng Netflix, Siap Wujudkan Ambisi Jadi Kota Sinema Asia Tenggara
Gandeng Bayu Skak, Sinemart Garap Animasi Unik Berlatar Madura
TAGGED:Film BaruFilm BioskopSeribu Bayang Purnama
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Lirik Lagu ‘Malapetaka’ Single Baru Juicy Luic yang Langsung Bikin Baper Gen Z
Next Article Zodiak Update Hari Ini Zodiak Hari Ini: Siapa yang Lagi Stalk Kamu Diam-diam?
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alarm Baru Ekonomi! 55 Ribu Buruh Terancam PHK, Pemerintah Diminta Bergerak Cepat

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Film

Woody hingga Buzz Sambut Pengunjung, Toy Story 5 Ramaikan Cinema XXI

1 week ago
Film

Badut Gendong Perluas Semesta Qodrat, Hadirkan Teror Baru yang Lebih Gelap

4 weeks ago
Film

‘Nobody Loves Kay’ Bukan Sekadar Film E-sports, Ini Cerita Tentang Ambisi dan Mental Anak Muda

4 weeks ago
Film

Desta Mahendra Tulis Lagu “Ndokasin” untuk Film Warkop DKI: Viralin Dong!

1 month ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index