By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Siswa SMAN 21 Makassar Ciptakan Biodiesel dari Buah Simpalak, Inovasi Ramah Lingkungan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Siswa SMAN 21 Makassar Ciptakan Biodiesel dari Buah Simpalak, Inovasi Ramah Lingkungan

Terkini

Siswa SMAN 21 Makassar Ciptakan Biodiesel dari Buah Simpalak, Inovasi Ramah Lingkungan

Jack
By
Jack
10 months ago
Share
6 Min Read
SHARE

INVERSI.ID – Biodiesel dari buah simpalak berhasil dikembangkan oleh sekelompok siswa SMAN 21 Makassar dalam ajang Toyota Eco Youth (TEY) ke-13. Buah yang biasanya dikenal beracun dan kerap digunakan sebagai pengusir tikus itu, kini disulap menjadi energi alternatif ramah lingkungan. Inovasi ini tidak hanya membuktikan potensi bahan lokal, tetapi juga membuka peluang baru dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Contents
Proses Panjang Mengubah Buah Simpalak Menjadi BiodieselKendala dan Uji Coba Biodiesel SimpalakInspirasi dari Inovasi Energi Terbarukan Anak Muda

Pencapaian para siswa tersebut dalam menciptakan biodiesel dari buah simpalak menjadi bukti bahwa kreativitas anak muda Indonesia mampu memberikan solusi terhadap isu krisis energi dan lingkungan. Di tengah meningkatnya kebutuhan energi serta tantangan perubahan iklim, inovasi ini hadir sebagai secercah harapan yang layak untuk ditindaklanjuti lebih jauh.

Tak hanya itu, eksperimen dalam menghasilkan biodiesel dari buah simpalak memperlihatkan bahwa bahan-bahan lokal yang selama ini dianggap tidak berguna, ternyata menyimpan potensi besar. Dengan sentuhan teknologi dan semangat riset yang tinggi, sesuatu yang sederhana bisa menjadi jawaban untuk masalah global yang kompleks.


Proses Panjang Mengubah Buah Simpalak Menjadi Biodiesel

Proses pembuatan biodiesel dari buah simpalak yang dilakukan oleh tim siswa SMAN 21 Makassar bukanlah perkara mudah. Salah satu anggota tim, Fairuz Zacky Sadewa, menjelaskan tahapan yang harus dilalui untuk mengubah buah beracun ini menjadi energi alternatif. Buah simpalak terlebih dahulu harus dikeringkan, dibelah, lalu diambil bijinya.

Biji simpalak tersebut kemudian kembali dikeringkan, dihaluskan, dan diekstraksi untuk menghasilkan minyak nabati. Namun, perjalanan belum selesai sampai di situ. Minyak yang dihasilkan masih mengandung kadar asam lemak bebas yang cukup tinggi. Agar dapat diproses menjadi biodiesel, kadar asam lemak bebas itu harus diturunkan hingga di bawah 2 persen. Jika tidak, saat proses pencucian, minyak akan mengalami penyabunan yang justru menurunkan kualitas biodiesel.

Setelah melewati tahap reduksi kadar asam lemak, tim melanjutkan ke proses transesterifikasi dan pencucian. Hasil akhirnya adalah biodiesel yang siap digunakan. Dari total 600 kilogram buah simpalak yang dikumpulkan, tim hanya berhasil menghasilkan sekitar 500 mililiter biodiesel. Meskipun jumlahnya sangat kecil, eksperimen ini membuktikan bahwa simpalak memang menyimpan potensi besar untuk menjadi bahan bakar alternatif.

“Kalau kita lihat hasilnya, memang masih sedikit. Tetapi ini langkah awal yang sangat penting untuk membuktikan bahwa simpalak bisa menjadi sumber energi terbarukan,” ungkap Fairuz saat diwawancara di Jakarta, Senin (25/8/2025).


Kendala dan Uji Coba Biodiesel Simpalak

Biodiesel

Meski berhasil menghasilkan biodiesel dari buah simpalak, pemanfaatannya belum bisa langsung diterapkan pada kendaraan bermotor. Menurut Fairuz, biodiesel dari simpalak bersifat korosif. Jika digunakan pada tangki bahan bakar kendaraan tanpa modifikasi, potensi karat pada logam akan sangat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut serta pengembangan mesin khusus agar bahan bakar ini bisa benar-benar digunakan secara massal.

Untuk sementara, tim melakukan uji coba sederhana dengan membandingkan hasil biodiesel simpalak dengan minyak sawit pada sumbu api. Hasilnya cukup mengejutkan. Minyak sawit gagal naik melalui sumbu, sedangkan biodiesel simpalak berhasil naik karena kandungan etanol di dalamnya. Uji coba ini memang sederhana, tetapi cukup menunjukkan potensi besar biodiesel dari simpalak untuk dikembangkan lebih lanjut.

Baca Juga :

Lawan Persib Main di Lapangan Latihan, Teco Sebut Bali United Sudah Terbiasa
Mengenal Reseksi Usus, Lengkap Tujuan dan Efek Sampingnya

Selain itu, sifat korosif yang dimiliki biodiesel simpalak juga memberi tantangan tersendiri. Menurut para ahli, tantangan ini sebenarnya bisa diatasi melalui rekayasa kimia dan teknologi mesin. Jika masalah tersebut dapat terpecahkan, bukan tidak mungkin simpalak menjadi bahan bakar alternatif yang ekonomis, ramah lingkungan, dan berbasis lokal.


Inspirasi dari Inovasi Energi Terbarukan Anak Muda

Keberhasilan menciptakan biodiesel dari buah simpalak oleh siswa SMAN 21 Makassar membuktikan bahwa inovasi energi terbarukan bisa lahir dari generasi muda. Melalui ajang Toyota Eco Youth, mereka menunjukkan bahwa kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan bisa diwujudkan dalam bentuk nyata.

Inovasi ini tidak hanya sekadar eksperimen sains di laboratorium sekolah, tetapi juga membawa pesan penting: energi masa depan bisa berasal dari bahan-bahan lokal yang selama ini diabaikan. Simpalak, yang sebelumnya hanya dikenal sebagai buah beracun pengusir tikus, kini berubah menjadi simbol harapan bagi energi alternatif di masa depan.

Selain memberi inspirasi, inovasi ini juga mengingatkan bahwa isu energi dan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Generasi muda memiliki peran penting dalam menjawab tantangan tersebut. Dengan ide-ide segar, penelitian mendalam, dan dukungan dari berbagai pihak, bukan tidak mungkin simpalak dan bahan lokal lain bisa menjadi bagian dari solusi krisis energi global.

“Lewat kompetisi Toyota Eco Youth, kami belajar bahwa inovasi itu tidak selalu harus besar. Hal kecil pun bisa jadi langkah awal untuk perubahan besar,” ujar Fairuz menutup wawancaranya.

Eksperimen pembuatan biodiesel dari buah simpalak oleh siswa SMAN 21 Makassar adalah contoh nyata bagaimana generasi muda bisa menghadirkan solusi kreatif untuk masalah global. Meski hasil yang diperoleh masih terbatas, potensi simpalak sebagai sumber energi terbarukan terbukti nyata.

Dengan dukungan riset lanjutan, pengembangan teknologi, serta keterlibatan pemerintah dan industri, simpalak bisa menjadi alternatif energi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mendukung kemandirian energi Indonesia. Kisah ini adalah pengingat bahwa perubahan besar bisa berawal dari ide-ide sederhana yang digali dengan semangat dan keberanian.

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
TAGGED:biodiselsimpalakSMA 2 1 Makassar
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Ery Silvia Gusnita, Winner Putri Remaja Bengkulu 2025 yang Jadi Suara Generasi Muda
Next Article Daftar Kampus Hukum Terbaik Indonesia dalam Top Indonesian Law School 2025
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

3 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Mo Salah Antar Mesir Puncaki Grup! Selangkah Lagi ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index