By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
2 hours ago
Share
3 Min Read
Penjaga gawang Iran, Alireza Beiranvand menjadi pahlawan bagi negaranya usai berulang kali menggagalkan serbuan para pemain Belgia di laga grup G yang berakhir, 0-0 di Los Angeles, AS, Minggu (21/6/2026). (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

LOS ANGELES – Perjuangan Belgia dan Iran di Piala Dunia 2026 semakin menunjukkan betapa kerasnya persaingan di Grup G. Bertanding di Los Angeles, AS, Minggu (21/6/2026) kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang tanpa gol dalam laga yang sarat tekanan dan drama.

Hasil 0-0 tersebut membuat nasib keduanya masih menggantung. Belgia kini mengoleksi dua poin dari dua pertandingan, sama seperti Iran. Dengan satu laga tersisa, keduanya masih harus berjuang habis-habisan untuk mengamankan tiket ke babak 32 besar.

Bagi Belgia, hasil ini terasa seperti kemunduran lain bagi generasi yang selama lebih dari satu dekade digadang-gadang mampu membawa negara itu meraih gelar juara dunia. Setelah gagal memenuhi ekspektasi pada berbagai turnamen besar, Setan Merah kembali berada di ambang kegagalan lolos dari fase grup untuk kedua Piala Dunia secara beruntun.

Belgia sebenarnya tampil dominan dengan 23 tembakan sepanjang pertandingan. Namun mereka gagal menaklukkan penampilan gemilang kiper Iran, Alireza Beiranvand, yang berkali-kali menggagalkan peluang emas lawan.

Situasi Belgia semakin sulit ketika bek muda Nathan Ngoy menerima kartu merah pada babak kedua akibat melakukan pelanggaran profesional. Bermain dengan 10 orang membuat Belgia kesulitan menemukan gol kemenangan yang sangat mereka butuhkan.

Sorotan juga tertuju kepada dua bintang senior Belgia, Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku. Keduanya kembali dipercaya sebagai tumpuan utama, namun gagal memberikan pengaruh besar sepanjang pertandingan.

Mantan gelandang Prancis, Patrick Vieira, menilai kondisi kebugaran menjadi masalah utama Belgia saat ini. “Ini masalah terbesar Belgia. Dua pemain terbaik mereka, De Bruyne dan Lukaku, tidak berada dalam kondisi pertandingan yang ideal,” kata Vieira.

Ia menambahkan, “Anda bisa melihat kurangnya tempo permainan mereka. Sentuhan pertama Lukaku dan kerja samanya sangat buruk hari ini. Belgia tidak mengesankan. Saya pikir Iran pantas mendapatkan satu poin.”

Kritik lebih tajam datang dari mantan kapten Manchester United dan Republik Irlandia, Roy Keane. “Dari sisi kualitas permainan, saya pikir pertandingan ini buruk. Sangat buruk,” ujar Keane.

Baca Juga :

Biodata dan Profil Amanda Sukma, Lengkap dengan Tinggi Badan, Agama, Hingga Instagram
6 Manfaat Asuransi Mobil, Jadi Lebih Tenang

Meski demikian, Keane tetap memuji satu momen magis De Bruyne yang hampir menghasilkan gol bagi Belgia pada babak kedua. “Itulah yang dilakukan pemain hebat. Mereka hanya membutuhkan satu momen dan De Bruyne hampir melakukannya.”

Di sisi lain, hasil imbang ini juga menjadi pencapaian bersejarah bagi Iran. Untuk pertama kalinya, mereka berhasil melewati dua laga awal Piala Dunia tanpa menelan kekalahan. Prestasi tersebut terasa semakin istimewa mengingat skuad Iran baru diizinkan terbang ke Amerika Serikat sehari sebelum setiap pertandingan.

Kini segalanya akan ditentukan pada laga terakhir. Belgia akan menghadapi Selandia Baru di Vancouver, sementara Iran bertemu Mesir di Seattle. Satu kesalahan saja bisa mengakhiri mimpi keduanya di Piala Dunia 2026.

You Might Also Like

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia
Mo Salah Antar Mesir Puncaki Grup! Selangkah Lagi ke Babak Gugur Piala Dunia
Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap
Yamal Akhirnya Membara! Spanyol Tenggelamkan Arab Saudi 4-0
TAGGED:Alireza BeiranvandBelgiaIranpiala dunia 2026
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia
Next Article Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal

Inflasi Stabil, Ekonomi Indonesia Tumbuh Solid dan Tahan Guncangan Global

Kabar Gembira 1 Juli! B50 Lolos Uji Alat Berat, Impor Solar C48 Siap Diakhiri

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Keajaiban Curacao! Poin Bersejarah Lahir dari Tangan Emas Eloy Room

14 hours ago
Pildun 2026Terkini

Sabetan Samurai Biru! Ueda Ukir Sejarah, Jepang Bantai Tunisia 4-0

15 hours ago
Pildun 2026Terkini

Total Football Mengamuk! Belanda Bantai Swedia 5-1

15 hours ago
Terkini

HUT Jakarta ke-499, MRT Terapkan Tarif Rp1 di Tanggal Tertentu

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index