By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

EkonomiTerkini

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

Dede isharuddin
By
Dede isharuddin
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat di Istana Negara, awal Juli lalu, menjelaskan pemerintah telah menugaskan perusahaan batu bara menyediakan pasokan hingga sekitar 190 juta ton untuk kebutuhan batu bara PT PLN (Persero) sepanjang 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 150-160 juta ton telah mendapatkan konfirmasi pasokan. (Foto, dok/www.fifa.com)
SHARE

JAKARTA – Ramainya isu kekurangan batu bara untuk pembangkit listrik PLN belakangan ini ditegaskan pemerintah bukan pertanda krisis energi. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) justru memaparkan bahwa mayoritas kebutuhan batu bara PLN tahun 2026 sudah berhasil diamankan.

Dari total kebutuhan 154 juta ton batu bara untuk pembangkit listrik sepanjang tahun ini, sebanyak 134 juta ton telah terikat kontrak pasokan. Artinya, sekitar 87 persen kebutuhan energi primer PLN sudah terkunci dan berada dalam kondisi aman.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pemerintah telah melakukan evaluasi menyeluruh untuk memastikan seluruh kebutuhan batu bara PLN terpenuhi.

“Jadi kita Pak Menteri kan sudah sampaikan sudah dilakukan evaluasi untuk seluruh kebutuhan PLN. Dan itu dipenuhi,” ujar Yuliot saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Menurut Yuliot, kekurangan sekitar 20 juta ton atau 13 persen dari total kebutuhan saat ini masih dalam proses penyesuaian dan pengamanan pasokan.

“Itu kemarin kan disampaikan kebutuhan PLN itu adalah 154 juta (ton), yang sudah dipenuhi berdasarkan kontrak 134 juta (ton). Dan itu kekurangan 20 (juta ton) itu lagi diusahakan itu penyesuaian,” katanya.

Pemerintah optimistis kebutuhan yang tersisa dapat dipenuhi melalui penyesuaian produksi batu bara nasional dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan tambang.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan pemerintah telah menugaskan perusahaan batu bara menyediakan pasokan hingga sekitar 190 juta ton. Dari jumlah tersebut, sebanyak 150-160 juta ton telah mendapatkan konfirmasi pasokan.

“Yang sudah dilakukan konfirmasi dari 190 juta ton itu 150-160 juta ton. Sudah dilakukan kontrak 134 juta ton, artinya dari total kebutuhan PLN 154 juta ton tinggal kurang 20 juta ton yang belum kontrak,” terang Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR.

Baca Juga :

Mahfud MD Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu 2024 dengan Nilai-nilai Pancasila
Fakta Fakta Santri di Magetan Bawa Senjata Api di MPLS, Polisi: Kita Sudah Klarifikasi

Bahlil mengakui tantangan utama saat ini berada pada pencarian batu bara kalori menengah yang banyak digunakan pembangkit PLN. Namun, ia menegaskan persoalan tersebut sedang ditangani melalui langkah percepatan pemerintah.

Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah membentuk Tim Pengadaan yang melibatkan PLN, Direktorat Jenderal Minerba, Inspektorat Jenderal Kementerian ESDM, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Menurut Bahlil, pembentukan tim ini merupakan langkah pencegahan dini untuk mempercepat pengamanan sisa kebutuhan batu bara sekaligus memastikan proses pengadaan berjalan transparan.

“Agar tidak ada dusta diantara kita, jangan sampai baku tipu terus diantara kita,” tegas Bahlil.

Dengan 87 persen kebutuhan batu bara sudah terkontrak, pemerintah memastikan operasional pembangkit listrik nasional tetap terkendali dan masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan terhadap isu pasokan energi.

You Might Also Like

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia
Argentina Terlalu Tangguh untuk Swiss, Jadi Penyelamat Amerika Latin di Piala Dunia 2026
Inggris Tunjukkan Mental Juara, Singkirkan Norwegia dan Melaju ke Semifinal
Konflik AS-Iran Memanas, PBB Ingatkan Ancaman bagi Stabilitas Dunia
Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih
TAGGED:BatubaraKementerian ESDMPLN
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article PLN Ambil Tanggung Jawab Pemadaman di Pulau Jawa! Gangguan Listrik Karena Masalah Internal
Next Article Senjata Rahasia Jerman Meledak! Undav Antar Der Panzer Lolos Grup
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

Pat Gulipat Hasil Korupsi? Polri Geledah 12 Lokasi dari Kafe, Money Changer hingga Rumah Mewah

Lolos dari Selat Hormuz! Pertamina Jaga Pasokan 2 Juta Barel Minyak Bagi Ketahanan Energi RI

Korupsi Masuk Jantung Penegak Hukum, Polri Bongkar 3 Mega Kasus

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe

Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Cuaca Ekstrem Melanda Korea Selatan, Pemerintah Tetapkan Siaga Gelombang Panas Level Peringatan

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Mbappe Cs Tampil Super Attacking, Les Bleus Makin Difavoritkan Juara

3 days ago
Pildun 2026Terkini

Messi, Mbappe, Haaland atau Kane? Siapa yang Akan Raih Sepatu Emas Piala Dunia 2026

4 days ago
Pildun 2026Terkini

Sempat Tertinggal Dua Gol, Argentina Bangkit! Singkirkan Mesir Menuju Perempat Final Piala Dunia 2026

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index