Hai Inversi! Suasana semangat terasa banget di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Aceh Tengah, Kamis (2/10/2025).
Pasalnya, Kepala Kantor Kemenag Aceh Tengah, H Wahdi MS MA, resmi membuka ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Provinsi Aceh yang digelar di titik lokasi (Tilok) MAN 1 Aceh Tengah.
Acara ini juga dihadiri banyak tokoh penting, mulai dari Kakankemenag Bener Meriah, Drs H Maiyusri MAg, para pejabat Kemenag, ketua Pokjawas, kepala madrasah, guru pendamping, sampai semua peserta yang jumlahnya 66 orang 33 dari Aceh Tengah dan 33 dari Bener Meriah.
Pesan Motivasi dari Kakankemenag
Dalam sambutannya, Wahdi ngegas semangat peserta buat tampil maksimal. Ia bilang kalau semangat tinggi adalah kunci untuk meraih prestasi.
“Kita harus punya semangat besar. Aceh Tengah dan Bener Meriah sudah pernah buktiin bisa harumkan nama daerah. Sekarang waktunya kita dorong anak-anak ini biar bisa tembus level nasional,” ujarnya penuh optimisme.
Senada dengan itu, Kakankemenag Bener Meriah, Drs H Maiyusri MAg, juga ngingetin kalau OMI bukan sekadar lomba, tapi ajang buat ngukur kecerdasan, daya juang, dan ketangguhan siswa madrasah.
“Anak cerdas, kita bangga. Anak sukses, kita bahagia. OMI ini peluang emas buat raih keberhasilan,” tegasnya.
Wadah Lahirkan Generasi Unggul
OMI tahun ini digelar selama dua hari, 2–3 Oktober 2025, dengan berbagai cabang lomba yang menuntut kreativitas, ketekunan, dan mental juara dari tiap peserta.
Dengan dukungan penuh dari para pemangku kebijakan, OMI diharapkan bisa jadi wadah lahirnya generasi madrasah yang unggul, berdaya saing, dan siap bikin bangga daerah bahkan bangsa.
Kesimpulannya: Ajang OMI bukan cuma lomba biasa, tapi panggung buat anak-anak madrasah nunjukkin potensi terbaik mereka. Dengan semangat tinggi dan dukungan semua pihak, siapa tahu dari sini lahir bintang baru yang bakal harumkan nama Aceh di level nasional bahkan internasional.