Hai Inversi! Siapa bilang dana desa cuma buat bangun jalan atau infrastruktur? Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, kasih contoh keren nih: mereka mengalokasikan dana desa buat pendidikan!
Sebanyak 60 pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu menerima beasiswa langsung dari Pemerintah Desa Limbung. Penyerahannya dilakukan di Aula Kantor Desa Limbung, Jumat (10/10/2025), dan langsung diserahkan oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo.
Penerimanya terdiri dari:
- 45 pelajar SD dari 45 sekolah
- 10 pelajar SMP dari 2 sekolah
- 5 pelajar SMA/SMK dari 1 sekolah
Apresiasi dari Bupati Sujiwo
Bupati Sujiwo salut banget dengan inisiatif Kepala Desa Limbung, Wiyono, yang berani bikin kebijakan keren: dana desa untuk beasiswa anak-anak kurang mampu tapi berprestasi.
“Dari dana desa dialokasikan untuk membantu warga tidak mampu tetapi berprestasi. Ini luar biasa,” kata Sujiwo dengan bangga.
Bupati juga berharap langkah ini bisa ditiru desa-desa lain, karena dampaknya besar banget buat masa depan pendidikan anak-anak di daerah.
Dukungan Tambahan
Gak cuma dari desa, Sujiwo juga ikut menyalurkan bantuan pribadi buat beberapa pelajar. Katanya, itu bentuk dukungan tambahan dari hatinya sendiri.
“Tambahan dari saya pribadi, bukan APBD. Tapi yang dari Pak Kades ini luar biasa. Saya lihat wajah anak-anak tadi ceria dan penuh semangat,” ujarnya dengan haru.
Harapan untuk Anak-anak Penerima Beasiswa
Bupati berpesan ke para penerima beasiswa biar tetap giat belajar, tekun ibadah, dan patuh sama orang tua serta guru. Menurutnya, kunci sukses bukan hanya soal uang, tapi juga semangat dan kerja keras.
“Masa depan cerah bukan hanya milik orang kaya. Anak-anak dari keluarga kurang mampu pun punya hak dan harapan yang sama,” tegasnya.
Kepala Desa Limbung, Wiyono, menegaskan bahwa dana beasiswa ini murni uang negara yang disalurkan dengan tepat sasaran dan transparan. “Ini uang negara, bukan uang kepala desa. Kami hanya menyalurkan sesuai aturan,” jelas Wiyono.
Menariknya, penerima beasiswa gak cuma dari warga Desa Limbung aja, tapi juga dari pelajar desa lain yang sekolah di wilayahnya. Jadi, asasnya tetap keadilan buat semua.
Intinya, langkah Desa Limbung ini bukti nyata kalau dana desa bisa dipakai untuk hal-hal yang menyentuh langsung ke masyarakat, terutama pendidikan. Salut buat Kades Wiyono dan dukungan penuh dari Bupati Sujiwo. Semoga makin banyak desa yang ikut terinspirasi ya!