Halo Inversi! Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) siap unjuk gigi di ajang bergengsi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025 yang bakal digelar di Jakarta.
Event olahraga pelajar terbesar di Indonesia ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari penuh, mulai 1 hingga 10 November 2025, dengan pembukaan resmi pada 2 November dan penutupan pada 9 November 2025.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara, Saiful Bachry, SE, menyampaikan bahwa seluruh atlet akan dilepas langsung oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum, sebagai bentuk dukungan penuh dari pemerintah provinsi.
Ikut 13 Cabor, Target Bukan Sekadar Medali
Tahun ini, Kaltara akan mengirimkan 43 atlet terbaik untuk berkompetisi di 13 cabang olahraga (cabor). Saiful menegaskan, POPNAS bukan sekadar ajang berburu medali, tetapi wadah untuk membangun semangat juang dan mental juara sejak usia muda.
“Saya menaruh harapan besar kepada seluruh atlet agar tidak hanya berprestasi, tetapi juga membawa nama baik Kaltara dengan sportivitas tinggi,” ungkap Saiful.
Lebih dari sekadar kompetisi, POPNAS menjadi ajang penting untuk menempa karakter dan kedisiplinan generasi muda Kaltara. Saiful menekankan bahwa ajang ini adalah langkah nyata dalam membangun sportivitas, disiplin, dan karakter unggul di kalangan pelajar.
“Melalui POPNAS, kita tidak hanya menjaring bibit unggul olahraga, tetapi juga melatih mental tangguh, disiplin, dan rasa percaya diri anak muda Kaltara,” ujarnya.
Deretan Cabor yang Diikuti Kaltara
Kontingen Kaltara tampil solid dengan 13 cabang olahraga yang diikuti. Rinciannya adalah:
- Gulat: 4 atlet
- Taekwondo: 5 atlet
- Menembak: 3 atlet
- Renang: 3 atlet
- Panahan: 5 atlet
- Pencak Silat: 2 atlet
- Tinju: 2 atlet
- Panjat Tebing: 3 atlet
- Tenis Meja: 3 atlet
- Atletik: 3 atlet
- Karate: 4 atlet
- Voli Pasir: 3 atlet
- Judo: 3 atlet
Deretan cabang ini menggambarkan keberagaman potensi olahraga di Kaltara, dari olahraga bela diri hingga ketangkasan fisik.
Persiapan Matang, Mental Juara
Sebelum berangkat ke Jakarta, seluruh atlet Kaltara sudah menjalani training intensif untuk mematangkan strategi dan mental bertanding. Latihan dilakukan bukan hanya untuk memperkuat fisik, tapi juga membentuk mindset kompetitif dan sportif.
“Kita pastikan para atlet punya mental juara. Latihan ini bukan sekadar teknik, tapi juga soal kesiapan mental dalam menghadapi tekanan pertandingan,” jelas Saiful.
Dengan semangat “Berjuang dari Utara untuk Indonesia”, kontingen Kaltara diharapkan mampu membawa pulang prestasi dan pengalaman berharga. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan menjadi momentum lahirnya generasi emas Kaltara yang siap bersinar di level nasional maupun internasional.
“Anak muda Kaltara punya potensi besar. POPNAS ini adalah panggung mereka untuk menunjukkan bahwa Kaltara bukan sekadar peserta, tapi pesaing yang siap bersinar,” tutup Saiful dengan penuh optimisme.