inversi.id – Pelaksana Tugas Presiden FAM, Datuk Mohd Yusoff Mahadi mersepons hal tersebut. Dilaporkan Scoop, hal itu bakal merugikan Malaysia karena hasil banding dari FIFA belum turun!
“Saya harap masyarakat tidak menyebarkan informasi palsu atau yang belum diverifikasi. Itu sama sekali tidak membantu para pemain atau sepak bola Malaysia,” tutupnya.
FIFA sudah memberikan hukuman denda kepada asosiasi sepakbola Malaysia (FAM) sebesar 350 ribu Swiss Franc atau setara Rp 7,3 miliar. Ketujuh pemainnya turut dilarang beraktivitas selama 12 bulan per 26 September plus didenda 2.000 Siwss Franc atau setara Rp 41 juta.
“Nyonya Sebastiana Justa Fernandez, 26 tahun, status lajang, berkewarganegaraan Argentina, warga Villa Maria Selva, hadir dan menyatakan bahwa di rumahnya di Jalan 22, tanpa nama, pada tanggal 29 Mei lalu, pukul 18.40, telah lahir seorang anak kulit putih yang merupakan anak kandung dari pemberi pernyataan dan ia mengakuinya sebagai anak kandung,” begitu isi akte kelahiran kakek Facundo Garces yang ditulis Catatan Sipil Argentina.
Media Argentina, Capital de Noticias (CDN), mendapat akses dokumen resmi akte kelahiran Carlos Rogelio Fernandez, satu dari tujuh pemain yang kena skandal itu. Dokumen itu menyatakan kakek Facundo Garces lahir di Santa Fe, dengan nenek buyutnya (Sebastiana Justa Fernandez) merupakan warga negara Argentina.
Yang sedang ramai dicari Loading…Promoted Terakhir yang dicariLoading…
Pengajuan banding sudah berlangsung dan kabarnya akan diumumkan pada akhir pekan ini. FIFA bisa saja menolak bandingnya, tapi kecil kemungkinan kalau meringankan hukumannya.
Seperti diketahui, Malaysia dihukum FIFA akibat skandal naturalisasi. Tujuh pemainnya kedapatan memalsukan dokumen.
Media Argentina bocorkan dokumen asli salah satu pemain naturalisasi Malaysia yang kena skandal. FAM geram akan hal itu!