Terakhir, gawang mereka bersih dari kebobolan terjadi pada 14 September 2025. Hasil tersebut mereka raih saat menghadapi Burnley di ajang Premier League. Liverpool berhasil menang 1-0 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Turf Moor tersebut.
Selain kalah berturut-turut di kompetisi domestik, ada juga catatan buruk lainnya untuk lini pertahanan Liverpool musim ini. The Reds sudah lama tidak merasakan clean sheet. Ditambah kekalahan melawan Crystal Palace lalu, tim asuhan Arne Slot itu selalu kebobolan dalam 10 pertandingan yang mereka jalani.
“Slot sudah luar biasa sejak dia gabung, tapi dia berada di bawah tekanan yang nyata. Itulah sepakbola. Itulah harga yang harus dibayar,” ujar Redknapp kepada Sky Sports dilansir dari detik.
Mantan pelatih Tottenham Hotspur Harry Redknapp menilai saat ini sedang ada yang tidak beres di kubu Liverpool.
Kekalahan tersebut menjadi yang ke-6 untuk Liverpool dari tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Di kompetisi domestik seperti Premier League, pasukan Arne Slot kalah empat pertandingan secara beruntun. Jika dibandingkan dengan musim lalu, tentu hal ini adalah tren yang sangat buruk bagi tim sekelas Liverpool.
Liverpool kembali menelan kekalahan setelah disingkirkan oleh Crystal Palace dalam ajang Carabao Cup pada Kamis (30/10/2025) dini hari WIB. The Reds kalah 0-3 saat bermain di kandang sendiri, Anfield Stadium.
Yang sedang ramai dicari Loading…Promoted Terakhir yang dicariLoading…
“Ketika Anda bertanya apa yang salah dengan Liverpool, ada banyak hal. Bukan cuma pertahanan, bukan cuma lini tengah atau depan, ada banyak hal. Sekarang semuanya (salah).”
Liverpool mencatatkan empat kemenangan dan kalah enam kali. Mereka berhasil mencetak 17 gol dalam pertandingan-pertandingan. Namun di balik angka tersebut, ada 18 gol yang bersarang ke gawang Liverpool.Ke depan, Liverpool akan menghadapi beberapa tim solid seperti Aston Villa di ajang Premier League dan Real Madrid di Liga Champions. Lalu, apakah Liverpool akan bounce back dari rentetan penampilan buruk mereka? Faktor apa yang membuat Liverpool seperti lupa cara untuk memenangkan pertandingan?