By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: SEA Games 2025: Timnas Putri Indonesia Takluk 0-8 dari Thailand pada Laga Pembuka
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » SEA Games 2025: Timnas Putri Indonesia Takluk 0-8 dari Thailand pada Laga Pembuka

Sea Games

SEA Games 2025: Timnas Putri Indonesia Takluk 0-8 dari Thailand pada Laga Pembuka

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
6 months ago
Share
4 Min Read
Timnas Putri Indonesia kalah 0-8 dari Thailand di SEA Games 2025, Kamis (4/12/2025). (Foto : Dok. PSSI)
Timnas Putri Indonesia kalah 0-8 dari Thailand di SEA Games 2025, Kamis (4/12/2025). (Foto : Dok. PSSI)
SHARE

Inversi.id – Tim Nasional Sepak Bola Putri Indonesia harus mengakui keunggulan Thailand setelah kalah telak 0-8 pada pertandingan pertama cabang sepak bola putri SEA Games 2025. Laga yang berlangsung di Stadion Chonburi, Kamis malam, menunjukkan dominasi penuh tuan rumah yang berstatus dua kali peserta Piala Dunia Wanita.

Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Thailand langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan Indonesia. Tim Garuda Pertiwi terlihat kesulitan mengimbangi tempo permainan lawan yang bermain agresif dan cepat di sektor sayap. Tekanan bertubi-tubi dari lini depan Thailand membuat pertahanan Indonesia tidak dapat keluar dari tekanan.

Gol pertama Thailand tercipta pada menit kedelapan setelah Gea Yumanda tak sengaja membelokkan bola ke gawang sendiri ketika mencoba menghalau tembakan lawan. Situasi ini memaksa Indonesia bermain semakin menurun dengan beban psikologis yang bertambah di awal pertandingan.

Indonesia sempat memiliki dua peluang on target setelah tertinggal, namun usaha tersebut dapat diamankan oleh penjaga gawang Thailand. Meski sempat mencoba mengimbangi permainan, dominasi Thailand tetap tidak terbendung. Pada menit ke-21, Thailand menggandakan keunggulan melalui Pattaranan Aupachai yang memanfaatkan kelengahan antisipasi bola mati Indonesia dari situasi sepak pojok.

Situasi serupa kembali terjadi enam menit kemudian. Kali ini tandukan pemain Thailand berhasil ditepis penjaga gawang Indonesia, Iris de Rouw. Namun bola jatuh tepat di kaki Silawan Intamee yang langsung menyelesaikan peluang tersebut untuk membawa Thailand unggul 3-0.

Menjelang akhir babak pertama, Thailand semakin memperlebar jarak. Pada menit ke-43, Saowalak Pengngam melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau oleh Iris. Babak pertama berakhir dengan skor 4-0 untuk keunggulan Thailand.

Memasuki babak kedua, harapan Indonesia untuk bangkit kembali pupus setelah Thailand mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-47 akibat pelanggaran Sheva Imut di dalam kotak terlarang. Jiraporn Mongkoldee yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik, membawa Thailand unggul 5-0. Dua menit kemudian, penalti kedua kembali diberikan kepada Thailand dan Jiraporn sukses menambah gol keduanya di laga ini.

Keunggulan Thailand bertambah pada menit ke-60 setelah Jiraporn kembali mencetak gol ketiganya sekaligus menggenapi hattrick. Dengan skor 8-0, Thailand mulai menurunkan intensitas serangan dan memberikan sedikit ruang bagi Indonesia untuk mencoba membangun serangan. Namun upaya tersebut tidak membuahkan gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Timnas Putri Indonesia, terutama karena sebagian besar pemain belum memiliki pengalaman kompetisi reguler di tingkat profesional. Thailand yang unggul pengalaman dan kualitas tampil tanpa kompromi sepanjang laga.

Baca Juga :

Bongkar Rahasia Amadeo Yesa, Raih Nilai UTBK Tertinggi se-Indonesia
Berapa Biaya Hidup di Jakarta, Apakah UMP Rp 5.067.381 Cukup?

Pada pertandingan kali ini, Indonesia menurunkan skuad yang berisi Iris de Rouw sebagai penjaga gawang, diikuti pemain belakang seperti Zahra Muzdalifah, Emily Julia Nahon, Vivi Oktavia, dan Gea Yumanda. Lini tengah diperkuat Felicia de Zeeuw, Reva Oktaviani, Nafeeza Ayasha Nori, Sheva Imut, dan Helsya Maeisyaroh. Di lini depan, Claudia Scheunemann menjadi tumpuan serangan. Sementara Thailand menurunkan susunan pemain terbaiknya yang berpengalaman di berbagai kompetisi internasional.

Meski harus menerima kekalahan besar dalam laga pembuka, Timnas Putri Indonesia masih memiliki kesempatan untuk bangkit pada pertandingan berikutnya. Hasil ini menjadi pijakan penting untuk pembenahan strategi, mental bertanding, serta efektivitas permainan menjelang laga-laga sisa fase grup SEA Games 2025.

You Might Also Like

Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu
Strategi Baru Herdman: Bangun Fondasi Timnas Indonesia Lewat Pemain Lokal
Kembali ke Timnas, Marselino Ferdinan Nyaman dengan Sentuhan Herdman
Optimisme John Herdman untuk Timnas Indonesia di Piala Asia 2027: Kami Bisa Melangkah Jauh
Tim Panjat Tebing Indonesia Bawa Modal Positif ke World Cup Usai Bersinar di Sanya 2026
TAGGED:SEA Games 2025Thailandtimnas indonesiaTimnas Putri
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Tumpukan kayu di sebuah perkampungan pascabanjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (4/12/2025). (Foto : Antara Foto/Bayu Pratama S). Kerusakan Pascabanjir Bandang di Aceh Tamiang, Lebih dari 1,4 Juta Warga Terdampak
Next Article Tim nasional esports Indonesia nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) beraksi pada fase grup IESF World Esports Championship (WEC) 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (3/12/2025). (Foto : Instagram/IESF) Timnas MLBB Indonesia Tampil Dominan di Fase Grup IESF WEC 2025, Skuad Putri Lolos Playoff dan Skuad Putra Amankan Kemenangan Penting
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Press Conference Film Dokumenter Timnas Garuda “The Longest Wait”. (Foto: Dok. NOC Indonesia)
FilmOlahraga

Menanti 9 Dekade: Kisah Balik Layar Perjuangan Timnas Garuda Diangkat ke Film Dokumenter “The Longest Wait”

1 month ago
Olahraga

John Herdman Panggil 23 Pemain Timnas Indonesia untuk TC Jelang Piala ASEAN 2026

1 month ago
Olahraga

Saddil Ramdani Kembali Dipanggil Timnas Indonesia, Siap Bersaing di Era John Herdman

1 month ago
Olahraga

Kevin Diks Puji John Herdman: Pelatih Detail dengan Taktik Kuat

2 months ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index