Inversi.id – Indonesia Sports Summit 2025 tidak hanya akan menjadi forum strategis bagi pembangunan industri olahraga nasional, tetapi juga dijadikan ajang solidaritas bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Kementerian Pemuda dan Olahraga menjadikan momentum ini sebagai bentuk kepedulian nasional atas musibah yang menewaskan ratusan warga dan menyebabkan kerusakan luas di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera dalam beberapa pekan terakhir memicu respons cepat dari pemerintah, termasuk melalui kementerian yang membidangi kepemudaan dan olahraga. Menpora Erick Thohir menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi tersebut serta menegaskan bahwa pemerintah pusat dan daerah terus bekerja untuk memastikan pemulihan berjalan baik.
“Kami dari Kemenpora menyampaikan turut berduka cita kepada para korban bencana banjir yang berada di Sumatra dan beberapa tempat lain,” ujar Erick Thohir.
Sebagai wujud kepedulian nyata, Kemenpora bersama platform donasi Kitabisa.com meluncurkan inisiatif solidaritas bertajuk ISSForSumatra-Kitabisa dalam rangkaian kegiatan Indonesia Sports Summit. Program ini menggalang partisipasi komunitas olahraga, atlet, pelaku industri, dan masyarakat umum untuk menghimpun donasi yang akan disalurkan kepada para penyintas bencana.
Kampanye ini mengusung semangat “Beyond the Game”, yang menegaskan bahwa nilai sportivitas dan empati tidak hanya berlaku di arena pertandingan, tetapi juga dapat diwujudkan dalam aksi sosial bagi sesama.
Melalui kolaborasi ini, ISS akan berperan sebagai fundraiser guna memperluas jangkauan bantuan. Dana yang terkumpul akan difokuskan pada kebutuhan mendesak seperti penyediaan makanan siap santap, selimut, tenda darurat, obat-obatan, hingga dukungan pemulihan bagi keluarga terdampak. Masyarakat dapat menyalurkan bantuan secara langsung melalui platform Kitabisa.com pada tautan yang tersedia untuk kampanye ISSForSumatra-Kitabisa.
Menpora Erick Thohir juga menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan upaya prioritas dalam penanganan bencana. Menurutnya, Presiden bersama seluruh jajaran kementerian telah mengarahkan langkah cepat demi memastikan distribusi bantuan berjalan efektif.
“Bapak Presiden dan para menteri sekarang luar biasa mereka sudah mendistribusikan bantuan-bantuan mendasar dan kami akan mengikuti selanjutnya,” ujarnya. Erick menyebutkan bahwa penanganan awal ini menjadi fondasi utama sebelum pemerintah memasuki tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi terdampak.
Di sisi lain, Indonesia Sports Summit 2025 sendiri akan diselenggarakan pada 6 hingga 7 Desember 2025 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno. Ajang ini dirancang sebagai forum kolaborasi lintas sektor yang menghimpun pelaku olahraga, akademisi, industri, pemerintah, hingga generasi muda. Melalui diskusi panel, forum strategis, serta jejaring kerja, ISS diharapkan mampu memberikan arah baru bagi pembangunan ekosistem olahraga yang lebih inklusif, modern, dan berdaya saing internasional.
Erick Thohir menjelaskan bahwa event ini berperan penting untuk memperkuat fondasi industri olahraga nasional. ISS diproyeksikan menjadi ruang untuk merumuskan kebijakan, membuka peluang investasi, serta memperkuat kapasitas pelaku industri olahraga di Indonesia.
Dengan menggabungkan agenda profesional dan kemanusiaan, ISS 2025 diharapkan tidak hanya memberi dampak terhadap kemajuan olahraga, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Kemenpora meyakini bahwa olahraga memiliki kekuatan sosial yang besar untuk menggerakkan masyarakat dalam semangat empati dan solidaritas. Penggalangan donasi yang dilakukan dalam ISS ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor dapat melahirkan dampak positif yang lebih luas. Nilai-nilai kebersamaan yang melekat dalam dunia olahraga diharapkan dapat menjadi energi tambahan bagi upaya pemulihan di wilayah terdampak.
Dengan memasukkan dimensi kemanusiaan dalam penyelenggaraan Indonesia Sports Summit 2025, pemerintah ingin menegaskan bahwa setiap elemen bangsa memiliki peran dalam membantu korban bencana. Ajang ini diharapkan mampu memperkuat persatuan nasional dan memotivasi masyarakat untuk bergerak bersama meringankan beban para penyintas di Sumatera.
Baca Juga : https://inversi.id/indonesia-sports-summit-2025-kemenpora-gaspol-bangun/