Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir membuka rangkaian sesi keynote speaker dalam ajang Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu siang. Dalam pemaparannya, Erick menekankan pentingnya transformasi besar-besaran di sektor industri olahraga nasional agar Indonesia mampu berdiri sejajar dengan kekuatan-kekuatan besar dunia.
Di hadapan peserta ISS, Erick menjelaskan bahwa industri olahraga global masih didominasi oleh Amerika Serikat yang menguasai sekitar 40 persen pangsa pasar. Ia mengutip data tahun 2024 yang mencatat nilai total penjualan industri olahraga global mencapai 521 miliar dolar Amerika.
Melihat realitas tersebut, ia mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk memiliki ambisi lebih besar dalam membangun industri olahraga Indonesia. Erick menegaskan bahwa negara dengan kapasitas dan pengalaman penyelenggaraan multievent internasional seperti Indonesia sudah seharusnya berani mengambil peran yang lebih besar dalam peta industri global.
“Kita harus menjadi kekuatan baru di industri olahraga dunia. Kalau kita mau, Indonesia bisa jadi kekuatan baru dalam industri olahraga dunia. Apalagi kita pernah menjadi tuan rumah berkelas dunia seperti Asian Games 2018, MotoGP, Piala Dunia U-17, hingga Piala Dunia Basket,” ujar Erick Thohir dalam sambutannya.
Erick juga menyoroti bahwa pencapaian tersebut tidak akan terwujud tanpa kolaborasi menyeluruh di tingkat nasional. Menurutnya, kementerian, pemerintah daerah, institusi olahraga, dan pelaku industri harus satu pandangan dalam membangun ekosistem yang kuat. Salah satu elemen yang ia tekankan adalah pentingnya peran pembuat kebijakan.
Erick menilai, ketidaksinkronan atau kebijakan yang kontradiktif justru akan menghambat laju industri olahraga yang sedang tumbuh.
“Kalau pengambil kebijakan kontradiktif pasti tidak bisa. Kita harus buat kebijakan yang memudahkan tapi tetap taat administrasi. Oleh karena itu di ajang ISS ini saya mengajak semua pejabat di Kemenpora untuk merubah mindset untuk mendukung perkembangan industri olahraga,” jelasnya.
Lebih jauh, Erick menegaskan bahwa ISS dirancang sebagai titik awal dari perjalanan panjang revitalisasi industri olahraga Indonesia. Menurutnya, acara ini bukan hanya sebatas forum diskusi, tetapi sebuah pernyataan komitmen untuk menuju ekonomi nasional yang lebih kuat melalui sektor olahraga.
Upaya tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi nasional yang ditopang oleh sektor-sektor strategis, termasuk olahraga.
“Baru kemarin Presiden Prabowo melepas kontingen Indonesia untuk SEA Games 2025 di Thailand. Dan Bapak Presiden menyampaikan kalau kita mau jadi negara maju, kita harus ekonomi tumbuh, pertahanannya kuat, dan olahraganya berprestasi,” tutur Erick Thohir.
ISS 2025 sendiri digelar pada 6 hingga 7 Desember sebagai forum terbesar bagi industri olahraga nasional. Acara ini menghadirkan diskusi panel, pameran industri, showcase inovasi, serta job fair untuk mendorong partisipasi generasi muda. Kehadiran berbagai pelaku industri, pemerintah, komunitas olahraga, hingga investor diharapkan menciptakan peluang pertumbuhan yang lebih besar.
Selain itu, ISS juga diharapkan menjadi arena strategis untuk memperluas jejaring kerja sama lintas sektor. Mulai dari pengembangan atlet, industri penyiaran, teknologi olahraga, hingga peluang usaha di sektor sport tourism dan sportpreneurship.
Dengan meningkatnya potensi ekonomi olahraga secara global, Indonesia dinilai memiliki peluang signifikan untuk memperkuat posisinya jika mampu melakukan akselerasi di berbagai lini.
Penyelenggaraan ISS 2025 menjadi langkah konkret Kemenpora dalam menghadirkan ruang kolaborasi dan inovasi. Ajang ini diproyeksikan sebagai katalisator untuk mengembangkan industri olahraga yang inklusif, berkelanjutan, serta mampu bersaing di tingkat dunia.
Dengan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, Indonesia diharapkan dapat menapaki era baru sebagai kekuatan ekonomi olahraga regional dan global.
Baca Juga : https://inversi.id/deretan-menteri-turun-gunung-di-iss-2025-siap-ungkap-arah-baru-ekonomi-olahraga-nasional/