By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

Kesehatan

Dokter Ungkap Waktu Terbaik dan Manfaat Olahraga bagi Ibu Hamil

Jack
By
Jack
1 month ago
Share
4 Min Read
Ibu hamil olahraga. (Foto: Pixabay)
SHARE

INVERSI.ID – Aktivitas olahraga selama masa kehamilan ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan ibu maupun janin. Namun, pelaksanaannya tetap harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing dan berdasarkan hasil pemeriksaan dokter kandungan.

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Natasya Prameswari, Sp.OG, menjelaskan bahwa ibu hamil tetap diperbolehkan melakukan aktivitas olahraga selama tidak ditemukan masalah atau komplikasi kehamilan dalam pemeriksaan medis sebelumnya.

“Bumil (ibu hamil) boleh berolahraga apabila tidak ada penyulit dari pemeriksaan dokter obgyn sebelumnya,” kata dokter Natasya yang berpraktik di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), di Depok, Jawa Barat, Senin.

Menurut Natasya, tidak ada aturan khusus yang menentukan usia kehamilan tertentu sebagai waktu wajib untuk mulai berolahraga. Meski demikian, trimester kedua umumnya dianggap sebagai periode yang lebih ideal dibandingkan trimester pertama.

Pada awal kehamilan, tubuh masih beradaptasi dengan berbagai perubahan hormon dan kondisi fisik. Akibatnya, sejumlah keluhan seperti mual, muntah, hingga rasa tidak nyaman pada perut sering kali membuat ibu hamil kesulitan menjalani aktivitas fisik secara optimal.

“Ibu hamil juga diperbolehkan melakukan olahraga yang lebih intens di trimester 3. Olahraga yang sudah dilakukan sebelumnya, misalnya jalan lebih sering, agar mempermudah jalan lahirnya secara enggak langsung. Tapi memang untuk ngepel jongkok itu sebenarnya mitos,” imbuh dia.

Ia menyarankan agar ibu hamil tetap menjalankan jenis olahraga yang sudah biasa dilakukan sebelum masa kehamilan. Dengan begitu, tubuh lebih mudah beradaptasi dan risiko cedera dapat diminimalkan.

Sebagai contoh, perempuan yang sebelumnya rutin menjalani latihan kekuatan atau strength training dengan pendampingan profesional masih dapat melanjutkan aktivitas tersebut selama kondisi kehamilan memungkinkan.

“Lari diperbolehkan kalau sebelumnya sudah sering lari sebelum hamil. Lari juga harus gradual (bertahap), kita lihat adaptasi tubuh terhadap peningkatan heart rate (denyut jantung) dan panas tubuh,” imbuh dia.

Baca Juga :

TikTok Food Fest 2025! Surga Kuliner Kekinian Siap Panaskan GBK
5 Tempat Wisata Gratis di Jakarta yang Wajib Dikunjungi: Healing Hemat di Tengah Kota Metropolitan

Lebih lanjut, Natasya menyebutkan bahwa ibu hamil dianjurkan untuk melakukan aktivitas fisik setidaknya 150 menit setiap minggu. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa olahraga selama kehamilan memiliki berbagai manfaat, mulai dari membantu mengontrol tekanan darah hingga mengurangi risiko preeklamsia dan diabetes gestasional.

Selain itu, olahraga juga berperan dalam menjaga kenaikan berat badan agar tetap sesuai kebutuhan selama masa kehamilan.

“Beberapa penelitian juga menunjukkan pada ibu hamil yang beraktivitas lebih banyak, berolahraga rutin, itu lebih mudah dalam melakukan persalinan normal,” tutur dia.

Tak hanya olahraga, keseimbangan nutrisi juga menjadi faktor penting yang harus diperhatikan selama kehamilan. Menurut Natasya, ibu hamil perlu meningkatkan konsumsi protein dan berbagai zat gizi penting lainnya, namun bukan berarti harus mengonsumsi kalori secara berlebihan.

Asupan makanan selama kehamilan sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan tubuh dan perkembangan janin. Pola makan yang tepat akan membantu menjaga kesehatan ibu sekaligus mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.

“Seringkali ibu hamil menambah kalori dengan karbohidrat dan lemak saja, tapi protein dan mikronutriennya tidak diperhatikan,” kata dia.

Dengan kombinasi antara aktivitas fisik yang teratur dan pemenuhan nutrisi yang seimbang, ibu hamil dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih sehat serta mempersiapkan proses persalinan yang lebih baik.

You Might Also Like

Jangan Abaikan Pencernaan Anak, Dokter Ungkap Dampaknya terhadap Pertumbuhan dan Imunitas
Kasus Campak di Amerika Serikat Tembus 2.300, Lampaui Rekor Sepanjang 2025
Menkes: Rokok Elektrik Tak Lebih Aman dari Rokok Biasa, Bisa Jadi Media Penyalahgunaan Narkoba
Dedi Mulyadi Ingatkan Bahaya Screen Time Berlebihan, Anak Rentan Diabetes dan Gagal Ginjal
Waspada Stroke Iskemik! Intervensi Vaskular Jadi Solusi Minim Sayatan untuk Kurangi Risiko
TAGGED:Ibu HamilolahragaTips Olahraga
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Die Mannschaft Hajar Debutan Curacao 7-1, Empat Kali Juara Dunia Tebar Ancaman
Next Article Konflik AS-Iran Mereda, Menkeu Sebut APBN Berpeluang Lebih Longgar
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian

DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat

BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

KesehatanTerkini

Seminggu Belum Padam! Ancaman Bahaya Kebakaran TPA Jatiwaringin Kian Meluas

3 weeks ago
Kesehatan

Daftar 12 Obat Herbal Ilegal Temuan BPOM, Mengandung Bahan Kimia yang Berbahaya bagi Kesehatan

4 weeks ago
Kesehatan

Sakit Kepala Terus-Menerus Bisa Jadi Tanda Tumor Otak, Dokter Ungkap Gejala yang Perlu Diwaspadai

4 weeks ago
EventKesehatan

Pengunjung Jakarta Fair 2026 Bisa Cek Kesehatan Gratis di Booth Kimia Farma Apotek

4 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index