By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pemkot Depok Tanam Pohon Tabebuya di Jalan Margonda, Ciptakan Nuansa Sakura Jepang
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemkot Depok Tanam Pohon Tabebuya di Jalan Margonda, Ciptakan Nuansa Sakura Jepang

Terkini

Pemkot Depok Tanam Pohon Tabebuya di Jalan Margonda, Ciptakan Nuansa Sakura Jepang

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
9 months ago
Share
6 Min Read
Ilustrasi AI
Ilustrasi AI
SHARE

Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok (DLHK) bersama para pelaku usaha di sepanjang jalan Margonda Raya melakukan aksi penghijauan dengan menanam puluhan pohon Tabebuya Pink sebagai bagian dari program “Eco-Sharing Penghijauan Jalan Margonda Raya Segmen II”.

Penanaman perdana yang berlangsung pada Rabu, 5 November 2025, dipimpin langsung oleh Supian Suri selaku Wali Kota Depok, di area halaman parkir Azko Margonda.

Jalan Margonda Raya dikenal sebagai salah satu jalan utama di Kota Depok yang memiliki tingkat polusi udara dan kepadatan lalu-lintas cukup tinggi. Wali Kota Supian Suri menyatakan bahwa program penanaman pohon ini tidak hanya bertujuan memperindah kawasan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperluas ruang terbuka hijau (RTH) dan mengurangi polusi di wilayah perkotaan.

Karena itu, pilihan pohon Tabebuya Pink dianggap tepat—bunga-nya yang berwarna cerah mirip bunga sakura di Jepang menjadikan aksen estetik sekaligus simbol perubahan kota menuju ruang publik yang lebih nyaman.

Program ini mengadopsi skema kolaborasi antara pemerintahan kota dan pelaku usaha. Sebanyak 27 pelaku usaha di sepanjang Jalan Margonda Raya bergabung dalam aksi ini, berkomitmen menanam dan merawat total 39 pohon Tabebuya Pink di halaman pertokoan dan perkantoran masing-masing.

Penanaman simbolis dilakukan di halaman parkir Azko Margonda, dengan didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Depok, Kepala DLHK Depok, serta perwakilan pelaku usaha.

Wali Kota Supian Suri menyampaikan bahwa penanaman ini baru tahap awal dan akan dilanjutkan ke titik-titik kosong lainnya sepanjang Jalan Margonda Raya. Tidak hanya itu, ia menyebut bahwa area-area seperti GDC dan sekitar Balai Kota juga akan mendapat penanaman pohon pengganti untuk pohon tua seperti palem.

Pohon Tabebuya Pink memiliki bunga yang mekar dengan warna cerah, menciptakan suasana visual yang mirip dengan fenomena musim semi di Jepang—oleh sebab itu upaya ini mendapat julukan “jalan Margonda bak Jepang”.
Dari sisi ekologi, pohon ini dapat berperan dalam:

  • Menyediakan kanopi hijau yang membantu mengurangi radiasi panas permukaan jalan dan bangunan.
  • Menyaring polusi udara, terutama di kawasan padat lalu-lintas seperti Margonda.
  • Meningkatkan kenyamanan visual dan psikologis bagi pejalan kaki dan pengguna jalan—yang pada akhirnya mendukung fungsi ruang publik sebagai ruang interaksi sosial.

Wali Kota Supian Suri menegaskan bahwa penanaman saja tidak cukup—pohon-pohon tersebut harus dirawat dengan baik agar tumbuh sehat dan dapat berfungsi optimal. Ia menekankan bahwa tanpa komitmen dari semua pihak, termasuk pelaku usaha dan warga sekitar, pohon-pohon akan sulit tumbuh besar.

Baca Juga :

Lewat Karya Nyata Festival, Erick Thohir Komitmen Tingkatkan Ekonomi Rakyat dengan Pengembangan UMKM
Ramai ‘Silent Walking’, Benarkah Lebih Menyehatkan dari Jalan Kaki Biasa?

Dari sudut DLHK, proses pemilihan lokasi, penanaman serta pemeliharaan menjadi tantangan tersendiri. Jalan Margonda yang sibuk mengharuskan koordinasi dengan pelaku usaha, manajemen ruang trotoar dan pohon, serta kesiapan biaya pemeliharaan. Komitmen pelaku usaha untuk melakukan perawatan menjadi kunci keberhasilan.

Tantangan lain adalah memastikan bahwa program ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi dapat berkembang menjadi bagian dari strategi pengembangan ruang terbuka hijau kota yang lebih sistematis—termasuk penggantian pohon-pohon tua, pelibatan komunitas, serta pengembangan koridor hijau yang multifungsi.

Program ini memiliki implikasi penting dalam konteks pengembangan kota metropolitan Depok:

  • Peningkatan Citra Kota: Jalan Margonda dengan nuansa bunga bunga Tabebuya bisa menjadi daya tarik visual yang memperkuat citra kota sebagai kawasan yang hijau dan nyaman untuk tinggal maupun beraktivitas.
  • Penguatan Ruang Publik: Penanaman pohon mendukung konsep ruang publik yang lebih ramah pejalan kaki dan pengguna transportasi umum—yang pada akhirnya mendorong mobilitas yang lebih berkelanjutan.
  • Kolaborasi Pemerintah-Swasta: Skema Eco-Sharing ini menunjukkan bahwa inisiatif kota dapat berhasil dengan sinergi antara pemerintah dan sektor usaha.
  • Kesadaran Lingkungan Masyarakat: Dengan terlibatnya pelaku usaha dan publik dalam program ini, ada aspek edukasi lingkungan yang turut berjalan—menumbuhkan kesadaran bahwa ruang perkotaan juga tanggung jawab bersama.

Pemkot Depok telah menyampaikan bahwa penanaman tahap awal akan dilanjutkan. Berikut beberapa rencana ke depan:

  • Menambah jumlah titik penanaman pohon Tabebuya di seluruh sepanjang Jalan Margonda menyang titik-titik kosong yang masih belum terisi.
  • Mengevaluasi dan mengganti pohon-pohon tua yang tidak sesuai kontek ruang publik maupun estetika kota—mulai dari palem yang lama hingga pohon yang sudah tidak optimal fungsinya.
  • Menjalin pemeliharaan jangka panjang antara pemerintah kota, DLHK, pelaku usaha dan masyarakat sekitar agar pohon yang ditanam tumbuh dengan sehat dan berkontribusi maksimal terhadap kualitas lingkungan.
  • Menyelaraskan program penghijauan dengan penataan kota broader seperti trotoar, penerangan, ruang pejalan kaki dan kawasan komersial agar tidak hanya hijau tetapi juga nyaman dan fungsional.

Inisiatif penanaman pohon Tabebuya Pink di Jalan Margonda oleh Pemkot Depok bukan hanya soal estetika, tetapi bagian strategis dari upaya menjadikan ruang kota yang hijau, nyaman dan ramah bagi warganya. Dengan nuansa ala sakura Jepang, Margonda diharapkan bukan hanya menjadi jalan utama yang sibuk, tetapi juga kawasan hijau yang menyenangkan untuk dilalui.

Keberhasilan program ini akan sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, bisnis dan masyarakat, serta konsistensi dalam pemeliharaan pohon-pohon yang ditanam. Jika seluruh elemen dapat dimainkan dengan baik, maka Margonda bisa menjadi contoh pengembangan ruang kota yang hijau dan terintegrasi.

Dengan demikian, langkah ini bukan sekadar penanaman pohon hari ini, tetapi investasi untuk kualitas hidup dan lingkungan Kota Depok di masa depan.

You Might Also Like

DPK Tembus Rp47,9 Triliun! Kepercayaan Pengusaha ke CIMB Niaga Makin Kuat
Menlu Iran Ancam Tindak Lanjut Serangan Ukraina terhadap Kapal Dagang di Laut Kaspia
Pemerintah Rusia Tahan Ekspor Bensin Sampai Akhir Tahun demi Stabilkan Pasokan Dalam Negeri
Kolaborasi Jepang-Inggris-Italia Kembangkan Jet Tempur Berteknologi AI dan Stealth
Donald Trump Tegaskan China dan Rusia Tak Memasok Senjata ke Iran
TAGGED:DEPOKMargondaPemkot Depok
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Kolaborasi Vino G. Bastian, Ernest Prakasa, dan Ardit Erwandha Penuh Kejutan di ‘Lupa Daratan’
Next Article Ecoutez Band Makna dan Lirik Lagu Cerita Kita – Ecoutez, Kisah Hangat Tentang Kebersamaan dan Syukur
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI karena Alasan Pribadi, Pemerintah Siapkan Keppres Pemberhentian

BRIvolution Berbuah Manis! Transformasi BRI Diakui Masuk Daftar Bank Terbesar Dunia

Proyek Gas Raksasa North Hub Siap Tembus 1.000 MMSCFD dan Buka 8.000 Lowongan

Mensesneg: Prabowo Terima Pengunduran Diri Perry Warjiyo Sesuai Mekanisme Undang-Undang

Destry Damayanti Resmi Jadi Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia Usai Perry Warjiyo Mundur

Kepala Staf Kepresidenan, Minta Kasus Pengeroyokan Terduga Pencuri Ayam di Tabanan Diusut Tuntas

Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri, Istana Sampaikan Penghargaan atas Dedikasi 7 Tahun

Bahlil Proaktif Dorong TransJakarta Pakai Hidrogen demi Kemandirian Energi

Korlantas Tegaskan Denda Ban Gundul Rp250 Ribu Bukan Aturan Baru, Informasi Viral Dipastikan Hoaks

Tak Sekadar Sepak Bola, Piala Presiden 2026 Buka Peluang Bisnis bagi 100 UMKM

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Internasional

Rusia Klaim Serang Pusat Logistik dan Fasilitas Drone Ukraina dalam Operasi Terbaru

3 days ago
PolitikTerkini

Nama Bahlil Disoraki Kader PKB, Komen Cak Imin : “Gawat, Banyak Penggemarnya!”

4 days ago
InternasionalKesehatan

Kasus Campak di Amerika Serikat Tembus 2.300, Lampaui Rekor Sepanjang 2025

4 days ago
Internasional

Donald Trump Beri Syarat Arab Saudi untuk Kesepakatan Nuklir Sipil dengan AS

4 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index