By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Perbedaan Kasta Bicara! Swedia Hancurkan Tunisia Tanpa Ampun
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Perbedaan Kasta Bicara! Swedia Hancurkan Tunisia Tanpa Ampun

Pildun 2026Terkini

Perbedaan Kasta Bicara! Swedia Hancurkan Tunisia Tanpa Ampun

Nicholas
By
Nicholas
3 weeks ago
Share
3 Min Read
Duet maut Swedia, Viktor Gyökeres dan Alexander Isak menjadi andalan saat membungkam Tunisia, 5-1 dalam laga Grup F Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. (Foto, dok/www/fifa.com)
SHARE

MONTERREY – Perbedaan kasta sepak bola antara Swedia dan Tunisia terlihat jelas saat kedua tim bentrok pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026. Mengandalkan deretan pemain yang berkarier di liga-liga elite Eropa, Swedia menggilas Tunisia dengan skor telak 5-1 dan langsung menguasai persaingan grup.

Sejak menit awal, Swedia menunjukkan kualitas yang sulit ditandingi lawannya. Duet penyerang Alexander Isak dan Viktor Gyokeres menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Tunisia. Keduanya tak hanya mencetak gol, tetapi juga terus menciptakan peluang yang membuat pertahanan wakil Afrika Utara itu porak-poranda.

Pesta gol Swedia dibuka Yasin Ayari pada menit ketujuh setelah memanfaatkan kesalahan kiper Tunisia, Mouhib Chamakh. Setelah itu, Isak menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat yang memperlihatkan jurang kualitas antara kedua tim. Tunisia sempat memperkecil ketertinggalan lewat sundulan Omar Rekik, namun itu hanya menjadi hiburan sesaat.

Memasuki babak kedua, dominasi Swedia semakin menjadi-jadi. Kombinasi Isak dan Gyokeres kembali menghasilkan gol ketiga sebelum Mattias Svanberg dan Ayari melengkapi kemenangan besar 5-1. Ini menjadi kali pertama Swedia mencetak lima gol dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak menghancurkan Kuba 8-0 pada 1938.

Pelatih Swedia Graham Potter memuji kualitas lini depannya yang menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut. “Mereka bekerja sangat baik bersama dan menunjukkan ketenangan saat menguasai bola,” ujar Potter setelah pertandingan dikutip dari reuters.

Sebaliknya, pelatih Tunisia Sabri Lamouchi tak bisa menyembunyikan kekecewaannya terhadap penampilan timnya. “Ini awal yang menyakitkan. Kami membuat terlalu banyak kesalahan dan membayarnya mahal,” kata Lamouchi.

Ironisnya, sebelum pertandingan Lamouchi sudah mengakui kualitas luar biasa yang dimiliki Isak dan Gyokeres. “Mereka tahu kualitas dua pemain luar biasa itu,” ujar Lamouchi saat membahas ancaman duet penyerang Swedia.

Media-media Swedia pun memberikan pujian besar kepada Isak dan Gyokeres. Keduanya disebut sebagai motor penghancur Tunisia. Isak bahkan terlibat langsung dalam empat dari lima gol Swedia, sementara Gyokeres mendapat sanjungan karena kekuatan fisik dan kontribusinya yang dominan sepanjang laga.

Hasil ini menjadi bukti bahwa meski Tunisia datang ke Piala Dunia dengan catatan luar biasa tanpa kebobolan sepanjang fase kualifikasi, mereka tetap kesulitan menghadapi tim Eropa yang dihuni pemain-pemain kelas atas dari kompetisi elite. Ketika Isak dan Gyokeres bermain di level Liga Champions dan Premier League, Tunisia tampak belum memiliki kualitas individu yang setara untuk mengimbangi agresivitas Swedia.

Baca Juga :

Jelang Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo-Gibran Capai 60 Persen di Berbagai Daerah
Menjelajahi Surga Kuliner Depok, Dari Tradisional hingga Modern

Kemenangan telak tersebut menempatkan Swedia di puncak Grup F dan mengirim pesan keras kepada pesaing lain bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di Piala Dunia 2026. Sementara bagi Tunisia, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa di panggung terbesar sepak bola dunia, perbedaan kasta masih sangat menentukan.

Grup F

#TimMNMSK+/-P
1Swedia1100+43
2Belanda 101001
3Jepang101001
4Tunisia1001-40

You Might Also Like

Janji Tinggal Janji? Kepercayaan Warga Karo Tergerus di Tengah Sengketa RSUD Kabanjahe
Dibantai Belgia 4-1, AS Tinggalkan Piala Dunia dengan Luka Mendalam
Tangis Ronaldo Pecah! Spanyol Singkirkan Portugal Plus Mimpi Sang Legenda
Ekonom Sebut Gebrakan B50 Akan Perkuat Rupiah, Selamatkan APBN dan Stop Impor Solar
Dampak Perang Timur Tengah Kian Terasa, Ekonomi Jerman Kehilangan Momentum
TAGGED:Grup Fpiala dunia 2026SwediaTunisia
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Diallo Jadi Pahlawan Menit 90! Pantai Gading Bungkam Ekuador
Next Article Jepang Bikin Belanda Ketar-Ketir, Eropa Kini Punya Ancaman Baru!
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Gas CNG Merah Putih Hadir! Hemat 40%, Kompor Lama Tetap Bisa Dipakai

Bahlil Desak PLN Gerak Cepat Atasi Kegelapan Warga Kalimantan dan Sumatera

Moncer di Ruang Digital! Riset SSI Sebut Bahlil Jadi Penopang Terkuat Citra Positif Prabowo

Purbaya Bantah Tuduhan Obligasi Patriot Danantara Jadi Sarana Pencucian Uang

Gas Murah, PHK Mereda! Jurus Bahlil Selamatkan Industri, Buruh Bernapas Lega

Mengapa Saat Tarif Listrik Ditahan dan BBM Nonsubsidi Turun, Apresiasi Justru Sepi?

Malaysia Terancam Krisis BBM, ASN Resmi WFH Mulai Agustus!

Alasan Menteri Bahlil Beri Kehormatan Penuh kepada Presiden Resmikan Era B50

Isu Tabung China Digoreng Mafia LPG? CNG Bisa Putus Ketergantungan LPG Impor

RUU Pidana LGBT Bisa Langsung Jadi UU? Ini Jalan Panjang yang Harus Ditempuh di DPR

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

InternasionalTerkini

Bahlil Pasang Rem! Ekspor Listrik ke Singapura Belum Deal, RI Tak Mau Jual Murah

19 hours ago
Pildun 2026Terkini

Trump Bikin Heboh! Saat FIFA Dinilai Tunduk pada Superioritas AS

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Haaland Singkirkan Selecao dan Bawa Norwegia ke Perempat Final Piala Dunia 2026

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Drama di Azteca! Inggris Ukir Sejarah, Taklukkan Meksiko di Kandang Keramatnya

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index