By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Raih Penghargaan Eco Pesantren Tingkat Jawa Timur
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Raih Penghargaan Eco Pesantren Tingkat Jawa Timur

Pendidikan

Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Raih Penghargaan Eco Pesantren Tingkat Jawa Timur

yenny hardiyanti
By
yenny hardiyanti
6 months ago
Share
3 Min Read
Perwakilan Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Ustadz Mansur saat menerima penghargaan Eco Pesantren Jawa Timur. (Foto : Pemprov Jawa Timur)
Perwakilan Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Ustadz Mansur saat menerima penghargaan Eco Pesantren Jawa Timur. (Foto : Pemprov Jawa Timur)
SHARE

SURABAYA, INVERSI – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan “Eco Pesantren” kepada Pesantren Tebuireng Putri Kesamben. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen pesantren dalam menjaga kelestarian lingkungan berbasis nilai keislaman.

Dari puluhan pesantren di Jawa Timur, hanya sekitar 20 pesantren yang berhasil meraih predikat Eco Pesantren, dan Pesantren Tebuireng Putri Kesamben menjadi salah satunya.

Kepala Pondok Sains Kesamben tahun 2024, Ustadz Mudhfar, yang mengoordinasikan seluruh persiapan Eco Pesantren, menjelaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas pesantren.

“Eco Pesantren bagi Pesantren Tebuireng Kesamben adalah motivasi dan penyemangat agar usaha yang kita lakukan bersama para guru, ustadz, ustadzah, dan santri untuk menjadikan pesantren bersih, indah, asri, dan nyaman dapat terwujud serta mendapat dukungan dari semua pihak,” ujarnya dikutip, Selasa (30/12/2025).

Menurut Ustadz Mudhfar, komitmen menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan justru menjadi kekuatan utama.

“Kami berkomitmen menjaga lingkungan pesantren tetap bersih dan indah. Hal ini menjadi daya tarik bagi para pengunjung, baik wali santri maupun instansi pemerintah, hingga akhirnya pesantren kami dibidik oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang untuk mewakili ke tingkat Jawa Timur,” jelasnya.

Awalnya, terdapat lima pesantren yang dibina oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, kemudian mengerucut menjadi dua pesantren. “Alhamdulillah, pesantren kami berhasil membawa predikat Eco Pesantren tingkat Jawa Timur,” ungkapnya.

Konsep Eco Pesantren mulai diterapkan pada tahun 2024 setelah mendapatkan pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pesantren lain yang lebih dulu meraih penghargaan serupa. Dalam pelaksanaannya, peran pimpinan pesantren menjadi kunci utama.

“Semua program harus dimulai dari atas. Kepala pondok melakukan komunikasi dan sosialisasi, kemudian bekerja sama dengan kepala madrasah, guru, staf, hingga pegawai kebersihan dan keamanan agar program ini didukung semua pihak,” ujarnya.

Baca Juga :

Bikin Bangga! Siswa Bantul Terpilih Jadi Calon Paskibraka Nasional 2025: Faisal Ahmad Kurniawan Siap Kibarkan Merah Putih di Istana Merdeka!
Al-Fahmu Institute Gelar Diskusi dan Bedah Buku Degup Cita Para Pendiri Bangsa Untuk Bangsa Palestina

Berbagai kebiasaan ramah lingkungan kini telah membudaya di kalangan santri.

“Santri diwajibkan membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah sesuai jenisnya, menjaga kebersihan kamar dan lingkungan, berolahraga rutin setiap Jumat, serta mengonsumsi makanan sehat,” jelas Ustadz Mudhfar.

Dalam pengelolaan lingkungan, pesantren menerapkan prinsip 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle.

“Kami sudah menerapkan Reduce dan Reuse. Untuk Recycle, kami bekerja sama dengan Bank Sampah Tebuireng dan Bank Sampah Induk Jombang. Untuk air dan energi, kami masih pada tahap kampanye hemat penggunaan,” katanya.

Ustadz Mansur mengakui bahwa tantangan terbesar muncul pada tahap awal pelaksanaan. “Yang paling berat itu ketika memulai. Tapi karena sejak awal kami berkomitmen menjadi pesantren bersih, penyesuaiannya tidak lama. Konsep Eco Pesantren kami adalah dari santri, oleh santri, dan untuk santri,” ujarnya.

Dampak program Eco Pesantren dirasakan secara nyata. “Lingkungan menjadi asri dan indah. Hidup bersih dan sehat semakin mudah dijalani. Dulu santri sakit kudis dianggap biasa, sekarang sudah menjadi sesuatu yang asing. Selain itu, ada dampak ekonomis karena sampah bisa bernilai dan penggunaan air serta energi menjadi lebih efisien,” ungkapnya.

You Might Also Like

UI Kembali Jadi Kampus Terbaik Indonesia, Bertahan di 200 Besar Dunia Versi QS WUR 2027
Dedi Mulyadi Ancam Cabut Subsidi Sekolah Swasta Gratis bagi Siswa yang Tawuran
Disdik Jabar Ingatkan Peserta SPMB Tahap 1 untuk Daftar Ulang, Tahap 2 Segera Dibuka
Lebih dari 1.000 Pelajar di Jakarta Barat Terima Beasiswa PIP, Dukung Pendidikan Generasi Masa Depan
Unhas Tembus Peringkat 861 Dunia, Melonjak 111 Posisi di QS World University Rankings 2027
TAGGED:Jawa TimurPESANTREN
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gubernur Sumatra Utara (Sumut) pada apel penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Lapangan Astaka, Jalan Williem Iskandar/Jalan Pancing, Deli Serdang. (Foto : Humas Pemprov Sumut) ‎Gubernur Bobby Nasution Serahkan SK 11.625 PPPK Paruh Waktu, Tekankan Pelayanan Maksimal pada Masyarakat
Next Article Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono. (Foto : ANTARA/Willi Irawan) Perluasan Operasional Trans Jatim di Jatim Terhambat Anggaran
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan

Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Rusia Buka Kesempatan Kuliah Gratis untuk Mahasiswa Indonesia, Ini Syaratnya

7 days ago
Pendidikan

Tak Kebagian Sekolah Negeri? Pemprov Jabar Siapkan Bantuan untuk Masuk Swasta

1 week ago
PendidikanTerkini

Putra Timur Dijegal? Bahlil Pertanyakan Keadilan di Kampus UI

1 week ago
Pendidikan

Empat Sekolah di Banten Masuk SMA Unggul Garuda Transformasi 2026, Siap Cetak Generasi Emas

1 week ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index