By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Reading: Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Raih Penghargaan Eco Pesantren Tingkat Jawa Timur
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
    • Internasional
  • Politik
    • Hukum
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Raih Penghargaan Eco Pesantren Tingkat Jawa Timur

Pendidikan

Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Raih Penghargaan Eco Pesantren Tingkat Jawa Timur

yenny hardiyanti
By
yenny hardiyanti
7 months ago
Share
3 Min Read
Perwakilan Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Ustadz Mansur saat menerima penghargaan Eco Pesantren Jawa Timur. (Foto : Pemprov Jawa Timur)
Perwakilan Pesantren Tebuireng Putri Kesamben Ustadz Mansur saat menerima penghargaan Eco Pesantren Jawa Timur. (Foto : Pemprov Jawa Timur)
SHARE

SURABAYA, INVERSI – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan “Eco Pesantren” kepada Pesantren Tebuireng Putri Kesamben. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen pesantren dalam menjaga kelestarian lingkungan berbasis nilai keislaman.

Dari puluhan pesantren di Jawa Timur, hanya sekitar 20 pesantren yang berhasil meraih predikat Eco Pesantren, dan Pesantren Tebuireng Putri Kesamben menjadi salah satunya.

Kepala Pondok Sains Kesamben tahun 2024, Ustadz Mudhfar, yang mengoordinasikan seluruh persiapan Eco Pesantren, menjelaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas pesantren.

“Eco Pesantren bagi Pesantren Tebuireng Kesamben adalah motivasi dan penyemangat agar usaha yang kita lakukan bersama para guru, ustadz, ustadzah, dan santri untuk menjadikan pesantren bersih, indah, asri, dan nyaman dapat terwujud serta mendapat dukungan dari semua pihak,” ujarnya dikutip, Selasa (30/12/2025).

Menurut Ustadz Mudhfar, komitmen menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan justru menjadi kekuatan utama.

“Kami berkomitmen menjaga lingkungan pesantren tetap bersih dan indah. Hal ini menjadi daya tarik bagi para pengunjung, baik wali santri maupun instansi pemerintah, hingga akhirnya pesantren kami dibidik oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang untuk mewakili ke tingkat Jawa Timur,” jelasnya.

Awalnya, terdapat lima pesantren yang dibina oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jombang, kemudian mengerucut menjadi dua pesantren. “Alhamdulillah, pesantren kami berhasil membawa predikat Eco Pesantren tingkat Jawa Timur,” ungkapnya.

Konsep Eco Pesantren mulai diterapkan pada tahun 2024 setelah mendapatkan pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pesantren lain yang lebih dulu meraih penghargaan serupa. Dalam pelaksanaannya, peran pimpinan pesantren menjadi kunci utama.

“Semua program harus dimulai dari atas. Kepala pondok melakukan komunikasi dan sosialisasi, kemudian bekerja sama dengan kepala madrasah, guru, staf, hingga pegawai kebersihan dan keamanan agar program ini didukung semua pihak,” ujarnya.

Baca Juga :

Tinggal di Hotel Jadi Gaya Hidup Baru Anak Muda, Kok Bisa?
Persiapan PON XXI Aceh-Sumut 2024 Terus Dimatangkan

Berbagai kebiasaan ramah lingkungan kini telah membudaya di kalangan santri.

“Santri diwajibkan membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah sesuai jenisnya, menjaga kebersihan kamar dan lingkungan, berolahraga rutin setiap Jumat, serta mengonsumsi makanan sehat,” jelas Ustadz Mudhfar.

Dalam pengelolaan lingkungan, pesantren menerapkan prinsip 3R, yakni reduce, reuse, dan recycle.

“Kami sudah menerapkan Reduce dan Reuse. Untuk Recycle, kami bekerja sama dengan Bank Sampah Tebuireng dan Bank Sampah Induk Jombang. Untuk air dan energi, kami masih pada tahap kampanye hemat penggunaan,” katanya.

Ustadz Mansur mengakui bahwa tantangan terbesar muncul pada tahap awal pelaksanaan. “Yang paling berat itu ketika memulai. Tapi karena sejak awal kami berkomitmen menjadi pesantren bersih, penyesuaiannya tidak lama. Konsep Eco Pesantren kami adalah dari santri, oleh santri, dan untuk santri,” ujarnya.

Dampak program Eco Pesantren dirasakan secara nyata. “Lingkungan menjadi asri dan indah. Hidup bersih dan sehat semakin mudah dijalani. Dulu santri sakit kudis dianggap biasa, sekarang sudah menjadi sesuatu yang asing. Selain itu, ada dampak ekonomis karena sampah bisa bernilai dan penggunaan air serta energi menjadi lebih efisien,” ungkapnya.

You Might Also Like

Beasiswa Garuda Tak Sekadar Kuliah, Mahasiswa Diminta Bangun Ekosistem Riset Nasional
Program Sekolah Rakyat Dikebut, Kemensos Ingatkan Pentingnya Tata Kelola yang Transparan
Prabowo Dukung Kampus IIT dan IIM Berdiri di Indonesia, Perkuat Pendidikan Nasional
Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Ini Jadwal, Program, dan Syarat Terbarunya
Ini Respons Akademisi Saat Bahlil Tantang Kampus Uji Kebijakan Energi di KSTI 2026
TAGGED:Jawa TimurPESANTREN
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Gubernur Sumatra Utara (Sumut) pada apel penyerahan SK PPPK Paruh Waktu di Lapangan Astaka, Jalan Williem Iskandar/Jalan Pancing, Deli Serdang. (Foto : Humas Pemprov Sumut) ‎Gubernur Bobby Nasution Serahkan SK 11.625 PPPK Paruh Waktu, Tekankan Pelayanan Maksimal pada Masyarakat
Next Article Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono. (Foto : ANTARA/Willi Irawan) Perluasan Operasional Trans Jatim di Jatim Terhambat Anggaran
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK & HUKUM

Bisakah KDKMP Jadi Soko Guru Sejati Ekonomi Indonesia? Inilah yang Lagi Disiapkan Prabowo

Korupsi Kian Menggurita, RUU Perampasan Aset Tak Boleh Lagi Berlarut!

Mafia Tambang Kebakaran Jenggot? Bahlil Bongkar Alasan RKAB Diperketat

Sebelum Bicara ‘Ironi’ Harga Timah, Cek Dulu Kadar Sn-nya

Dunia Wajib Hormat! Indonesia Resmi Jadi Pelopor B50 Dunia

Satgas PRR Perkuat Jembatan Enang-Enang, Warga Berterima Kasih

Megawati Usulkan Kolaborasi Indonesia-Timor Leste Lewat BRIN dan BPIP

Di Tengah Giringan Opini Kasus PLTU, Bahlil Tegaskan, “Kalau Diminta Data, Kami Kasih”

Presiden Resmi Luncurkan B50, Tonggak Baru Transisi Energi Nasional

Bahlil Ungkap Minat Besar India Investasi Migas di Indonesia

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Aceh hingga Papua, SMA Unggul Garuda Antar Ratusan Siswa ke Universitas Kelas Dunia

3 weeks ago
Pendidikan

Kabar Baik! 80 Ribu Pelajar SMA/SMK Swasta di Jabar Dapat Bantuan Pendidikan

3 weeks ago
Pendidikan

Pemerintah Resmi Umumkan 307 Siswa Lolos SMA Unggul Garuda Baru Tahun Ajaran 2026/2027

3 weeks ago
Pendidikan

Peluang Kuliah Dalam dan Luar Negeri Makin Terbuka Lewat Portal Beasiswa Baru

3 weeks ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index