By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Reading: Kemenpora dan BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali SEA Games 2025 untuk Menjaga Masa Depan
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Kemenpora dan BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali SEA Games 2025 untuk Menjaga Masa Depan

Olahraga

Kemenpora dan BRI Perkuat Literasi Keuangan Atlet Peraih Medali SEA Games 2025 untuk Menjaga Masa Depan

Iqbal Prakoso
By
Iqbal Prakoso
5 months ago
Share
4 Min Read
Kemenpora Gandeng BRI Bekali Literasi Keuangan Untuk Peraih Medali SEA Games 2025, Jumat (9/1/2026). (Foto : Dok. Kemenpora)
Kemenpora Gandeng BRI Bekali Literasi Keuangan Untuk Peraih Medali SEA Games 2025, Jumat (9/1/2026). (Foto : Dok. Kemenpora)
SHARE

JAKARTA, INVERSI – Pemerintah terus menunjukkan komitmen dalam menjaga keberlanjutan kesejahteraan atlet nasional, tidak hanya melalui pemberian bonus sebagai bentuk apresiasi atas prestasi, tetapi juga dengan membekali atlet kemampuan mengelola keuangan secara bijak. Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menggandeng Bank Rakyat Indonesia sebagai mitra penyalur bonus atlet untuk memberikan pembekalan literasi keuangan kepada atlet dan pelatih peraih medali SEA Games 2025.

Kegiatan literasi keuangan tersebut diselenggarakan di Menara Brilian Jakarta pada Rabu 7 Januari 2026 dan dihadiri langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengingatkan agar para atlet tidak terlena dengan pencapaian saat ini dan mampu memikirkan masa depan setelah masa aktif sebagai atlet berakhir.

Dalam sambutannya Erick Thohir menekankan bahwa profesi atlet memiliki tantangan tersendiri karena keterbatasan usia dan tuntutan performa yang tinggi. Oleh karena itu pengelolaan bonus yang diterima atlet perlu dilakukan secara cermat agar dapat memberikan manfaat jangka panjang.

“Kita memahami bahwa menjaga keberlangsungan karier atlet bukan hal yang mudah. Di satu sisi mereka dituntut konsisten berprestasi, di sisi lain kita harus sadar bahwa profesi atlet tidak berlangsung selamanya. Sesuai pesan Bapak Presiden, para atlet harus memikirkan masa depannya. Melalui pembekalan literasi keuangan ini kami ingin memastikan mereka memahami cara mengelola dan memanfaatkan bonus ratusan juta hingga miliaran rupiah untuk keberlanjutan hidup mereka,” ujar Erick.

Erick menambahkan bahwa pemberian bonus tanpa diiringi edukasi keuangan berisiko membuat atlet salah dalam mengambil keputusan finansial. Dengan bekal literasi yang tepat, atlet diharapkan mampu menyusun perencanaan keuangan yang matang, baik untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang.

Perhatian terhadap kesejahteraan atlet juga disampaikan oleh Direktur Utama Bank Rakyat Indonesia Hery Gunardi. Ia menegaskan bahwa kepercayaan pemerintah kepada BRI sebagai penyalur bonus atlet merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan secara profesional.

“BRI dipercaya menjadi mitra dalam penyaluran bonus atlet. Ini adalah amanah besar bagi kami untuk memastikan seluruh proses berjalan akuntabel dan transparan. Melalui literasi keuangan ini kami ingin membekali atlet dengan pemahaman pengelolaan dan perencanaan keuangan agar bonus yang diterima dapat menjadi fondasi kesejahteraan jangka panjang,” kata Hery.

Menurut Hery, literasi keuangan menjadi kunci agar atlet mampu mengambil keputusan yang rasional dalam mengelola pendapatan besar yang diterima dalam waktu singkat. Dengan perencanaan yang tepat, atlet dapat menghindari risiko konsumtif dan mempersiapkan kehidupan setelah pensiun dari dunia olahraga.

Sesi edukatif dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Prita Ghozie, perencana keuangan independen sekaligus praktisi literasi finansial. Dalam pemaparannya, Prita menjelaskan pentingnya menetapkan prioritas tujuan keuangan serta memahami struktur pengeluaran secara menyeluruh.

Baca Juga :

Profil dan Biodata Lukas Enembe, Eks Gubernur Papua Tersangka Kasus Korupsi
Rupiah Menguat di Awal Perdagangan, Dolar AS Tertekan Kebijakan The Fed

Ia juga memberikan pemahaman mengenai pengelolaan arus kas, pembentukan dana darurat, hingga pemilihan instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko masing masing atlet. Menurut Prita, atlet perlu memahami bahwa investasi bukan semata mengejar keuntungan, melainkan menjaga stabilitas keuangan dalam jangka panjang.

Program literasi keuangan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para atlet untuk membangun kesadaran finansial yang kuat. Dengan dukungan pemerintah dan perbankan, atlet diharapkan tidak hanya sukses di arena pertandingan, tetapi juga mampu mengelola hasil jerih payahnya secara bertanggung jawab.

Melalui kolaborasi antara Kemenpora dan BRI, pemerintah menegaskan bahwa penghargaan kepada atlet tidak berhenti pada bonus semata. Upaya ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan para pahlawan olahraga Indonesia memiliki masa depan yang aman dan sejahtera setelah mengakhiri karier kompetitif mereka.

You Might Also Like

PSSI Klarifikasi Salah Tulis Nama Pencetak Dua Gol pada Laga Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar
Main di Stadion Utama Sumatera Utara, Harga Tiket Laga Timor Leste Vs Indonesia di Piala AFF U-19 2026 Mulai dari Rp 100 Ribu
Timnas Indonesia Masuk EA Sports FC, Erick Thohir Sebut Industri Olahraga Naik Kelas
KNVB Berbagi Ilmu di Timika, Pelatih dan Talenta Muda Papua Dapat Pelatihan Khusus
Strategi Baru Herdman: Bangun Fondasi Timnas Indonesia Lewat Pemain Lokal
TAGGED:atletBRIKemenporaKeuanganSea Games
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (1/9/2025). Yaqut Cholil Qoumas dimintai keterangan selama tujuh jam terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi kuota haji khusus 2024. (Foto: Antara Foto/Fauzan/IP) KPK Resmi Tetapkan Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
Next Article Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sedang memberikan paparan pengelolaan Sumber Daya Alam. Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Foto : Dok. Kementerian ESDM) Bauran Energi Baru Terbarukan di Sektor Listrik Melampaui Target RUKN pada 2025
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

INDEF Desak Aturan Ketat BBM Subsidi, Hak Wong Cilik Jangan Dicuri Mafia

Dulu Numpang, Kini Mandiri! BPBL Hadirkan Terang dan Harapan Baru untuk Warga Madiun

Warga Muba Bersyukur, Hasil Sumur Rakyat Kini Legal Pasok Pertamina

Adilkah Lembur Diganti Libur? Kisruh Indomaret Picu Pro-Kontra Nasional

Target 100 GW! PLTS Raksasa di Jawa Disiapkan, Ketergantungan Energi Fosil Mulai Diputus

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Olahraga

Jelang Piala ASEAN 2026, Timnas Indonesia Jalani Pemusatan Latihan Intensif 20 Hari di Bali

5 days ago
Olahraga

Persib dan Borneo FC Resmi Wakili Indonesia di ASEAN Club Championship 2026/2027

5 days ago
Olahraga

Hector Souto Ingin Timnas Futsal Indonesia Hadapi Tim Eropa di FIFA Matchday 2026

5 days ago
Kesehatan

Dokter Ingatkan Bahaya Flu Singapura, Vaksinasi Jadi Perlindungan Penting

5 days ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index