By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index
inversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Reading: Pemerintah Kebut Pembangunan Jembatan Gantung, 50 Unit Ditargetkan Rampung Awal 2026
Share
Font ResizerAa
inversiidinversiid
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Search
  • Terkini
  • Politik
  • Ekonomi
  • OLAHRAGA Logo
  • Pendidikan
  • Logo MBG
  • Pildun 2026
Have an existing account? Sign In
Follow US
© 2026 inversi.id - Part of Inversi Media. All Rights Reserved.

Home » Pemerintah Kebut Pembangunan Jembatan Gantung, 50 Unit Ditargetkan Rampung Awal 2026

Terkini

Pemerintah Kebut Pembangunan Jembatan Gantung, 50 Unit Ditargetkan Rampung Awal 2026

Adrian
By
Adrian
6 months ago
Share
5 Min Read
Foto : Kementerian PU Lapor Progres 43 Jembatan Gantung Capai 81% Per Oktober 2025 (Sumber : https://data.pu.go.id/)
Foto : Kementerian PU Lapor Progres 43 Jembatan Gantung Capai 81% Per Oktober 2025 (Sumber : https://data.pu.go.id/)
SHARE

Inversi Pemerintah melalui Satuan Tugas Percepatan Pembangunan Jembatan (Satgas Jembatan) terus menggenjot pembangunan jembatan gantung di berbagai daerah terpencil di Indonesia. Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, Satgas Jembatan berhasil menyelesaikan pembangunan 11 unit jembatan gantung yang tersebar di sejumlah provinsi.

Pada awal tahun 2026 ini, pemerintah menargetkan sedikitnya 50 unit jembatan gantung tambahan dapat dirampungkan. Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers yang digelar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Menurut Prasetyo, progres pembangunan jembatan menunjukkan hasil yang cukup signifikan sejak Satgas Jembatan resmi dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto pada 6 Desember 2025. “Alhamdulillah, dalam waktu satu bulan sudah ada perkembangan yang nyata. Sebanyak 11 jembatan gantung telah selesai dibangun.”

“Saat ini, sekitar 50 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan dan akan terus kita kejar penyelesaiannya pada tahun 2026,” ujar Prasetyo. Prasetyo menjelaskan, pembangunan jembatan gantung menjadi salah satu program prioritas pemerintah karena menyangkut keselamatan masyarakat, terutama anak-anak yang harus menyeberangi sungai untuk mengakses pendidikan.

Berdasarkan data yang dihimpun Satgas Jembatan, terdapat sekitar 6.900 jembatan gantung di seluruh Indonesia yang dinilai mendesak untuk dibangun atau direhabilitasi.

“Yang sangat mendesak tadi dilaporkan kurang lebih ada sekitar 6.900 jembatan gantung. Ini merupakan kebutuhan riil masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan perdesaan,” kata Prasetyo.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebelumnya telah menegaskan bahwa percepatan pembangunan jembatan di wilayah terpencil merupakan prioritas utama pemerintah. Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyoroti kondisi memprihatinkan yang dialami anak-anak sekolah di sejumlah daerah. Tayangan video yang diputar pada acara tersebut memperlihatkan anak-anak harus menyeberangi sungai berarus deras setiap hari demi dapat bersekolah.

“Lihat ini. Anak-anak ini ke sekolah basah, di sekolah mereka basah, pulang pun basah. Ini tidak boleh terus terjadi,” tegas Presiden Prabowo merujuk pada tayangan tersebut.

Baca Juga :

Fakta-Fakta Rektor UP Tersandung Kasus Pelecehan Seksual, Prof Edie Curigai Laporan Bawahannya
Pelajar Solo Raih Penghargaan di Malaysia Lewat Inovasi Smartwatch untuk Lansia

Presiden menilai, kondisi tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan anak-anak, tetapi juga mencerminkan ketimpangan akses infrastruktur dasar yang harus segera diatasi. Oleh karena itu, pembentukan Satgas Jembatan dimaksudkan untuk mempercepat pengambilan keputusan dan pelaksanaan pembangunan di lapangan.

Memasuki pekan pertama tahun 2026, Satgas Jembatan telah menuntaskan pembangunan 11 jembatan gantung dengan panjang bervariasi, mulai dari 20 meter hingga 150 meter. Jembatan-jembatan tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia, dari Pulau Jawa hingga kawasan timur Indonesia.

Adapun rincian 11 jembatan gantung yang telah rampung meliputi: jembatan gantung sepanjang 65 meter di Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat; jembatan gantung 70 meter di Way Umbar, Kabupaten Tanggamus, Lampung; serta jembatan gantung 50 meter di Desa Lopasir, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Selain itu, terdapat jembatan gantung sepanjang 35 meter di Ciparanti, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat; jembatan 80 meter di Aik Lekok, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat; serta jembatan gantung 20 meter di Likunggavali, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Jembatan gantung lainnya yang telah selesai dibangun yakni jembatan sepanjang 150 meter di Desa Ular, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara; jembatan 40 meter di Bokpendem, Kabupaten Kediri, Jawa Timur; jembatan 100 meter di Cisokan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat; jembatan 50 meter di Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat; serta jembatan gantung 50 meter di Krueng Arakundo, Kabupaten Aceh Timur.

Pemerintah berharap, keberadaan jembatan gantung tersebut dapat memperlancar mobilitas warga, memperpendek jarak tempuh, serta meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan perekonomian desa. Pembangunan jembatan gantung juga dinilai lebih efisien dan cepat diterapkan di wilayah dengan kondisi geografis yang sulit dijangkau.

Ke depan, Satgas Jembatan akan terus memetakan wilayah-wilayah yang membutuhkan penanganan segera. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan infrastruktur dasar berjalan merata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan tertinggal.

You Might Also Like

Alhamdulillah, Pabrik Baterai Raksasa RI Siap Diresmikan
Dramatis! Aljazair Paksa Yordania Angkat Koper Lebih Cepat
Haaland Menggila, Viking Norwegia Meluncur Mulus ke Fase Gugur
Tak Cuma Mbappe! Trio Maut Prancis Kirim Sinyal Bahaya ke Semua Rival
Trauma Pemadaman Listrik Terulang, Bahlil Bentuk Tim Khusus Awasi Batu Bara PLN
TAGGED:Awal 2026JembatanJembatan GantungKebutPembangunanPembangunan Jembatan GantungPemerintahRampung
Share This Article
Facebook Email Print
Share
Previous Article Foto : Pengolahan sampah plastik menjadi energi alternatif setara BBM (Sumber : AntaraNews.com) Awal 2026, Pemerintah Luncurkan Proyek Sampah Jadi Energi di 34 Titik
Next Article Foto : Ilustrasi artificial intelligence, AI (Sumber : Kontan.co.id) AI in Action: CES 2026 Tandai Babak Baru Teknologi Berbasis Manusia
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


- Advertisement -
Ad image

EKONOMI POLITIK

Listrik Nasional Sempat Kacau, Desakan Dirut PLN Mundur Menguat

Bank Dunia Bongkar Fakta! 20 Orang Kaya RI Serakah Ikut Nikmati Pertalite

Bahlil Gelontorkan Rp10 Triliun! Ribuan Desa Siap Keluar dari Gelap

Program BPBL Bahlil Terangi 220 Ribu Rumah, Listrik Gratis Tembus Pelosok

Bahlil Bongkar Faktanya! 87% Batu Bara PLN Sudah Aman, Tak Perlu Panik

- Advertisement -
Ad imageAd image
[Ruby_E_Template id="102804"]

Berita Terkait

Pildun 2026Terkini

Argentina Tanpa Messi? Jawabannya Mulai Terlihat dan Bikin Suporter Was-was

4 hours ago
Pildun 2026Terkini

Belgia Terancam Pulang Lagi, Iran Bikin Kejutan! Grup G Piala Dunia Makin Brutal

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Cape Verde Tinggal Selangkah Ukir Sejarah ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
Pildun 2026Terkini

Mo Salah Antar Mesir Puncaki Grup! Selangkah Lagi ke Babak Gugur Piala Dunia

1 day ago
inversiidinversiid
Follow US
© 2026 inversi.id - All Rights Reserved.
  • About
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • General Terms of Service
  • Index